Platform Nvidia Feynman dilaporkan menargetkan produksi massal pada paruh kedua 2028, dengan kapasitas SoIC TSMC yang ditingkatkan dari 20.000 wafer per bulan pada akhir 2026 menjadi sekitar 50.000 wafer per bulan pad... Berbeda dari pendekatan Rubin yang menggabungkan banyak die dan HBM, Feynman diperkirakan akan m...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is Nvidia’s Feynman AI chip platform, targeted for mass production in the second half of 2028, expected to require from TSMC in terms o. Article summary: Feynman is Nvidia’s reported post-Rubin AI-computing platform, targeted for volume production in the second half of 2028. It would make advanced packaging and optical interconnect as strategically important as leading-ed. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Nvidia dilaporkan sedang mempercepat pengembangan Feynman, platform komputasi AI setelah generasi Rubin yang ditargetkan masuk produksi massal pada paruh kedua 2028. Nilai penting Feynman bukan hanya pada penggunaan proses manufaktur yang lebih kecil, melainkan pada penggabungan logika canggih, integrasi chip 3D, memori bandwidth tinggi, dan jaringan optik dalam satu platform.
Namun, detail tersebut masih berasal dari laporan industri dan rantai pasok. Nvidia dan TSMC belum menerbitkan pengungkapan resmi yang lengkap mengenai desain final Feynman, alokasi manufaktur, atau jadwal produksinya.
Generasi Rubin mengandalkan integrasi beberapa chiplet dengan memori HBM. Feynman dilaporkan akan membawa pendekatan itu lebih jauh dengan meningkatkan penggunaan chiplet 3D dan teknologi penumpukan SoIC milik TSMC. Platform ini juga diperkirakan akan dipadukan dengan HBM khusus serta co-packaged optics (CPO), yaitu penempatan komponen optik secara langsung di dalam atau di dekat kemasan chip.
Laporan industri menyebut Feynman akan menggunakan A16, proses TSMC yang digambarkan sebagai teknologi kelas 2 nanometer yang ditingkatkan atau kelas 1,6 nanometer. Dengan demikian, Feynman dilaporkan akan melewati keluarga N2 dan langsung menuju A16, bukan menjadikan N2 sebagai tahap perantara.
Kombinasi ini berpotensi meningkatkan kepadatan komputasi sekaligus membantu mengatasi persoalan daya dan integritas sinyal dalam klaster AI berukuran sangat besar. Meski begitu, belum ada spesifikasi performa final yang terverifikasi. Klaim mengenai bandwidth atau performa pasti Feynman belum dapat dianggap sebagai angka resmi produk.
Kebutuhan Feynman yang dilaporkan jauh melampaui tambahan kapasitas wafer pada proses terdepan. TSMC harus mengoordinasikan beberapa lapisan manufaktur sekaligus:
Implikasinya jelas: kapasitas kemasan bisa menjadi sama strategisnya dengan kapasitas transistor dalam menentukan roadmap Nvidia. Pabrik dapat memproduksi logika canggih, tetapi platform AI yang lengkap tetap membutuhkan proses perakitan die, memori, dan koneksi optik dengan yield, konsumsi daya, serta karakteristik termal yang dapat diterima.
Laporan rantai pasok menggambarkan ekspansi besar-besaran pada rencana kapasitas SoIC TSMC. Target sebelumnya menyebut kapasitas sekitar 10.000 hingga 15.000 wafer SoIC per bulan selama 2026, lalu meningkat menjadi 20.000 wafer per bulan pada akhir tahun tersebut. Target terbaru yang dilaporkan mencapai sekitar 50.000 wafer per bulan pada akhir 2027.
Jika tercapai, angka itu berarti peningkatan 2,5 kali lipat dibandingkan target 20.000 wafer per bulan pada akhir 2026. Permintaan tersebut dilaporkan tidak hanya berasal dari Nvidia, tetapi juga AMD dan pelanggan kemasan canggih lainnya. Karena itu, seluruh kapasitas tersebut belum tentu dialokasikan untuk Feynman.
Angka-angka ini merupakan rencana yang diberitakan, bukan alokasi resmi Nvidia. Selain itu, kapasitas wafer tidak sama dengan jumlah sistem Feynman yang dapat diproduksi. Output akhir akan bergantung pada ukuran die, rancangan kemasan, yield, dan kapasitas pengujian setelah proses kemasan selesai.
Ekspansi yang dilaporkan berpusat pada fasilitas TSMC Chiayi AP7 dan AP8 di Southern Taiwan Science Park.
AP7 disebut sebagai proyek yang terdiri dari delapan fase. Menurut laporan, fase awalnya sudah memasuki tahap pemasangan peralatan, sementara fase berikutnya berada pada tahap perizinan dan perencanaan yang berbeda-beda. Fasilitas ini diperkirakan dapat mendukung berbagai teknologi kemasan canggih, termasuk SoIC, CoWoS, dan produksi terkait CPO, tergantung kebutuhan pelanggan.
AP8 direncanakan dalam tiga fase, yaitu P1 hingga P3, dengan fokus pada kemasan canggih seperti CoWoS. Laporan publik yang tersedia belum memberikan jadwal commissioning setiap fase yang cukup andal untuk dianggap sebagai tenggat produksi resmi.
Hal terpenting adalah faktor waktu. Pabrik kemasan dan peralatan harus direncanakan jauh sebelum akselerator baru memasuki produksi volume. Jika Feynman benar-benar ditargetkan untuk paruh kedua 2028, keputusan mengenai kualifikasi teknologi dan kapasitas harus dibuat beberapa tahun sebelumnya.
Peralihan dari satu generasi ke generasi berikutnya tidak akan berlangsung seperti serah-terima yang bersih. Nvidia dilaporkan sedang meningkatkan produksi Vera Rubin sambil mengalihkan sebagian sumber daya riset dan rantai pasok ke Feynman. Materi resmi Nvidia menyebut Vera Rubin sedang menuju produksi penuh, sementara laporan industri menempatkan target Feynman pada paruh kedua 2028.
Tumpang tindih ini memberi Nvidia peluang untuk menjaga ritme peluncuran produk tanpa menunggu satu generasi selesai sepenuhnya sebelum menyiapkan generasi berikutnya. Bagi TSMC dan para pemasoknya, situasinya lebih rumit: mereka harus memenuhi permintaan Rubin saat ini sekaligus menguji proses baru, kemasan yang lebih kompleks, komponen optik, dan material yang dibutuhkan Feynman.
Platform Spectrum-X Ethernet Photonics Nvidia menjadi contoh awal arah yang dilaporkan akan diambil Feynman. Produk ini mengintegrasikan optik terkemas bersama ASIC switching. Dengan menempatkan komponen optik lebih dekat ke silikon, jarak yang harus ditempuh sinyal berkecepatan tinggi melalui koneksi listrik dapat dikurangi. Nvidia menyatakan platform tersebut telah mencapai tahap produksi melalui rekayasa bersama di seluruh ekosistem semikonduktor dan sistem.
Nvidia menggambarkan Spectrum-X Ethernet Photonics sebagai sistem Ethernet CPO 200G per lajur dengan bandwidth hingga 409,6 Tb/s. Halaman produk Nvidia mencantumkan ketersediaannya pada paruh kedua 2026, sementara laporan industri menyebut pengiriman ke mitra terpilih dan peralihan menuju produksi volume.
Dalam rantai pasok yang diberitakan, TSMC menangani peran manufaktur fotonik silikon, sedangkan Foxconn bertanggung jawab atas perakitan sistem switch jadi. Mitra lain terlibat dalam kemasan tingkat chip, pengujian, laser, dan subrakitan optik.
CPO penting karena klaster AI semakin dibatasi oleh jaringan yang menghubungkan akselerator, bukan hanya oleh kemampuan komputasi chip. Ketika sistem membesar, konsumsi daya, bandwidth, jarak jangkau listrik, dan integritas sinyal dapat menahan performa keseluruhan. Integrasi optik ditujukan untuk mengatasi sebagian persoalan scale-out tersebut, meski volume produksi, keandalan, dan penerapan pelanggan tetap menjadi ujian praktis.
Roadmap Feynman menunjukkan perubahan yang lebih luas dalam cara kapasitas perangkat keras AI direncanakan. Keputusan Nvidia dapat memengaruhi belanja modal TSMC jauh sebelum produknya dikirim, karena platform ini membutuhkan investasi yang terkoordinasi pada logika, integrasi memori, penumpukan 3D, kemasan optik, peralatan, dan pengujian.
Tiga implikasi utama yang terlihat adalah:
Dengan demikian, Feynman penting bukan hanya sebagai nama chip masa depan, tetapi juga sebagai sinyal rantai pasok. Jika laporan tersebut akurat, Nvidia meminta TSMC menyiapkan platform manufaktur yang bergerak serempak: logika A16, penumpukan SoIC, integrasi HBM, dan jaringan CPO harus matang pada waktu yang berdekatan.
Hambatan berikutnya mungkin bukan semata-mata transistor terkecil. Tantangan yang lebih besar adalah kemampuan industri untuk merakit, menguji, dan menghubungkan sistem AI berukuran sangat besar secara andal dalam skala komersial.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Platform Nvidia Feynman dilaporkan menargetkan produksi massal pada paruh kedua 2028, dengan kapasitas SoIC TSMC yang ditingkatkan dari 20.000 wafer per bulan pada akhir 2026 menjadi sekitar 50.000 wafer per bulan pad...
Platform Nvidia Feynman dilaporkan menargetkan produksi massal pada paruh kedua 2028, dengan kapasitas SoIC TSMC yang ditingkatkan dari 20.000 wafer per bulan pada akhir 2026 menjadi sekitar 50.000 wafer per bulan pad... Berbeda dari pendekatan Rubin yang menggabungkan banyak die dan HBM, Feynman diperkirakan akan menggunakan proses A16 TSMC, penumpukan chiplet 3D SoIC yang lebih agresif, HBM khusus, dan co packaged optics atau CPO.
Masuknya switch Spectrum X Ethernet Photonics ke produksi menunjukkan bahwa interkoneksi optik dan kemasan canggih kini menjadi bagian penting dari infrastruktur AI, bukan sekadar teknologi pendukung.