DLSS 5 belum resmi dirilis, tetapi uji coba publik tidak resmi sudah lebih dulu membentuk ekspektasi terhadap teknologi grafis terbaru NVIDIA ini. Berbeda dari DLSS sebelumnya yang terutama berfokus pada rekonstruksi resolusi dan pembuatan frame, DLSS 5 dirancang sebagai lapisan neural rendering yang memproses pencahayaan, material, detail permukaan, hingga tampilan karakter secara real-time. NVIDIA menyatakan teknologi ini akan hadir pada musim gugur 2026, dengan dukungan GeForce RTX 50 Series saat peluncuran.
16
54
Kebocoran tersebut memperlihatkan dua sisi DLSS 5. Di satu sisi, modder berhasil menghasilkan gambar yang tampak jauh lebih realistis di sejumlah game. Di sisi lain, runtime eksperimental ini dapat mengubah gaya visual yang sengaja dibuat pengembang dan menimbulkan beban performa yang sangat besar.
Apa yang sebenarnya dilakukan DLSS 5?
Fitur DLSS generasi sebelumnya terutama menggunakan data hasil render untuk merekonstruksi bagian gambar yang hilang atau menghasilkan frame tambahan. DLSS 5 mengambil pendekatan yang lebih luas dengan menggabungkan rendering tradisional dan model generatif terlatih untuk memperkaya tampilan piksel—termasuk pencahayaan, material, dan detail permukaan—secara langsung saat game berjalan.
Menurut NVIDIA, teknologi ini tidak dimaksudkan untuk mengganti geometri adegan. Neural rendering tetap menggunakan struktur dasar scene yang dibuat pengembang, lalu meningkatkan tampilannya agar terlihat lebih realistis.
48
54
NVIDIA juga telah menjelaskan bahwa DLSS 5 akan menyediakan tiga model AI yang dapat dipilih, kontrol intensitas rendering, serta sistem masking. Pengembang nantinya dapat memilih model berbeda untuk adegan atau objek tertentu, mengatur seberapa kuat efeknya, dan mengecualikan aset yang tidak boleh diubah oleh AI.
33
47
Kontrol ini penting untuk game yang memiliki arah seni kuat. Material atau pencahayaan mungkin bisa dibuat lebih detail, tetapi wajah karakter, logo, riasan, dan aset bergaya khusus tetap harus mempertahankan desain aslinya.
Kapan DLSS 5 dirilis?
NVIDIA mengonfirmasi bahwa DLSS 5 akan dirilis pada musim gugur 2026. Namun, perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran spesifik dalam informasi yang tersedia.
16
33
Indikasi bahwa peluncurannya mulai memasuki tahap persiapan media datang dari Linus Sebastian. Ia mengatakan Linus Tech Tips telah menandatangani perjanjian embargo DLSS 5 dan sudah menyiapkan video yang akan diterbitkan setelah embargo berakhir.
44
Hal ini menunjukkan bahwa NVIDIA kemungkinan sudah memberikan akses terbatas untuk demonstrasi atau pengujian media. Meski demikian, embargo tersebut belum mengungkap tanggal rilis dan tidak membuktikan bahwa seluruh fitur dalam runtime bocor akan hadir di versi final.
GPU apa saja yang mendukungnya?
NVIDIA menyebut GeForce RTX 50 Series sebagai platform hardware awal untuk neural rendering DLSS 5. Teknologi tersebut juga diklaim dapat berjalan pada satu GPU RTX 50 Series, sehingga pengguna tidak memerlukan konfigurasi dua kartu grafis seperti yang sempat tersirat dalam demonstrasi awal.
16
32
33
Modder memang dilaporkan berhasil menambal instruksi CUDA yang tidak kompatibel agar runtime bocor dapat berjalan pada sejumlah GPU RTX 40 Series. Namun, ini adalah eksperimen komunitas dan bukan fitur resmi yang didukung NVIDIA. Keberhasilan tersebut tidak dapat dianggap sebagai bukti bahwa RTX 40 akan memperoleh dukungan DLSS 5 saat peluncuran.
46
Bagaimana runtime bocor itu bisa masuk ke game lain?
Kebocoran bermula dari library NVIDIA bernama nvngx_dlssnr.dll, yang ditemukan di dalam versi early access NBA 2K27. File tersebut diperkirakan merupakan runtime neural rendering yang belum selesai, bukan rilis publik DLSS 5.
1
4
8
Komunitas modding RenoDX kemudian mengekstrak library itu dan menghubungkannya ke game lain melalui framework add-on berbasis ReShade. Control menjadi salah satu demonstrasi awal yang paling banyak dibahas. Setelah itu, pengujian meluas ke lebih dari selusin judul, termasuk Cyberpunk 2077, Grand Theft Auto V, The Witcher 3, serta sejumlah game lainnya.
4
6
7
9
25
Namun, game yang menjalankan DLL bocor melalui mod komunitas bukan berarti telah mendapat dukungan resmi DLSS 5. Game-game tersebut juga belum tentu memiliki integrasi dari pengembang, masking aset, atau penyetelan khusus yang nantinya disediakan untuk implementasi resmi.
Apa yang terlihat lebih baik dalam uji coba awal?
Demonstrasi awal menunjukkan peningkatan detail yang cukup mencolok. Penguji melaporkan material yang lebih kaya, permukaan lingkungan yang lebih tegas, pencahayaan yang lebih kuat, serta kulit dan wajah karakter yang tampak lebih fotorealistis. Dalam salah satu perbandingan Control, gambar dengan neural rendering dinilai jauh lebih realistis dibandingkan tampilan bawaan game.
15
21
Efeknya paling mudah terlihat pada adegan dengan material reflektif, pencahayaan kompleks, atau permukaan karakter yang detail. Hal ini menjelaskan mengapa NVIDIA memosisikan DLSS 5 sebagai sistem neural rendering, bukan sekadar preset rekonstruksi resolusi baru.
Meski begitu, gambar yang terlihat lebih realistis belum tentu lebih akurat. Model AI dapat menghasilkan tampilan yang lebih mendekati dunia nyata, tetapi sekaligus menjauh dari maksud artistik pembuat game.
Mengapa hasilnya dianggap mengganggu?
Kritik terbesar berfokus pada wajah karakter. Penguji komunitas melaporkan perubahan usia, kerutan tambahan, efek penghalusan seperti filter kosmetik, dan tampilan umum yang menyerupai “filter AI”. Dalam beberapa perbandingan, karakter memang terlihat lebih fotorealistis, tetapi tidak lagi sepenuhnya menyerupai versi yang dirancang oleh seniman game.
1
5
18
Di sinilah persoalan artistik DLSS 5 terlihat jelas. Teknologi ini tidak hanya memperjelas aset, tetapi dapat “menafsirkan ulang” atau mempercantiknya. Wajah bergaya khusus, riasan tertentu, atau desain karakter yang sengaja dibuat unik bisa berubah menjadi tampilan yang lebih generik.
Kontrol pengembang dan sistem masking NVIDIA tampaknya dirancang untuk mengurangi masalah tersebut. Namun, runtime yang bocor belum menunjukkan seberapa efektif fitur-fitur itu dalam produksi game. Versi resmi mungkin akan lebih terkontrol, tetapi hal itu baru dapat dinilai setelah peluncuran.
Seberapa besar penurunan FPS-nya?
Dalam pengujian komunitas yang tersedia, runtime DLSS 5 bocor bukanlah peningkat FPS. Neural rendering justru menambah beban kerja GPU dalam jumlah besar, bahkan pada kartu grafis RTX 50 Series kelas atas.
- Dalam satu pengujian Control pada RTX 5090, performa turun dari 91 frame per detik menjadi 50 FPS—penurunan sekitar 45 persen.
21
- Pada pengujian Cyberpunk 2077 dengan path tracing 4K, rata-rata frame rate dilaporkan turun dari sekitar 100–120 FPS menggunakan DLSS 4.5 Performance menjadi sekitar 60 FPS dengan jalur DLSS 5 bocor.
17
- Pengujian komunitas pada RTX 5070 Ti di Control mencatat penurunan dari 71 FPS menjadi 35 FPS pada 4K, atau sekitar 50 persen.
10
20
Angka-angka ini belum bisa dianggap sebagai benchmark final DLSS 5. Runtime masih eksperimental, integrasinya tidak resmi, dan pengujian tidak selalu menggunakan adegan maupun pengaturan yang identik.
Namun, hasil tersebut tetap menunjukkan bahwa neural rendering versi saat ini memiliki overhead yang serius. Versi resmi NVIDIA perlu jauh lebih efisien—atau menawarkan peningkatan visual yang benar-benar signifikan—agar pengorbanan performa itu terasa layak bagi banyak pemain.
Game apa yang dipastikan mendapat dukungan resmi?
Daftar game yang dipublikasikan NVIDIA mencakup:
- AION 2
- Assassin’s Creed Shadows
- Black State
- CINDER CITY
- Delta Force
- Hogwarts Legacy
- Justice
- NARAKA: BLADEPOINT
- NTE: Neverness to Everness
- Phantom Blade Zero
- Resident Evil Requiem
- Sea of Remnants
- Starfield
- The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered
- Where Winds Meet
NVIDIA menyebut daftar tersebut masih dapat bertambah. Daftar ini juga berbeda dari game yang muncul dalam pengujian mod komunitas. Kompatibilitas tidak resmi bukan berarti ada kerja sama peluncuran atau integrasi langsung dari pengembang.
16
Kesimpulan sementara
DLSS 5 tampaknya menandai perubahan besar dalam strategi grafis NVIDIA. AI tidak lagi hanya diminta memperkirakan informasi gambar yang hilang, tetapi ikut berperan lebih langsung dalam menentukan tampilan akhir sebuah adegan. Jika implementasinya berhasil, game yang didukung dapat terlihat jauh lebih detail dan realistis.
Kebocoran ini juga memperlihatkan risiko yang belum terselesaikan. Runtime eksperimental dapat memangkas performa sekitar setengah dalam sejumlah pengujian, mengubah wajah karakter secara tidak diinginkan, dan memaksakan gaya visual yang bertentangan dengan arah seni game.
Embargo untuk media profesional mengisyaratkan bahwa NVIDIA sedang menyiapkan versi yang lebih matang. Namun, runtime bocor sebaiknya tidak dijadikan patokan final untuk menilai kualitas gambar, kompatibilitas, maupun performa teknologi ini.
Untuk saat ini, kesimpulannya cukup jelas: DLSS 5 ditargetkan hadir pada musim gugur 2026, menyasar hardware RTX 50 Series saat peluncuran, dan telah terbukti cukup fleksibel untuk diadaptasi oleh modder. Keberhasilannya akan bergantung pada kemampuan NVIDIA membuat neural rendering yang cepat, mudah dikendalikan, dan tetap setia pada maksud artistik pengembang.