Dalam Formula 1, sponsor utama biasanya merupakan kesepakatan komersial terbesar bagi sebuah tim, karena namanya bahkan menjadi bagian dari nama resmi tim. Karena itu, perubahan sponsor sering terjadi ketika kontrak lama mendekati masa berakhir.
Saat dimintai komentar mengenai rumor tersebut, Alpine hanya menyatakan bahwa mereka “terus mencari peluang kemitraan baru”, tanpa mengonfirmasi adanya negosiasi dengan Gucci.
Beberapa laporan dari media motorsport Eropa menyebut Gucci sebagai kandidat kuat untuk menjadi sponsor utama Alpine mulai musim 2027.
Jika kerja sama itu benar terjadi, tim kemungkinan bisa berlomba dengan nama baru seperti “Gucci Alpine Formula One Team.”
Bagi Gucci—merek mode Italia yang merupakan bagian dari grup mewah Kering—langkah ini akan menjadi masuknya mereka secara langsung ke dunia sponsorship Formula 1 untuk pertama kalinya.
Namun penting dicatat: tidak ada pengumuman resmi dari Gucci maupun Alpine, dan jika pembicaraan memang sedang berlangsung, biasanya detailnya tetap dirahasiakan sampai kontrak benar‑benar ditandatangani.
Sebagian laporan juga menyebut adanya dinamika internal terkait sponsor saat ini.
Menurut pemberitaan yang dikutip media motorsport, eksekutif Alpine Flavio Briatore disebut tidak puas dengan tindakan tertentu dari BWT, meski detail perselisihannya tidak dijelaskan secara jelas dan tidak ada kutipan langsung yang dipublikasikan.
Karena informasi ini berasal dari laporan sekunder dan bukan pernyataan resmi, tingkat kepastiannya masih terbatas. Meski begitu, rumor tersebut ikut memicu spekulasi bahwa Alpine mungkin mempertimbangkan sponsor baru setelah kontrak berakhir.
Beberapa media memperkirakan potensi kesepakatan dengan Gucci bisa bernilai hingga sekitar 60 juta dolar AS per tahun.
Angka ini masih berupa perkiraan dari laporan media, bukan nilai kontrak yang telah dikonfirmasi. Namun jika benar, jumlah tersebut akan menempatkan kerja sama ini di antara sponsor utama bernilai besar di Formula 1.
Masuknya Gucci hampir pasti akan membawa perubahan besar pada tampilan tim.
Sejak 2022, identitas visual Alpine sangat erat dengan warna pink terang milik BWT, yang membuat mobil mereka mudah dikenali di lintasan.
Jika sponsor utama berganti, kemungkinan besar identitas tersebut juga berubah. Beberapa laporan berspekulasi bahwa Alpine bisa mengadopsi estetika yang lebih “fashion luxury” sesuai branding Gucci, meskipun belum ada konsep desain resmi yang dirilis.
Perubahan branding ini bisa memengaruhi beberapa hal sekaligus:
Namun semua itu masih hipotetis sampai kesepakatan benar‑benar diumumkan.
Hasil balap yang lebih kompetitif—ditambah susunan pembalap Pierre Gasly dan Franco Colapinto—disebut membuat tim tersebut terlihat lebih menarik bagi merek global yang ingin masuk ke Formula 1.
Dalam bisnis F1, performa yang lebih baik biasanya berarti:
Itulah sebabnya tim yang sedang naik performanya sering menjadi target bagi sponsor besar.
Untuk saat ini, gagasan tentang tim “Gucci Alpine” di Formula 1 mulai 2027 masih berasal dari laporan media dan spekulasi industri.
Hal-hal yang relatif konsisten di berbagai laporan adalah:
Sampai ada konfirmasi resmi dari Alpine, Gucci, atau BWT, cerita ini masih menjadi kemungkinan menarik—yang jika benar terjadi bisa mengubah identitas tim Alpine sekaligus memperluas hubungan antara dunia mode mewah dan Formula 1.
Comments
0 comments