Beberapa investor yang dilaporkan terlibat dalam pembicaraan antara lain:
Jika terealisasi di kisaran tertinggi, ini bisa menjadi salah satu pendanaan terbesar dalam sejarah perusahaan AI di China.
Namun penting dicatat: kesepakatan belum final, sehingga valuasi maupun daftar investor masih dapat berubah.
Strategi DeepSeek tampaknya berbeda dari banyak startup AI lainnya.
Alih‑alih fokus pada pertumbuhan pendapatan jangka pendek, Liang dilaporkan menekankan bahwa tujuan utama perusahaan adalah mendorong batas kemampuan teknologi AI.
Dalam pertemuan dengan investor, manajemen DeepSeek disebut menyampaikan bahwa perusahaan akan:
Pendekatan ini lebih mirip laboratorium riset AI daripada perusahaan software tradisional yang dikejar target monetisasi cepat.
Salah satu alasan DeepSeek memiliki fleksibilitas tersebut adalah latar belakang pendiriannya.
Perusahaan ini didirikan oleh Liang Wenfeng, pengusaha yang sebelumnya ikut mendirikan hedge fund kuantitatif High‑Flyer. DeepSeek sendiri diluncurkan pada 2023 sebagai inisiatif riset AI dari ekosistem tersebut.
High‑Flyer sebelumnya sudah berinvestasi besar pada infrastruktur komputasi dan penelitian AI, sehingga DeepSeek dapat mengembangkan model awal tanpa terlalu bergantung pada modal ventura eksternal.
Situasi ini memberi perusahaan kebebasan lebih besar dibanding banyak startup AI lain yang harus segera menunjukkan hasil bisnis.
Ketertarikan investor terhadap DeepSeek terutama dipicu oleh kemajuan teknisnya yang cepat.
Perusahaan ini menarik perhatian global setelah merilis model reasoning R1, yang menunjukkan performa kompetitif dengan biaya pelatihan yang dilaporkan jauh lebih rendah dibanding banyak model Barat.
Pada April 2026, DeepSeek merilis pratinjau model V4, melanjutkan strategi mereka menghadirkan sistem AI yang kuat dengan biaya relatif efisien.
Laporan juga menyebut perusahaan sedang menyiapkan V4.1, pembaruan yang diharapkan meningkatkan performa sekaligus mempercepat siklus rilis model.
Pendanaan baru kemungkinan akan digunakan untuk:
Negosiasi pendanaan DeepSeek terjadi saat banyak pemerintah dan investor mulai memandang AI frontier sebagai sektor strategis.
Jika putaran besar ini dipimpin dana yang terkait negara China, hal tersebut akan menjadi sinyal dukungan kuat terhadap riset AI domestik—dan berpotensi mempercepat kemampuan China bersaing dengan laboratorium AI Barat.
Di sisi lain, komitmen DeepSeek untuk tetap merilis model open‑source juga cukup mencolok, karena banyak pengembang model AI besar kini justru bergerak ke arah sistem yang lebih tertutup.
DeepSeek mencoba melakukan sesuatu yang cukup tidak biasa: mengumpulkan miliaran dolar sambil secara terbuka mengatakan bahwa prioritasnya adalah riset jangka panjang, bukan keuntungan cepat.
Jika pendanaan ini selesai mendekati angka yang dilaporkan, DeepSeek berpotensi menjadi salah satu laboratorium AI dengan valuasi tertinggi di dunia—sekaligus menguji apakah investor bersedia mendukung strategi yang menempatkan AGI, model terbuka, dan riset jangka panjang di atas monetisasi jangka pendek.
Comments
0 comments