Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Brighteye Ventures, dengan partisipasi dari:
Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat teknologi AI Gyver dan memperluas layanan tenaga kerja bagi perusahaan industri dan energi .
Eropa saat ini menghadapi kekurangan struktural tenaga kerja terampil, terutama teknisi listrik. Permintaan meningkat karena elektrifikasi transportasi, jaringan listrik, pabrik, dan bangunan—sementara pasokan tenaga kerja terbatas akibat faktor demografi dan kapasitas pelatihan yang terbatas .
Profesi di bidang kelistrikan bahkan termasuk dalam daftar pekerjaan yang mengalami kekurangan tenaga kerja di seluruh Uni Eropa . Banyak perusahaan di sektor energi, konstruksi, dan manufaktur melaporkan kesulitan merekrut teknisi dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan proyek
.
Masalah ini menjadi krusial karena teknisi listrik berperan penting dalam pemasangan dan pemeliharaan teknologi energi bersih serta infrastruktur industri modern.
Gyver merancang platformnya berdasarkan cara kerja dunia nyata dalam sektor pekerjaan teknis. Banyak teknisi menemukan pekerjaan melalui rekomendasi jaringan profesional atau dari mulut ke mulut.
Platform Gyver mencoba mendigitalkan proses tersebut menggunakan AI percakapan (conversational AI) yang mencocokkan teknisi dengan perusahaan secara otomatis .
Beberapa fitur utama platform ini meliputi:
Bagi pekerja, platform ini membantu meningkatkan visibilitas karier dan membuka akses ke peluang kerja yang lebih baik. Bagi perusahaan, sistem ini mempercepat proses menemukan tenaga kerja terampil di pasar yang sangat terfragmentasi .
Gyver juga telah membangun komunitas teknisi listrik di berbagai negara Eropa sebagai bagian dari pengembangan ekosistemnya .
Meski fokus awalnya adalah perekrutan, visi jangka panjang Gyver jauh lebih luas: membangun infrastruktur tenaga kerja digital untuk sektor industri.
Pendanaan baru ini akan membantu perusahaan memperluas platform ke berbagai layanan tambahan, seperti:
Gyver memulai ekspansinya dari Italia, salah satu pasar konstruksi dan kontraktor listrik terbesar di Eropa, sebelum memperluas layanan ke negara lain di kawasan tersebut .
Transformasi industri Eropa—dari dekarbonisasi hingga elektrifikasi—sangat bergantung pada tenaga kerja teknis terampil. Namun selama ini ekosistem karier untuk profesi tersebut masih terfragmentasi dan banyak bergantung pada jaringan informal.
Kemunculan startup seperti Gyver mencerminkan tren baru: penggunaan AI dan platform digital untuk memodernisasi cara pekerja teknis dilatih, ditemukan, dan direkrut.
Jika model ini berhasil, platform seperti Gyver bisa membantu perusahaan mengatasi kekurangan tenaga kerja kritis sekaligus memberi teknisi listrik jalur karier yang lebih jelas dalam ekonomi energi dan industri yang terus berkembang.
Comments
0 comments