Menurut laporan, gugatan itu tidak hanya mempermasalahkan keberadaan sebuah foto di kemasan. Tim Dua Lipa disebut berargumen bahwa pemakaian tersebut tidak berizin, tidak dibayar, bersifat komersial, dan dapat membuat konsumen mengira ia mendukung produk Samsung atau punya hubungan bisnis dengan perusahaan tersebut .
Angka yang paling banyak diberitakan adalah US$15 juta sebagai tuntutan ganti rugi . Sejumlah media Korea menggambarkannya setara sekitar ₩20 miliar hingga ₩22 miliar, bergantung pada laporan dan konversi yang dipakai
.
Ada pula laporan yang menyebut gugatan itu meminta injunctive relief—perintah pengadilan agar penggunaan materi yang dipersoalkan dihentikan—selain ganti rugi uang .
Laporan-laporan menempatkan perkara ini di U.S. District Court for the Central District of California, yakni pengadilan federal AS untuk wilayah Distrik Tengah California . Pihak tergugat dilaporkan adalah Samsung Electronics dan Samsung Electronics America
.
Terkait waktu pendaftaran, beberapa laporan menyebut gugatan diajukan pada 8 Mei waktu setempat, sementara liputan lain menuliskannya berdasarkan waktu publikasi sebagai Jumat atau 9 Mei .
Klaim yang dilaporkan mencakup penggunaan komersial gambar Dua Lipa tanpa izin, false endorsement atau kesan dukungan palsu, serta persaingan tidak sehat . Laporan lain menggambarkan perkara ini sebagai sengketa hak potret atau hak publisitas dan klaim terkait hak cipta
. Satu laporan juga menyebut adanya tuduhan pelanggaran merek dagang
.
Dalam bahasa yang lebih sederhana, ada dua pertanyaan besar: apakah Samsung punya hak atau lisensi untuk memakai foto itu, dan apakah penempatan wajah Dua Lipa pada kemasan TV bisa dianggap menyiratkan endorsement yang menurut pihaknya tidak pernah diberikan .
Sejumlah laporan mengaitkan gambar yang disengketakan dengan Austin City Limits pada 2024. Malay Mail, mengutip Chosun Biz, mengidentifikasinya sebagai foto berjudul “Dua Lipa – Backstage at Austin City Limits, 2024” dan menyebut foto itu terdaftar di U.S. Copyright Office . The Express Tribune juga melaporkan bahwa Dua Lipa memiliki hak cipta atas gambar tersebut dan menggambarkannya sebagai foto yang diambil di belakang panggung Austin City Limits Festival pada 2024
.
Bagian ini penting karena perkara tersebut tidak hanya dibingkai sebagai sengketa pemakaian wajah selebritas. Liputan juga menyebut klaim terkait hak cipta, sehingga gugatan itu dilaporkan menantang sekaligus penggunaan foto dan penggunaan komersial identitas Dua Lipa .
Untuk saat ini, US$15 juta adalah tuntutan, bukan jumlah yang sudah dimenangkan Dua Lipa di pengadilan . Isu yang masih harus dibuktikan antara lain apakah Samsung memiliki lisensi atau izin, apakah kemasan itu secara wajar bisa menimbulkan kesan endorsement, dan apakah pengadilan akan mengabulkan ganti rugi atau perintah penghentian penggunaan materi tersebut.
Intinya: Dua Lipa dilaporkan menggugat Samsung karena ia menilai fotonya dipakai pada kemasan TV untuk tujuan pemasaran tanpa persetujuan. Angka utamanya adalah US$15 juta, dengan laporan yang membingkai kasus ini di sekitar hak publisitas, klaim terkait hak cipta, false endorsement, dan penggunaan komersial atas likeness-nya .
Comments
0 comments