Permintaan chip AI menyerap kapasitas produksi di foundry canggih seperti TSMC, sehingga pasokan untuk chip proses lama (mature node) menjadi lebih ketat dan sebagian pesanan beralih ke China. SMIC melaporkan pendapatan Q1 2026 sekitar $2,5 miliar dengan tingkat utilisasi pabrik sekitar 93%, menunjukkan permintaan k...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is driving foreign customers to shift semiconductor orders back to China, how is the global AI boom reshaping foundry capacity at compa. Article summary: Foreign customers are shifting some semiconductor orders back to China because AI-related demand is absorbing capacity at non-Chinese foundries, especially for high-margin AI chips and high-bandwidth memory, leaving tigh. Topic tags: general, general web, user generated, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "The global foundry industry is undergoing a structural shift, and it is emerging first in mature process nodes once widely considered oversupplied. Shanghai GTA Semiconductor teams" source context "SMIC warns AI pull-forward is rewriting chip cycle, lifts mature-node pricing" Reference image 2: visual
Boom kecerdasan buatan (AI) global tidak hanya mengubah industri perangkat lunak—tetapi juga secara diam‑diam menggeser peta rantai pasokan semikonduktor dunia. Saat pabrik chip terdepan memprioritaskan produksi prosesor AI bernilai tinggi, kapasitas untuk teknologi manufaktur lama menjadi semakin terbatas. Akibatnya, sebagian pelanggan luar negeri mulai kembali memesan chip dari foundry China.
Perkembangan ini terlihat jelas dari hasil terbaru Semiconductor Manufacturing International Corp. (SMIC), produsen chip kontrak terbesar di China.
Lonjakan permintaan untuk akselerator AI dan komponen terkait membuat produksi chip paling maju menjadi prioritas utama di industri semikonduktor.
Perusahaan teknologi seperti Nvidia dan Apple memesan dalam jumlah besar chip generasi terbaru dari foundry seperti TSMC, yang menjadi pemimpin global di teknologi proses paling canggih. Dampaknya terlihat pada kinerja finansial perusahaan tersebut: TSMC mencatat pendapatan sekitar $35,9 miliar pada kuartal pertama 2026, naik lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama karena permintaan chip AI.
Karena chip AI memberikan margin keuntungan lebih tinggi, banyak foundry memprioritaskan lini produksi mereka untuk produk tersebut. Namun keputusan ini membawa efek samping: kapasitas untuk chip “mature node”—teknologi proses yang lebih lama—menjadi lebih terbatas. Chip jenis ini justru sangat penting bagi berbagai industri seperti otomotif, elektronik industri, dan perangkat konsumen.
Co‑CEO SMIC Zhao Haijun bahkan mengatakan bahwa lonjakan permintaan AI telah mendorong beberapa segmen mature node, termasuk chip manajemen daya, mengalami kekurangan kapasitas.
Ketika kapasitas mature node di banyak pabrik luar China semakin ketat, sebagian perusahaan global mulai mencari alternatif. Salah satu pilihan yang tersedia adalah foundry di China yang masih memiliki kapasitas produksi untuk teknologi tersebut.
SMIC menyatakan bahwa pesanan dari klien luar negeri meningkat, karena boom AI telah menyerap kapasitas di foundry lain.
Beberapa faktor utama di balik pergeseran ini antara lain:
Hasilnya adalah pergeseran halus dalam rantai pasokan: chip paling canggih diproduksi di foundry terdepan, sementara permintaan untuk chip generasi lama semakin banyak dialihkan ke produsen China.
Laporan keuangan terbaru SMIC menunjukkan bagaimana tren ini tercermin dalam angka bisnis.
Pada Q1 2026, perusahaan melaporkan:
Selain itu, pabrik SMIC beroperasi hampir penuh. Tingkat utilisasi wafer perusahaan mencapai sekitar 93,1% pada kuartal Maret, meskipun kapasitas terus diperluas.
Utilisasi setinggi ini biasanya menandakan permintaan produksi yang kuat—khususnya untuk teknologi mature node yang menjadi fokus utama SMIC.
Manajemen SMIC memperkirakan momentum ini akan berlanjut pada kuartal berikutnya.
Panduan resmi perusahaan untuk Q2 2026 menunjukkan:
Proyeksi ini lebih tinggi dari perkiraan pasar sebelumnya dan menunjukkan bahwa permintaan pengiriman chip masih kuat.
Strategi semikonduktor China selama bertahun‑tahun banyak berfokus pada mature node atau chip legacy—jenis chip yang mungkin tidak mutakhir tetapi digunakan hampir di semua perangkat elektronik.
Analisis dari CSIS menunjukkan bahwa kapasitas produksi China untuk chip kategori ini tumbuh empat kali lebih cepat daripada permintaan global antara 2014 dan 2025, dan kini menyumbang sekitar setengah dari kapasitas global.
Chip jenis ini menjadi komponen penting dalam berbagai produk, seperti:
Karena teknologi ini tidak terlalu bergantung pada mesin litografi paling canggih—yang sering terkena pembatasan ekspor—pabrik China masih bisa memperluas kapasitas dengan relatif cepat.
Jika tren ini berlanjut, industri semikonduktor global bisa semakin terbagi menjadi dua lapisan utama:
Foundry China belum menjadi pesaing langsung dalam produksi chip AI paling mutakhir. Namun skala kapasitas mereka di teknologi legacy membuatnya semakin penting sebagai penyangga pasokan global.
Dengan kata lain, ledakan AI tidak hanya mengubah cara komputer bekerja—tetapi juga secara bertahap mengubah di mana chip sehari‑hari dunia diproduksi.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Permintaan chip AI menyerap kapasitas produksi di foundry canggih seperti TSMC, sehingga pasokan untuk chip proses lama (mature node) menjadi lebih ketat dan sebagian pesanan beralih ke China.
Permintaan chip AI menyerap kapasitas produksi di foundry canggih seperti TSMC, sehingga pasokan untuk chip proses lama (mature node) menjadi lebih ketat dan sebagian pesanan beralih ke China. SMIC melaporkan pendapatan Q1 2026 sekitar $2,5 miliar dengan tingkat utilisasi pabrik sekitar 93%, menunjukkan permintaan kuat untuk produksi chip generasi lama.
Ekspansi besar China di chip legacy membuat negara itu semakin penting sebagai pemasok global untuk komponen elektronik dasar seperti otomotif, perangkat industri, dan IoT.