PhysBrain 1.5 memakai satu arsitektur autoregresif untuk menghasilkan jawaban spasial, rancangan gerak robot, dan prediksi keadaan visual berikutnya. Versi 8B mencatat rata rata 72,5 pada 28 benchmark menurut DeepCybo; bobot versi 2B dan 8B tersedia untuk diuji, tetapi kemampuan menjalankan tugas pada robot nyata te...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is DeepCybo’s open-source PhysBrain 1.5 physical foundation model, how do its 2B and 8B versions unify embodied understanding, action g. Article summary: PhysBrain 1.5 is DeepCybo’s open-weight attempt to put scene understanding, robot-action generation, and prediction of what happens next into one vision-language model. Its published 28-benchmark result is strong evidenc. Topic tags: general, academic, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, char
PhysBrain 1.5 adalah model berbobot terbuka dari DeepCybo yang dirancang untuk membaca situasi di sekitar robot, menghasilkan gerakan, dan memperkirakan apa yang akan terlihat setelahnya. Bagi tim yang ingin menggunakannya, perbedaan terpenting adalah ini: skor pemahaman lingkungan fisik bukanlah tingkat keberhasilan robot saat bekerja di dunia nyata. 1
9
10
Versi 2B dan 8B dibangun di atas model penglihatan-bahasa Qwen3-VL dengan ukuran yang sesuai. PhysBrain 1.5 menyajikan jawaban bahasa dan spasial, gerak end-effector—bagian ujung robot yang berinteraksi dengan benda—serta prediksi keadaan visual berikutnya sebagai rangkaian token diskret. Prediksi visual itu mencakup citra RGB, informasi kedalaman, dan informasi ruang yang ditempati robot. Alih-alih memakai komponen keluaran terpisah untuk tiap tugas, satu arsitektur autoregresif dilatih untuk memprediksi token berikutnya. 1
8
10
Dengan format bersama itu, model dapat mempelajari hubungan antara kondisi awal, gerakan yang diusulkan, dan perkiraan hasilnya. Namun, menghasilkan lintasan gerak tidak sama dengan membuktikan bahwa robot berhasil menjalankannya. 1
8
DeepCybo menjelaskan dua tahap pelatihan. Pada pretraining, model belajar dari video interaksi manusia yang berfokus pada tugas, dengan mengaitkan konteks adegan dan tugas, gerakan yang direkonstruksi, serta pengamatan setelahnya. Tahap fine-tuning terawasi kemudian menggunakan campuran demonstrasi manusia, lintasan robot, dan pengalaman simulasi. Jadi, menyebut PhysBrain 1.5 dilatih hanya dengan video manusia akan mengabaikan tahap kedua. 1
12
Menurut hasil yang dipublikasikan DeepCybo, PhysBrain 1.5-8B memperoleh skor rata-rata 72,5 pada 28 benchmark pemahaman lingkungan fisik. Angka itu menempatkannya di urutan pertama di antara model terbuka dalam perbandingan mereka, termasuk hasil terbaik untuk model terbuka pada 14 benchmark. Rata-rata yang dilaporkan untuk versi 2B adalah 66,6. Pengujiannya meliputi persepsi visual-spasial, pemahaman 3D dan lintas sudut pandang, penalaran serta perencanaan, pengenalan objek dan peluang tindakan terhadapnya, hingga penalaran lintasan visual. 1
9
10
11
Dalam tabel perbandingan DeepCybo, skor 8B itu mendekati GPT-6-Astra (73,3) dan Gemini 3.6 Flash (73,0), dua model dengan bobot tertutup yang tercantum di sana. Ini adalah perbandingan menurut evaluasi yang dipublikasikan proyek tersebut—bukan pemeringkatan independen atas semua model yang tersedia, apalagi ukuran keberhasilan robot menyelesaikan tugas fisik. 1
18
DeepCybo menyediakan checkpoint—bobot model yang dapat diunduh—untuk versi 2B dan 8B, bersama laporan teknis dan sumber daya evaluasi. Tim dapat memakainya untuk memeriksa model dan mencoba mengulang hasil yang dilaporkan. 1
9
10
11
Sebelum mengandalkan angka rata-rata, periksa hasil tiap benchmark, pengaturan evaluasi, kemungkinan tumpang tindih data latih dan data uji, serta apakah model pembanding diuji dalam kondisi setara. Untuk penggunaan pada robot, pengujian yang lebih menentukan adalah eksekusi closed-loop: robot harus bertindak, menerima umpan balik, lalu menyesuaikan tindakannya pada perangkat dan benda yang akan benar-benar digunakan. Ukur keberhasilan tugas, kemampuan pulih dari kesalahan, latensi, dan keselamatan dalam kondisi yang berubah. Skor benchmark pemahaman tidak dapat menggantikan pengujian tersebut. 1
9
10
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
PhysBrain 1.5 memakai satu arsitektur autoregresif untuk menghasilkan jawaban spasial, rancangan gerak robot, dan prediksi keadaan visual berikutnya.
PhysBrain 1.5 memakai satu arsitektur autoregresif untuk menghasilkan jawaban spasial, rancangan gerak robot, dan prediksi keadaan visual berikutnya. Versi 8B mencatat rata rata 72,5 pada 28 benchmark menurut DeepCybo; bobot versi 2B dan 8B tersedia untuk diuji, tetapi kemampuan menjalankan tugas pada robot nyata tetap perlu dibuktikan.