Game ini dikembangkan oleh Toge Productions, studio game independen asal Indonesia yang juga membuat Coffee Talk pertama pada tahun 2020.
Pengembangannya dilakukan bersama Chorus Worldwide, yang juga bertindak sebagai penerbit melalui label Chorus Worldwide Games.
Seri Coffee Talk sendiri dikenal karena menggabungkan gaya visual novel dengan mekanik meracik minuman, di mana pilihan pemain saat membuat minuman dapat memengaruhi jalannya percakapan dan cerita.
Jika dua game sebelumnya mengambil latar versi fiksi Seattle, seri terbaru ini memindahkan cerita ke Tokyo modern. Kota ini digambarkan sebagai tempat di mana tradisi lama dan kehidupan urban modern hidup berdampingan.
Pemain mengelola sebuah kafe kecil yang buka larut malam—tempat orang mencari ketenangan, berbagi cerita, dan melepas penat setelah hari yang panjang.
Pelanggan yang datang tidak hanya manusia. Seperti tradisi seri ini, pemain juga akan bertemu yōkai dan makhluk supernatural lain, yang membawa kisah dan masalah mereka sendiri ke meja barista.
Perubahan lokasi ini menghadirkan beberapa hal baru:
Walau inti permainan masih sama—meracik minuman sambil berbincang—Coffee Talk Tokyo memperluas beberapa sistem gameplay dari game sebelumnya.
Kini pemain dapat membuat minuman panas maupun dingin, memperluas variasi pesanan yang bisa diminta pelanggan.
Menu minuman diperluas dengan bahan tambahan dan kombinasi baru, memberi pemain lebih banyak eksperimen dalam menciptakan resep yang tepat.
Fitur latte art kembali hadir dengan alat baru, termasuk sprinkle stencil, yang memungkinkan dekorasi minuman lebih kreatif sebelum disajikan.
Semua elemen ini tetap terhubung dengan sistem percakapan: minuman yang dibuat dapat memengaruhi respons pelanggan dan perkembangan cerita.
Awalnya Coffee Talk Tokyo dijadwalkan rilis pada 5 Maret 2026. Namun tim pengembang memutuskan menunda peluncurannya hingga 21 Mei 2026.
Menurut Toge Productions dan Chorus Worldwide, waktu tambahan tersebut diperlukan untuk menyempurnakan kualitas game dan melakukan polishing agar pengalaman bermain terasa lebih optimal saat dirilis.
Selain versi digital, ada indikasi bahwa edisi fisik untuk Nintendo Switch 2 juga sedang direncanakan.
Beberapa toko game telah menampilkan preorder dengan perkiraan tanggal pengiriman sekitar 4 September 2026. Namun tanggal ini berasal dari listing retailer dan belum sepenuhnya dikonfirmasi secara resmi oleh penerbit, sehingga masih dianggap sementara.
Dengan memindahkan setting dari Seattle ke Tokyo dan menambahkan fitur seperti minuman dingin serta alat latte art baru, Coffee Talk Tokyo membawa nuansa segar tanpa meninggalkan identitas seri yang santai dan penuh cerita.
Hasilnya tetap sama seperti yang dicintai penggemar: malam yang tenang, secangkir minuman hangat, dan kisah-kisah manusia—atau makhluk lain—yang datang silih berganti di balik meja barista.
Comments
0 comments