Baidu didirikan pada 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu, berkantor pusat di Beijing, serta membukukan pendapatan 129,1 miliar yuan pada 2025. Bisnis utama Baidu mencakup mesin pencari dan aplikasi, AI Cloud, model bahasa besar ERNIE, platform pembelajaran mendalam PaddlePaddle, serta teknologi kendaraan otonom Apollo da...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is Baidu, Inc.—including its founding by Robin Li and Eric Xu, origins in Li’s RankDex search technology, headquarters, ownership, publ. Article summary: Baidu, Inc. is a Beijing-headquartered Chinese internet and AI company: China’s leading domestic search brand, now also a major operator in AI cloud, foundation models, autonomous-driving software and the Apollo Go robot. Topic tags: general, government, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with
Baidu, Inc. adalah perusahaan internet dan kecerdasan buatan asal China yang berkantor pusat di Beijing. Perusahaan ini awalnya membangun bisnis melalui pencarian berbahasa Mandarin dan iklan berbasis kata kunci. Kini, fokus strategisnya telah meluas ke AI Cloud, model fondasi, solusi AI untuk perusahaan, teknologi kendaraan otonom, serta layanan mobilitas tanpa pengemudi Apollo Go.
Baidu didirikan pada 2000 oleh Robin Li (Li Yanhong) dan Eric Xu. Sebelum mendirikan Baidu, Li mengembangkan RankDex, sebuah teknologi pemeringkatan halaman web yang menjadi salah satu fondasi awal bagi arah pengembangan teknologi pencarian yang kemudian digunakan Baidu. 46
Sejak awal, Baidu menaruh perhatian besar pada pengindeksan laman berbahasa Mandarin, pencarian informasi, dan iklan internet. Langkah ini membuatnya menjadi salah satu pintu masuk utama bagi pengguna internet di China.
Secara hukum, Baidu merupakan perusahaan induk yang didirikan di Kepulauan Cayman pada Januari 2000. Kantor eksekutif utamanya berada di Baidu Campus, Distrik Haidian, Beijing. 34
Baidu adalah perusahaan terbuka dengan beberapa pencatatan saham utama:
Baidu menjalankan bisnisnya melalui entitas operasional di China, anak perusahaan, dan pengaturan variable interest entity (VIE). Bagi investor luar negeri, struktur ini berarti terdapat perbedaan hukum antara surat berharga yang diperdagangkan di bursa dan entitas operasional yang menjalankan bisnis di China. 54
Mesin pencari tetap menjadi bisnis Baidu yang paling dikenal. Di sekeliling layanan pencarian tersebut, Baidu juga menyediakan peta, ensiklopedia, forum Tieba, perpustakaan dokumen Wenku, penyimpanan awan, penerjemah, video, dan berbagai aplikasi seluler. Ekosistem ini mencakup pencarian informasi, konten, pengetahuan, serta sejumlah layanan utilitas digital. 36
Baidu tidak hanya menampilkan hasil pencarian organik. Perusahaan ini juga menjual layanan pemasaran berbasis kata kunci, iklan in-feed, iklan display, promosi merek, dan format pemasaran berbasis AI. Dalam model dasarnya, pengiklan menawar kata kunci untuk memperoleh posisi yang lebih menonjol dan biasanya membayar berdasarkan klik atau indikator performa lainnya.
Baidu AI Cloud menyediakan infrastruktur komputasi awan, platform data, perangkat pengembangan AI, serta solusi untuk berbagai sektor industri. Informasi keuangan perusahaan untuk 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan layanan cloud membantu mengimbangi sebagian penurunan pendapatan pemasaran online. 53
Perkembangan ini membuat model bisnis Baidu tidak lagi sepenuhnya bergantung pada trafik konsumen dan iklan pencarian. Jika perusahaan terus menggunakan Baidu Cloud untuk pelatihan model, inferensi, pemrosesan data, dan penerapan aplikasi industri, bisnis cloud AI dapat menjadi sumber pertumbuhan yang lebih besar daripada iklan pencarian tradisional.
Portofolio AI Baidu mencakup keluarga model ERNIE, aplikasi Wenxin Yiyan, berbagai aplikasi perusahaan, platform pembelajaran mendalam PaddlePaddle, serta cip AI dan infrastruktur komputasi cerdas.
Baidu melaporkan bahwa pendapatan bisnis inti yang ditenagai AI melampaui 11 miliar yuan pada kuartal IV 2025. Angka tersebut setara dengan 43% pendapatan bisnis umum Baidu. 40
Data ini menunjukkan upaya Baidu untuk mengubah kemampuan AI menjadi pendapatan yang dapat diukur, bukan sekadar menjadikannya proyek riset atau fitur tambahan. Di sisi lain, perlambatan bisnis iklan tradisional membuat bisnis AI baru harus terus membuktikan kemampuan menghasilkan laba dan tumbuh dalam skala besar.
Apollo adalah platform teknologi kendaraan otonom milik Baidu. Cakupannya meliputi peta, sistem persepsi, simulasi, perangkat lunak kendaraan, serta kerja sama dengan produsen otomotif.
Apollo Go merupakan layanan mobilitas otonom yang ditawarkan kepada publik, atau yang umum disebut sebagai robotaxi. Baidu melaporkan bahwa Apollo Go menyelesaikan 3,4 juta perjalanan operasional tanpa pengemudi sama sekali pada kuartal IV 2025. Jumlah perjalanan mingguan bahkan sempat mencapai lebih dari 300.000 pada periode tersebut. Hingga Februari 2026, total perjalanan yang telah diberikan kepada publik melampaui 20 juta. 39
Baidu juga mengumumkan bahwa Apollo Go telah memasuki Dubai dan Abu Dhabi. Perkembangan ini menunjukkan bahwa ekspansi internasional Baidu tidak hanya mengandalkan produk pencarian, tetapi juga teknologi kendaraan otonom dan layanan transportasi. 33
Secara historis, sumber pendapatan terpenting Baidu adalah iklan pencarian. Pengiklan menawar kata kunci dan membayar agar promosi mereka tampil lebih menonjol. Model ini menghubungkan kebutuhan pengguna untuk mencari informasi, anggaran pemasaran perusahaan, dan kemampuan Baidu mendistribusikan konten.
Namun, cara orang menemukan informasi kini semakin tersebar. Video pendek, media sosial, platform e-commerce, dan asisten AI ikut memperebutkan perhatian yang sebelumnya lebih banyak dikuasai mesin pencari. Karena itu, Baidu memperluas fokus komersialnya ke cloud AI, penggunaan model, solusi perusahaan, pemasaran berbasis AI, dan kendaraan otonom.
Pada 2025, Baidu mencatat pendapatan total sebesar 129,1 miliar yuan, atau sekitar 18,5 miliar dolar AS. Pendapatan tersebut turun 3% secara tahunan, terutama akibat penurunan pendapatan pemasaran online, sementara pertumbuhan layanan cloud memberikan kompensasi sebagian. 53
Angka itu menunjukkan bahwa transformasi AI mulai terlihat dalam struktur pendapatan Baidu. Namun, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa AI telah menggantikan iklan pencarian. Gambaran yang lebih tepat adalah Baidu sedang menggunakan bisnis AI yang tumbuh untuk mengimbangi tekanan pada bisnis iklan yang sudah matang.
Persaingan Baidu kini jauh melampaui mesin pencari tradisional:
Kekuatan Baidu terletak pada akumulasi trafik pencarian, kemampuan peta dan data, infrastruktur riset AI, serta cakupan teknologi yang menghubungkan model AI, cloud, dan kendaraan otonom. Tantangannya adalah mempertahankan pengguna, klien perusahaan, dan pengiklan sekaligus mengubah investasi riset yang besar menjadi laba yang stabil.
Perjalanan Baidu dapat dibagi ke dalam beberapa fase. Pada tahap awal, perusahaan berfokus pada pencarian berbahasa Mandarin dan pemeringkatan laman. Berikutnya, Baidu memperluas bisnis ke aplikasi seluler, peta, konten, dan layanan cloud. Perusahaan kemudian meningkatkan investasi dalam pembelajaran mendalam, grafik pengetahuan, teknologi suara, dan visi komputer, sebelum mengembangkan model ERNIE, PaddlePaddle, cip AI, serta platform kendaraan otonom Apollo.
Baidu juga pernah menggunakan akuisisi dan investasi untuk memperkuat kemampuan di bidang aplikasi seluler, peta, video, cip, dan kendaraan otonom. Salah satu transaksi penting adalah akuisisi 91 Wireless pada 2013, yang memperkuat posisinya di distribusi aplikasi seluler. Baidu juga memiliki kepentingan dalam bisnis terkait seperti iQIYI. 36
Jumlah paten Baidu perlu dibaca dengan hati-hati. Statistik paten AI, cloud computing, dan kendaraan otonom dapat berbeda tergantung basis data, negara tempat permohonan diajukan, status pemberian paten, serta metode penghitungan. Karena itu, satu angka total paten tidak dapat sepenuhnya menggambarkan kekuatan teknologi perusahaan.
Baidu pernah mengutip penelitian yang menyebut bahwa hingga akhir 2024 perusahaan memiliki salah satu portofolio paten dan permohonan paten AI terbesar di China. Namun, klaim tersebut menggunakan metodologi penelitian tertentu dan tidak bisa langsung dibandingkan dengan semua basis data paten. 45
Bisnis pencarian dan internet konsumennya masih sangat terpusat di China. Dibandingkan bisnis pencarian, kerja sama internasional serta uji coba Apollo dan Apollo Go lebih mencerminkan arah globalisasi Baidu saat ini, termasuk ekspansi ke pasar Timur Tengah. 33
Dengan demikian, Baidu belum dapat digambarkan sebagai perusahaan yang telah menyalin model bisnis Google di seluruh dunia. Baidu lebih tepat dipahami sebagai perusahaan teknologi yang menjadikan pasar China sebagai basis utama, sambil mencoba mengekspor cloud AI, kemampuan model, dan teknologi kendaraan otonom ke pasar luar negeri.
Pada 2016, mahasiswa bernama Wei Zexi menemukan informasi tentang sebuah rumah sakit melalui hasil pencarian Baidu. Ia kemudian menjalani pengobatan kanker yang kontroversial dan meninggal dunia. Kasus tersebut memicu kritik luas terhadap iklan berbayar Baidu, pemeriksaan iklan medis, dan cara hasil promosi ditandai. Pemerintah China selanjutnya melakukan penyelidikan. 1718
Laporan penyelidikan resmi menyebut bahwa hasil promosi dengan skema pembayaran berdasarkan performa saat itu belum dibedakan secara cukup jelas dari hasil pencarian biasa. Kondisi tersebut berpotensi membuat pengguna menganggap konten promosi lebih objektif daripada yang sebenarnya. 30
Kasus ini menyoroti persoalan etika utama bagi mesin pencari: ketika platform memperoleh pendapatan dari peringkat dan visibilitas, apakah pengguna dapat dengan mudah membedakan iklan—terutama dalam topik berisiko tinggi seperti kesehatan dan keuangan?
Baidu Tieba pernah dikritik karena memberikan sebagian hak pengelolaan atau kepentingan komersial forum kepada pihak ketiga, termasuk institusi medis. Langkah tersebut dinilai membuka peluang komersialisasi komunitas pasien. Baidu kemudian mengonfirmasi penghentian praktik penjualan hak moderator Tieba dan pengaturan terkait. 28
Kontroversi ini memiliki persoalan kepercayaan yang mirip dengan kasus Wei Zexi. Pengguna melihat komunitas sebagai ruang bertukar pengalaman dan saling membantu, sementara pengaturan komersial platform dapat memengaruhi isi, pengelolaan, dan hubungan kepentingan di dalam komunitas.
Pada 2010, penyerang mengubah catatan DNS Baidu.com di Amerika Serikat. Akibatnya, pengunjung dialihkan ke laman yang mengaku sebagai milik “Iranian Cyber Army” dan situs Baidu sempat tidak dapat diakses secara normal. 24
Peristiwa ini merupakan insiden keamanan pada tingkat domain dan DNS. Insiden tersebut tidak sama dengan bukti bahwa seluruh infrastruktur pencarian Baidu telah ditembus. Kasus ini menunjukkan bahwa platform internet besar juga harus melindungi registrasi domain, DNS, serta proses pengelolaan akun—bukan hanya server dan aplikasi.
Baidu juga pernah menghadapi kritik terkait tuduhan kecurangan klik iklan pada aplikasi terafiliasi, larangan aplikasi di luar negeri, tata kelola konten, privasi, dan budaya kerja. Karena bukti serta pembagian tanggung jawab dalam kasus-kasus tersebut tidak selalu sama, keterkaitan dengan Baidu tidak otomatis berarti suatu tindakan dilakukan langsung oleh Baidu.
Dalam kontroversi terkait DO Global, misalnya, Baidu menyatakan bahwa perusahaan tersebut merupakan perusahaan independen, bukan anak perusahaan Baidu.
Pada Juni 2026, Departemen Pertahanan Amerika Serikat memasukkan Baidu ke dalam daftar berdasarkan Section 1260H, yang memuat entitas yang menurut pemerintah AS memenuhi kriteria sebagai “Chinese military companies”. Penetapan tersebut mencerminkan keputusan Departemen Pertahanan AS. Status ini tidak secara otomatis berarti Baidu telah dijatuhi hukuman pidana atau seluruh investasinya dilarang. 12
Baidu membantah penetapan tersebut. Perusahaan menyatakan bahwa Baidu bukan perusahaan militer China maupun kontributor bagi basis industri pertahanan China melalui strategi integrasi militer-sipil, serta menilai tidak ada dasar yang kredibel untuk pencantuman namanya. 5
Keputusan itu menambah ketidakpastian terkait kontrak pemerintah AS, penilaian risiko investor, dan hubungan teknologi China-Amerika Serikat. Dampaknya perlu dibaca dengan membedakan antara pencantuman dalam daftar, pembatasan pengadaan pemerintah, sanksi, dan larangan bisnis menyeluruh.
Baidu berawal dari pencarian berbahasa Mandarin dan iklan kata kunci. Kini, perusahaan tersebut berusaha membangun platform yang menghubungkan mesin pencari, cloud computing, model AI, dan kendaraan otonom. Data keuangan 2025 menunjukkan bahwa bisnis terkait AI mulai menjadi sumber pendapatan yang semakin penting, sementara penurunan pemasaran online menandakan bisnis lama masih menghadapi tekanan. 3953
Gambaran yang paling akurat bukan sekadar “Google versi China”, melainkan perusahaan teknologi terpadu yang menjadikan bisnis pencarian di China sebagai fondasi dan bertaruh pada AI perusahaan, layanan cloud, serta robotaxi.
Masa depan Baidu akan sangat ditentukan oleh tiga hal: kemampuan mengomersialkan AI secara berkelanjutan, kemampuan Apollo Go mencapai skala yang dapat dipertahankan, dan kemampuan perusahaan membangun kembali kepercayaan di tengah persoalan tata kelola konten, transparansi iklan, serta tekanan regulasi internasional.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Baidu didirikan pada 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu, berkantor pusat di Beijing, serta membukukan pendapatan 129,1 miliar yuan pada 2025.
Baidu didirikan pada 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu, berkantor pusat di Beijing, serta membukukan pendapatan 129,1 miliar yuan pada 2025. Bisnis utama Baidu mencakup mesin pencari dan aplikasi, AI Cloud, model bahasa besar ERNIE, platform pembelajaran mendalam PaddlePaddle, serta teknologi kendaraan otonom Apollo dan layanan robotaxi Apollo Go.
Selain menjadi salah satu perusahaan pencarian dan AI terbesar di China, Baidu juga menghadapi sorotan terkait iklan berbayar, tata kelola konten, privasi, regulasi, dan hubungan teknologi China Amerika Serikat.