Apple disebut telah membahas kemungkinan anggaran sembilan digit — setara dengan ratusan juta dolar — untuk kesepakatan konten ini . Ini menunjukkan komitmen finansial yang serius untuk meningkatkan kemampuan Siri menangani pertanyaan seputar berita. Anggaran ini akan mencakup perjanjian multi-tahun, meskipun total jumlah penerbit yang diajak bekerja sama dan durasi pasti kesepakatan belum diketahui.
Tujuan inti dari usulan kesepakatan ini adalah untuk memungkinkan Siri menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang peristiwa terkini dengan akurasi yang terus diperbarui setiap menit . Saat ini, Siri sangat bergantung pada hasil pencarian web statis. Dengan konten berita berlisensi, asisten suara ini bisa memberikan jawaban yang berubah dari jam ke jam — mencakup berita terbaru, cuaca, olahraga, data keuangan, dan topik-topik sensitif terhadap waktu lainnya.
Apple diperkirakan akan meluncurkan peningkatan Siri AI pada akhir tahun 2026 . Namun, perusahaan belum secara terbuka menjelaskan bagaimana sumber berita dari penerbit akan disitasi atau ditautkan dalam respons suara Siri
.
Negosiasi ini merupakan upaya baru Apple dalam mengintegrasikan AI dengan penyampaian berita, setelah sebelumnya mengalami insiden memalukan. Pada akhir tahun 2024, Apple meluncurkan fitur ringkasan notifikasi berita hasil AI yang menghasilkan kesalahan faktual, menuai kritik keras dari penerbit dan pengguna . Apple kemudian menghentikan atau mengurangi fitur tersebut. Kini, sekitar dua tahun kemudian, Apple kembali dengan pendekatan yang lebih hati-hati melalui perjanjian lisensi formal, bukan dengan mengerok atau meringkas berita tanpa izin — sebuah perubahan yang menjawab kekhawatiran sebelumnya.
Apple sebenarnya sudah melisensikan beberapa konten dari penerbit melalui Apple News, tetapi usulan kesepakatan untuk Siri AI ini tampaknya terpisah dan cakupannya lebih luas .
Beberapa detail penting masih belum jelas. Penerbit spesifik yang terlibat belum disebutkan. Model harga bayar per pemakaian belum memiliki preseden yang mapan untuk asisten suara. Oleh karena itu, belum jelas bagaimana Apple akan melacak dan menghitung penggunaan konten. Bagaimana Apple akan menyeimbangkan kesepakatan lisensi dengan praktik pelatihan dan peringkasan AI yang sudah ada juga masih menjadi pertanyaan. Sama halnya dengan cara mereka menangani kutipan dan tautan dalam respons audio saja. Apple menolak berkomentar soal laporan ini .
Laporan soal pembicaraan Apple dengan penerbit berita ini menandai titik balik potensial bagi kegunaan Siri sebagai sumber informasi terkini. Dengan menawarkan pembayaran per pemakaian dan anggaran sembilan digit, Apple bertaruh bahwa konten berita berlisensi secara real-time dapat membuat Siri lebih kompetitif dengan asisten suara dari Google, Amazon, dan OpenAI. Hasil negosiasi ini bisa menjadi preseden bagi cara perusahaan teknologi memberi kompensasi kepada penerbit atas penyampaian berita yang didukung AI.