Pejabat senior keuangan dan bank sentral Rusia secara rahasia memperingatkan Vladimir Putin bahwa belanja pertahanan mendorong anggaran federal menuju kehancuran; Putin menolak usulan pemotongan anggaran militer dan m... PDB Rusia berkontraksi antara 0,2% hingga 0,5% di kuartal pertama 2026, penurunan kuartalan pert...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What have senior Russian financial officials privately warned President Putin about defense spending and the federal budget deficit, what wa. Article summary: Here is a comprehensive answer based on the latest reporting.. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Russia’s Finance Ministry is reviewing this year’s budget and weighing spending cuts outside defense and social commitments as mounting fiscal pressures strain state finances, Fina" source context "Russia Weighs Budget Cuts Outside Defense as Fiscal Pressures Mount - The Moscow Times" Reference image 2: visual subject "Russia’s Finance Ministry is reviewing this year’s budget and weighing spending cuts outside defense and social commitments as mounting fiscal pressures
Para pengelola keuangan tertinggi Rusia telah menunjukkan pembangkangan langka terhadap Vladimir Putin dalam sebuah konfrontasi rahasia mengenai biaya sebenarnya dari perang di Ukraina. Menurut orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut, pejabat senior Kementerian Keuangan dan Bank Sentral—termasuk Menteri Keuangan Anton Siluanov—memperingatkan Putin bahwa belanja militer mendorong defisit anggaran federal ke tingkat yang berbahaya dan berisiko memicu keruntuhan ekonomi yang lebih luas .
Tuntutan mereka sangat blak-blakan: pangkas belanja pertahanan untuk menghindari krisis fiskal . Namun, Putin menolaknya mentah-mentah, dan menginstruksikan Kementerian Keuangan untuk mencari penghematan di bagian anggaran lain sambil membiarkan alokasi militer tetap utuh
.
Pertukaran pendapat itu, serta dokumen bocor yang menyusul, mengungkap lingkaran dalam Kremlin yang mulai terpecah terkait strategi ekonomi, tepat ketika data resmi mengonfirmasi kontraksi PDB kuartalan pertama sejak awal 2023.
Peringatan ini datang dari jajaran tertinggi birokrasi ekonomi Rusia—Menteri Keuangan Anton Siluanov dan perwakilan dari Bank Sentral . Mereka memberi tahu Kremlin bahwa struktur belanja militer saat ini membawa "risiko defisit anggaran yang membesar dengan cepat" dan mendesak peninjauan segera serta pemotongan sebagian pada program pertahanan
.
Laporan Bloomberg, mengutip orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut, menyebutkan bahwa para pejabat yakin defisit berada di jalur yang "tidak berkelanjutan" tanpa adanya koreksi arah . Respons Putin tegas: tidak ada pemotongan pertahanan. Dia menyuruh Kementerian Keuangan untuk mencari uang dari pos anggaran non-perang lainnya
.
Kebuntuan internal ini akhirnya terlihat oleh publik ketika Financial Times memperoleh surat bertanggal Februari dari Siluanov kepada kabinet. Dalam surat tersebut, Siluanov memperingatkan bahwa belanja perang akan melampaui anggarannya setidaknya sebesar 2 triliun rubel (sekitar $28 miliar atau Rp455 triliun) pada tahun 2026, dengan "skenario negatif" yang mendorong pembengkakan hingga 4 triliun rubel. Dia memproyeksikan pembengkakan serupa sebesar 4 triliun rubel pada tahun 2027 dan 2028, dan mendesak pemerintah untuk membekukan sekitar 2,9 triliun rubel ($40,8 miliar atau Rp663 triliun) dalam rencana belanja non-perang sebagai kompensasinya .
Keretakan anggaran tidak lagi terbatas pada pengarahan rahasia. Dua orang yang dekat dengan pemerintah mengatakan kepada Bloomberg bahwa Kementerian Pertahanan sendiri menghadapi kekurangan sebesar 1,3 triliun rubel (kira-kira $18 miliar atau Rp292 triliun) dalam anggaran 2026-nya . Kekurangan itu berada dalam kerusakan fiskal yang lebih luas: Rusia telah merencanakan defisit setahun penuh 2026 sebesar 3,8 triliun rubel, tetapi defisit itu sudah membengkak menjadi 5,9 triliun rubel hanya dalam empat bulan pertama
.
Pengeluaran perang kini menelan sekitar 40% dari seluruh anggaran federal, tingkat yang secara pribadi diperingatkan oleh Siluanov dan Bank Sentral tidak sesuai dengan keuangan publik yang stabil .
Alarm fiskal ini bersamaan waktunya dengan penurunan tajam dalam aktivitas ekonomi riil. PDB Rusia berkontraksi pada Q1 2026 sebesar 0,2% secara tahunan (year-on-year), menurut perkiraan resmi yang diterbitkan oleh Badan Statistik Negara Federal (Rosstat) pada 15 Mei 2026 . Bank Rusia melaporkan perkiraan yang lebih curam sebesar 0,5% secara tahunan, sementara Institut Peramalan Ekonomi (INP) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut kontraksi 1,5%
.
Ini adalah penurunan PDB kuartalan pertama Rusia dalam tiga tahun, dan mendorong pemerintah untuk memangkas perkiraan pertumbuhan setahun penuh 2026 menjadi hanya 0,4%, turun dari perkiraan sebelumnya 1,3% .
Kontraksi ini bukanlah peristiwa kejutan tunggal. Berbagai tekanan yang tumpang tindih tengah menggerus ekonomi perang Rusia:
Putin dijadwalkan berpidato di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) pada awal Juni 2026, sebuah pertemuan tahunan yang bertahun-tahun berfungsi sebagai etalase stabilitas ekonomi Rusia dan keterbukaan terhadap modal asing. Tahun ini, forum tersebut hadir dengan latar belakang yang tidak nyaman.
Laporan Bloomberg dan Financial Times, yang diterbitkan hanya beberapa hari sebelum forum, menunjukkan bahwa sayap keuangan pemerintahan Rusia secara terbuka memberi sinyal bahwa biaya perang saat ini tidak terjangkau . Disonansi dengan sikap publik Putin—yang menuntut belanja militer tanpa gangguan sementara menteri keuangannya sendiri secara pribadi mendorong pembekuan anggaran besar-besaran—sangat mencolok.
Dengan pertumbuhan yang terhenti, defisit mencapai rekor tertinggi, dan belanja pertahanan menelan hampir 40% anggaran, SPIEF 2026 akan lebih sedikit tentang menarik investasi dan lebih banyak tentang apakah para pengelola keuangan Rusia dapat mengelola kontradiksi dari ekonomi perang yang secara pribadi mereka yakini tidak berkelanjutan .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pejabat senior keuangan dan bank sentral Rusia secara rahasia memperingatkan Vladimir Putin bahwa belanja pertahanan mendorong anggaran federal menuju kehancuran; Putin menolak usulan pemotongan anggaran militer dan m...
Pejabat senior keuangan dan bank sentral Rusia secara rahasia memperingatkan Vladimir Putin bahwa belanja pertahanan mendorong anggaran federal menuju kehancuran; Putin menolak usulan pemotongan anggaran militer dan m... PDB Rusia berkontraksi antara 0,2% hingga 0,5% di kuartal pertama 2026, penurunan kuartalan pertama dalam tiga tahun, dipicu oleh sanksi Barat, suku bunga tinggi, kelangkaan tenaga kerja, dan kenaikan PPN [21][24][26].
Kementerian Pertahanan menghadapi kekurangan anggaran hingga 1,3 triliun rubel di 2026, sementara surat bocoran Kementerian Keuangan memperingatkan belanja perang bisa membengkak 2–4 triliun rubel tahun ini saja [1][4...