Penambang Bitcoin publik menjual 28.000 BTC senilai sekitar Rp28 triliun (US$1,78 miliar) sepanjang tahun hingga pertengahan Agustus 2026, mengurangi total kepemilikan mereka dari 127.000 BTC menjadi 99.000 BTC — penu... Marathon Digital (MARA) menjadi penjual dominan, melepas 23.093 BTC senilai sekitar Rp25,6 trili...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What has been the impact of Bitcoin miner selling pressure in 2026, including the scale of sales by publicly listed miners ($1.78 billion, r. Article summary: All four searches have returned strong, consistent results. Here is the evidence-based answer.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual
Tekanan jual dari penambang Bitcoin telah menjadi hambatan struktural besar bagi kripto ini di tahun 2026, meskipun secara nilai dolar masih lebih kecil dibandingkan arus keluar besar dari ETF institusional. Ekonomi penambang berada dalam tekanan berat — biaya transaksi hampir nol dan biaya produksi di atas harga spot — sehingga tekanan untuk terus menjual tetap tinggi.
Penambang Bitcoin yang tercatat di bursa publik telah menjual sekitar 28.000 BTC senilai US$1,78 miliar (sekitar Rp28 triliun) sepanjang tahun hingga pertengahan Agustus 2026, memangkas total kepemilikan mereka dari 127.000 BTC menjadi sekitar 99.000 BTC — penurunan 22% . Data dari Blockware Intelligence, yang dikutip oleh berbagai media termasuk CoinDesk, mengonfirmasi angka-angka ini
. Kuartal pertama 2026 saja mencatat rekor tertinggi sepanjang masa untuk likuidasi triwulanan, dengan penambang publik menjual lebih dari 32.000 BTC — melebihi total penjualan mereka sepanjang tahun 2025
.
Penjualan penambang ini signifikan tetapi lebih kecil dibandingkan arus keluar institusional. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih melebihi US$4,4 miliar (sekitar Rp69 triliun) dalam rentang 13 hari pada Mei–Juni 2026, dan total arus keluar semester pertama melebihi US$5,4 miliar . Dengan kata lain, arus keluar ETF sekitar 2,5–3 kali lebih besar dalam nilai dolar. Total dua bulan (Mei–Juni) bahkan mendekati US$6,5 miliar
. Namun, tidak seperti arus keluar ETF yang melambat setelah puncaknya di Juni, penjualan penambang bersifat struktural dan diperkirakan akan berlanjut
.
MARA Holdings, penambang Bitcoin publik terbesar di dunia, menyumbang bagian terbesar dari penjualan penambang. Mereka menjual 23.093 BTC dengan nilai sekitar US$1,63 miliar (Rp25,6 triliun) di semester pertama 2026, dengan harga rata-rata ~US$70.631 per BTC, menurut laporan Form 10-Q pada 6 Agustus . Penjualan ini memangkas cadangan MARA dari 53.822 BTC menjadi 35.577 BTC — penurunan 34%
. Hasil penjualan digunakan untuk membayar utang, mendanai operasi, dan beralih ke infrastruktur AI
. MARA juga mencatat kerugian bersih US$1,87 miliar untuk periode tersebut
. Sebagian besar penjualan — 15.133 BTC senilai hampir US$1,1 miliar — terjadi pada Maret untuk membeli kembali obligasi konversi
. MARA juga mengamankan pinjaman US$600 juta dari Coinbase dan Two Prime, yang dijamin dengan 18.750 BTC, menandakan pergeseran dari strategi akumulasi murni ke strategi treasury hibrida yang menggunakan penjualan dan pinjaman dengan jaminan
.
Prospek dari sisi pasokan masih bearish karena beberapa alasan:
Konsensus di berbagai sumber adalah bahwa penjualan penambang, arus keluar ETF, dan penjualan treasury perusahaan bersama-sama membentuk kelebihan pasokan multi-sumber yang terus-menerus yang terus membebani pemulihan harga Bitcoin kecuali permintaan meningkat secara signifikan .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Penambang Bitcoin publik menjual 28.000 BTC senilai sekitar Rp28 triliun (US$1,78 miliar) sepanjang tahun hingga pertengahan Agustus 2026, mengurangi total kepemilikan mereka dari 127.000 BTC menjadi 99.000 BTC — penu...
Penambang Bitcoin publik menjual 28.000 BTC senilai sekitar Rp28 triliun (US$1,78 miliar) sepanjang tahun hingga pertengahan Agustus 2026, mengurangi total kepemilikan mereka dari 127.000 BTC menjadi 99.000 BTC — penu... Marathon Digital (MARA) menjadi penjual dominan, melepas 23.093 BTC senilai sekitar Rp25,6 triliun (US$1,63 miliar) di semester pertama 2026 dengan harga rata rata Rp1,1 miliar (US$70.631) per BTC, berdasarkan laporan...
Prospek ke depan masih bearish: penjualan struktural karena biaya tinggi, arus keluar ETF institusional yang terus berlanjut, penjualan treasury perusahaan, serta peralihan MARA ke AI diperkirakan akan mempertahankan...