Zero Network Milik Zerion Akan Ditutup: Pengguna Harus Pindahkan Aset Sebelum 31 Juli 2026
Zerion menutup Zero Network sekitar 18 bulan setelah peluncuran dan meminta pengguna memindahkan aset sebelum 31 Juli 2026 sebelum produksi blok berhenti.[33][36] Perusahaan akan mengalihkan fokus dari menjalankan blockchain sendiri ke produk inti seperti wallet dan API pengembang.[33][34] Penutupan ini terjadi sete...
Zerion menutup Zero Network sekitar 18 bulan setelah peluncuran dan meminta pengguna memindahkan aset sebelum 31 Juli 2026 sebelum produksi blok berhenti.[33][36]
Perusahaan akan mengalihkan fokus dari menjalankan blockchain sendiri ke produk inti seperti wallet dan API pengembang.[33][34]
Penutupan ini terjadi setelah gangguan teknis termasuk penghentian produksi blok selama lebih dari tiga minggu pada awal 2026.[2][4]
What happened with Zerion’s gasless Ethereum Layer 2 Zero Network, why did the company decide to shut it down after about 18 months, what deZerion is winding down its gas‑free Ethereum Layer 2 Zero Network roughly 18 months after launch as the company shifts focus back to its wallet and API products.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened with Zerion’s gasless Ethereum Layer 2 Zero Network, why did the company decide to shut it down after about 18 months, what de. Article summary: Zerion said it is winding down Zero Network, its gasless Ethereum Layer 2, after about 18 months and is redirecting the team to Zerion’s API and wallet products rather than keep operating a standalone blockchain.[1][2] U. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Zero Network Ends Operations as Ethereum Layer 2 Projects Face Market Pressure. Zero Network, an Ethereum Layer 2 project focused on enabling fully gasless transactions, is shutt" source context "Zero Network Ends Operations as Ethereum Layer 2 Projects Face ..." Reference image 2: visual subject "A series of t
openai.com
Zero Network — Layer 2 Ethereum tanpa biaya gas yang dikembangkan oleh perusahaan wallet Web3 Zerion — akan resmi dihentikan sekitar 18 bulan setelah diluncurkan. Tim mengumumkan bahwa jaringan tersebut akan memasuki fase penghentian operasi sementara sumber daya teknik dialihkan kembali ke produk inti mereka: wallet dan platform API pengembang.
Keputusan ini menandai langkah mundur dari ambisi Zerion untuk menjalankan blockchain sendiri. Bagi pengguna, ada satu hal penting: aset yang masih berada di Zero Network harus dipindahkan sebelum 31 Juli 2026, karena setelah itu jaringan diperkirakan berhenti memproduksi blok.
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Zero Network Milik Zerion Akan Ditutup: Pengguna Harus Pindahkan Aset Sebelum 31 Juli 2026"?
Zerion menutup Zero Network sekitar 18 bulan setelah peluncuran dan meminta pengguna memindahkan aset sebelum 31 Juli 2026 sebelum produksi blok berhenti.[33][36]
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Zerion menutup Zero Network sekitar 18 bulan setelah peluncuran dan meminta pengguna memindahkan aset sebelum 31 Juli 2026 sebelum produksi blok berhenti.[33][36] Perusahaan akan mengalihkan fokus dari menjalankan blockchain sendiri ke produk inti seperti wallet dan API pengembang.[33][34]
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Penutupan ini terjadi setelah gangguan teknis termasuk penghentian produksi blok selama lebih dari tiga minggu pada awal 2026.[2][4]
Zero Network diluncurkan sebagai Ethereum Layer 2 yang kompatibel dengan EVM dengan satu tujuan utama: menghilangkan biaya transaksi bagi pengguna.
Biasanya, setiap transaksi di Ethereum membutuhkan gas fee. Pada Zero Network, biaya tersebut ditanggung oleh Zerion dalam ekosistemnya. Artinya, pengguna wallet Zerion bisa melakukan aktivitas seperti:
trading token
mint NFT
berinteraksi dengan aplikasi blockchain
…tanpa membayar biaya jaringan secara langsung.
Ide ini dirancang untuk mengurangi salah satu hambatan terbesar dalam penggunaan kripto: biaya transaksi yang sering mahal di Ethereum.
Namun pada praktiknya, jaringan ini tidak berhasil mencapai skala pengguna dan aktivitas yang cukup besar untuk membenarkan biaya operasional menjalankan sebuah blockchain sendiri.
Mengapa Zerion Menutup Jaringan Ini
Penjelasan resmi dari Zerion berfokus pada perubahan strategi perusahaan.
Menjalankan blockchain membutuhkan:
infrastruktur jaringan
tim engineering khusus
operasional dan pemeliharaan berkelanjutan
Perusahaan menyimpulkan bahwa sumber daya tersebut akan lebih efektif digunakan untuk memperkuat produk wallet dan API mereka, yang membantu pengguna dan developer mengakses berbagai blockchain sekaligus.
Dengan kata lain, Zerion memilih menjadi platform akses ke ekosistem kripto daripada mengelola jaringan Layer 2 sendiri.
Gangguan Teknis Besar pada Awal 2026
Keputusan ini juga datang setelah jaringan mengalami masalah stabilitas awal tahun.
Pada akhir 2025 hingga awal 2026, Zero Network mengalami gangguan serius ketika produksi blok berhenti selama lebih dari tiga minggu.
Selama periode tersebut:
jaringan tidak menghasilkan blok baru
pembaruan status jaringan terhenti
bukti rollup tidak dikirimkan selama periode yang panjang menurut data pemantauan jaringan.
Tim Zerion akhirnya bekerja sama dengan mitra infrastruktur Caldera dan zkSync untuk memulihkan jaringan.
Operasi kembali berjalan pada 18 Januari 2026, dan perusahaan menyatakan bahwa dana pengguna tetap aman selama gangguan tersebut.
Walaupun penyebab teknis lengkapnya tidak dijelaskan secara publik, insiden ini menunjukkan bahwa menjalankan rollup blockchain memiliki kompleksitas operasional yang tinggi.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang
Zero Network saat ini memasuki fase wind‑down atau penghentian bertahap.
Pengguna yang masih memiliki aset di jaringan harus memindahkannya sebelum 31 Juli 2026.
Langkah yang perlu dilakukan:
Tarik atau bridge semua ETH, token, dan NFT dari Zero Network
Kirim aset ke Ethereum mainnet atau blockchain lain yang didukung
Pastikan proses selesai sebelum tenggat waktu
Sebagai bagian dari proses penutupan:
deposit lintas-chain ke Zero Network sudah dinonaktifkan
hanya penarikan aset yang masih tersedia hingga tenggat waktu.
Biasanya, proses pemindahan dapat dilakukan melalui:
bridge bawaan di wallet Zerion
atau bridge resmi jaringan.
Jika blok sudah berhenti diproduksi setelah tenggat, interaksi dengan jaringan bisa menjadi sangat sulit atau bahkan tidak mungkin.
Bagian dari “Penyaringan Besar” Layer 2 Ethereum
Penutupan Zero Network bukan kasus tunggal. Ini mencerminkan perubahan besar di ekosistem Ethereum Layer 2.
Dalam dua tahun terakhir, puluhan jaringan rollup diluncurkan untuk menarik developer dan likuiditas. Namun aktivitas pengguna semakin terkonsentrasi pada beberapa jaringan dominan seperti:
Base
Arbitrum
Optimism
Tiga ekosistem ini saja memproses hampir 90% transaksi Layer 2 menurut beberapa analisis industri.
Selain itu, upgrade Ethereum seperti proto‑danksharding (EIP‑4844) menurunkan biaya data rollup secara drastis. Dampaknya, biaya transaksi turun tajam dan memicu persaingan harga yang ketat antar jaringan Layer 2.
Akibatnya, banyak jaringan yang lebih kecil kesulitan mempertahankan:
pengguna
likuiditas
model bisnis yang berkelanjutan
Intinya untuk Pengguna
Jika Anda masih memiliki aset di Zero Network, langkah paling penting adalah sederhana:
Pindahkan semua aset sebelum 31 Juli 2026.
Setelah produksi blok dihentikan, mengakses atau memindahkan dana dari jaringan bisa menjadi jauh lebih rumit.
Bagi industri kripto secara keseluruhan, penutupan ini menjadi pengingat bahwa eksperimen infrastruktur blockchain berkembang sangat cepat—dan tidak semua jaringan Layer 2 akan bertahan ketika persaingan semakin ketat.
kucoin.comZerion's L2 Network Zero Network Halts Block Production for Over 3 ...