Namun pada praktiknya, jaringan ini tidak berhasil mencapai skala pengguna dan aktivitas yang cukup besar untuk membenarkan biaya operasional menjalankan sebuah blockchain sendiri.
Penjelasan resmi dari Zerion berfokus pada perubahan strategi perusahaan.
Menjalankan blockchain membutuhkan:
Perusahaan menyimpulkan bahwa sumber daya tersebut akan lebih efektif digunakan untuk memperkuat produk wallet dan API mereka, yang membantu pengguna dan developer mengakses berbagai blockchain sekaligus.
Dengan kata lain, Zerion memilih menjadi platform akses ke ekosistem kripto daripada mengelola jaringan Layer 2 sendiri.
Keputusan ini juga datang setelah jaringan mengalami masalah stabilitas awal tahun.
Pada akhir 2025 hingga awal 2026, Zero Network mengalami gangguan serius ketika produksi blok berhenti selama lebih dari tiga minggu.
Selama periode tersebut:
Tim Zerion akhirnya bekerja sama dengan mitra infrastruktur Caldera dan zkSync untuk memulihkan jaringan.
Operasi kembali berjalan pada 18 Januari 2026, dan perusahaan menyatakan bahwa dana pengguna tetap aman selama gangguan tersebut.
Walaupun penyebab teknis lengkapnya tidak dijelaskan secara publik, insiden ini menunjukkan bahwa menjalankan rollup blockchain memiliki kompleksitas operasional yang tinggi.
Zero Network saat ini memasuki fase wind‑down atau penghentian bertahap.
Langkah yang perlu dilakukan:
Sebagai bagian dari proses penutupan:
Biasanya, proses pemindahan dapat dilakukan melalui:
Jika blok sudah berhenti diproduksi setelah tenggat, interaksi dengan jaringan bisa menjadi sangat sulit atau bahkan tidak mungkin.
Penutupan Zero Network bukan kasus tunggal. Ini mencerminkan perubahan besar di ekosistem Ethereum Layer 2.
Dalam dua tahun terakhir, puluhan jaringan rollup diluncurkan untuk menarik developer dan likuiditas. Namun aktivitas pengguna semakin terkonsentrasi pada beberapa jaringan dominan seperti:
Selain itu, upgrade Ethereum seperti proto‑danksharding (EIP‑4844) menurunkan biaya data rollup secara drastis. Dampaknya, biaya transaksi turun tajam dan memicu persaingan harga yang ketat antar jaringan Layer 2.
Akibatnya, banyak jaringan yang lebih kecil kesulitan mempertahankan:
Jika Anda masih memiliki aset di Zero Network, langkah paling penting adalah sederhana:
Pindahkan semua aset sebelum 31 Juli 2026.
Setelah produksi blok dihentikan, mengakses atau memindahkan dana dari jaringan bisa menjadi jauh lebih rumit.
Bagi industri kripto secara keseluruhan, penutupan ini menjadi pengingat bahwa eksperimen infrastruktur blockchain berkembang sangat cepat—dan tidak semua jaringan Layer 2 akan bertahan ketika persaingan semakin ketat.
Comments
0 comments