Setelah bertahun tahun sunyi senyap, game AAA TMNT: The Last Ronin kembali muncul di Summer Game Fest 2026, kini digarap oleh maestro game aksi PlatinumGames dan diterbitkan oleh Paramount Games Studio yang baru diben... Proyek ini punya masa lalu kelam: awalnya diumumkan pada 2023 di bawah Black Forest Games dan TH...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened with the announcement at Summer Game Fest that PlatinumGames is now developing TMNT: The Last Ronin under the newly formed Par. Article summary: Here's everything that happened with *Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin* at Summer Game Fest 2026, including the full troubled history, the new studio behind it, and what the teaser showed.. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "With that in mind, according to The Hollywood Reporter, the TMNT: The Last Ronin movie that was in development is seemingly dead (for now)." source context "The Last Ronin TMNT movie canceled, Paramount wants to Sonic-fy the Turtles" Reference image 2: visual subject "With that in mind, according to The Hollywood Reporter, the TMNT:
Perjalanan panjang dan berliku menuju perilisan game Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin mengambil tikungan paling dramatisnya di Summer Game Fest 2026. Proyek yang awalnya ambisius ini sempat lenyap ditelan badai PHK massal di industri, namun kini bangkit kembali dengan studio game aksi legendaris di balik kemudinya. Berikut kisah lengkap dari kekacauan pengembangan, tim baru yang mengambil alih, dan apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh teaser terbarunya.
Keberadaan proyek ini pertama kali diisyaratkan pada Maret 2023 saat Paramount mengonfirmasi bahwa sebuah game AAA Last Ronin sedang dalam pengembangan, yang oleh orang dalam digambarkan terinspirasi dari seri God of War modern . Pengumuman resminya hadir pada Agustus 2023 dalam acara THQ Nordic Digital Showcase, di mana penerbit THQ Nordic mengumumkan bahwa studio Jerman Black Forest Games—yang terkenal lewat remake Destroy All Humans!—akan memimpin pengembangannya
. Game ini dikonfirmasi untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC
. Sebuah teaser trailer singkat nan mencekam tidak menunjukkan banyak hal selain nada gelap, sangat kental dengan estetika suram ala samurai dari materi sumbernya
.
Pada Januari 2024, masa depan game ini berada dalam ketidakpastian parah. Perusahaan induk Black Forest Games, Embracer Group, sedang berada di tengah restrukturisasi pemotongan biaya agresif, dan studio tersebut melakukan PHK terhadap sekitar 50% stafnya—sekitar 50 hingga 55 orang dari tim yang berjumlah sekitar 110 orang . Meskipun sutradara kreatif dan sebagian besar manajer dilaporkan tetap bertahan, pemotongan besar-besaran di pengembang utama ini memicu spekulasi luas bahwa game tersebut telah dikurangi skalanya secara dramatis atau bahkan dibatalkan sepenuhnya
.
Selama hampir dua setengah tahun, proyek ini benar-benar gelap. Tidak ada pembaruan yang dirilis, dan Black Forest Games tidak mengonfirmasi status game tersebut . Menambah ketidakpastian, adaptasi film pendamping dari The Last Ronin juga ditunda selama periode ini
.
Dalam siaran langsung Summer Game Fest 2026 pada 5 Juni, game ini kembali secara dramatis, namun dengan struktur pengembangan dan penerbitan yang sepenuhnya dirombak .
Pengumuman ini disertai teaser trailer perdana dunia baru, meskipun tidak banyak memberikan detail konkret. Digambarkan sebagai trailer bernuansa suram, sinematik, dan atmosferik, trailer ini mengonfirmasi bahwa game ini tetap menjadi game aksi-petualangan AAA tanpa cuplikan gameplay yang ditampilkan dan tidak ada tanggal rilis yang diumumkan .
Pengumuman game Last Ronin adalah bagian dari pergeseran strategis yang jauh lebih besar oleh Paramount. Pada hari yang sama, Paramount Skydance resmi meluncurkan Paramount Games Studio, sebuah divisi video game internal terpadu . Entitas baru ini menggabungkan dua studio game perusahaan yang sudah ada—Skydance Interactive (fokus pada VR) dan Skydance New Media (fokus pada narasi sinematik)—menjadi satu tim yang kuat dengan akses langsung ke katalog kekayaan intelektual Paramount yang masif
.
Jajaran kepemimpinan studio ini adalah kumpulan para veteran industri:
Langkah ini menandai pergeseran definitif bagi Paramount, dari sekadar melisensikan IP-nya ke pengembang pihak ketiga menjadi memperlakukan pengembangan game sebagai "pilar konten inti" bersama film, TV, dan streaming .
Terpilihnya PlatinumGames menjadi alasan utama optimisme di kalangan penggemar. Studio ini adalah raksasa dalam genre aksi-karakter, yang dirayakan berkat sistem pertarungannya yang cepat dan membutuhkan keterampilan tinggi . Perpaduan ini terasa disengaja: materi sumber The Last Ronin adalah kisah balas dendam yang suram dan berat, di mana Michelangelo yang lebih tua dan tangguh bertarung sendirian di Kota New York yang hancur akibat perang, sebuah latar yang menuntut sistem pertarungan yang berbobot dan mendalam
.
PlatinumGames juga memiliki pengalaman langsung sebelumnya dengan waralaba ini. Studio ini mengembangkan Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutants in Manhattan pada tahun 2016—sebuah judul yang menerima ulasan beragam tetapi menunjukkan bakat unik studio dalam menerjemahkan gaya bertarung akrobatik para Kura-Kura ke dalam bentuk video game . Kombinasi pengalaman ini dan nuansa The Last Ronin yang lebih gelap dan membumi telah membuat banyak orang berspekulasi bahwa ini bisa menjadi pasangan yang sempurna
.
Sementara teaser baru di Summer Game Fest tidak mengungkapkan gameplay apa pun, ia memperkuat nada cerita yang muram dan sinematik . Seperti seri komik IDW yang diadaptasi, game ini berlatar di masa depan distopia New York di mana Michelangelo adalah Kura-Kura terakhir yang bertahan, memulai misi solo yang nyaris tanpa harapan demi keadilan
.
Saat ini belum ada tanggal rilis, dan teaser awal adalah indikator kuat bahwa peluncuran penuh masih beberapa tahun lagi . Game ini direncanakan untuk konsol dan PC; platform yang dikonfirmasi selama pengungkapan awal 2023—PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC—diperkirakan tetap menjadi target meskipun ada pergantian pengembang
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Setelah bertahun tahun sunyi senyap, game AAA TMNT: The Last Ronin kembali muncul di Summer Game Fest 2026, kini digarap oleh maestro game aksi PlatinumGames dan diterbitkan oleh Paramount Games Studio yang baru diben...
Setelah bertahun tahun sunyi senyap, game AAA TMNT: The Last Ronin kembali muncul di Summer Game Fest 2026, kini digarap oleh maestro game aksi PlatinumGames dan diterbitkan oleh Paramount Games Studio yang baru diben... Proyek ini punya masa lalu kelam: awalnya diumumkan pada 2023 di bawah Black Forest Games dan THQ Nordic, sebelum akhirnya terhantam gelombang PHK yang memangkas setengah staf studio di awal 2024.
Teaser sinematik terbaru mengonfirmasi nuansa gelap dan atmosferik yang setia pada komiknya, namun tanpa menunjukkan gameplay sama sekali.