Dalam pernyataan resminya, Quantic Dream menjelaskan alasan yang cukup langsung: game ini tidak berhasil menjangkau jumlah pemain yang dibutuhkan untuk keberlanjutan jangka panjang.
Masalah ini sangat krusial untuk game multiplayer seperti MOBA. Tanpa komunitas pemain yang besar dan aktif:
Begitu ekosistem pemain mulai menyusut, sangat sulit bagi game live‑service baru untuk pulih.
Data publik dari SteamDB menggambarkan betapa kecilnya basis pemain game ini.
Sebagai perbandingan, MOBA besar seperti Dota 2 atau League of Legends memiliki ratusan ribu pemain aktif secara bersamaan di seluruh dunia.
Dengan kurang dari 100 pemain aktif secara rutin, sistem matchmaking Spellcasters Chronicles praktis tidak dapat berjalan dengan baik.
Sebagai langkah kompensasi, Quantic Dream menyatakan bahwa pemain yang melakukan pembelian selama early access—termasuk item atau paket pendiri—dapat mengajukan refund penuh jika menginginkannya.
Studio mengatakan bahwa prosedur pengajuan refund akan diumumkan melalui kanal resmi seperti media sosial dan komunitas game.
Langkah ini tidak selalu dilakukan oleh semua developer, sehingga menjadi upaya untuk mengurangi kekecewaan pemain setelah umur game yang sangat singkat.
Perusahaan belum mengumumkan angka resmi karyawan yang terdampak. Namun beberapa laporan menyebut kemungkinan pemutusan hubungan kerja bisa mencapai puluhan orang, menurut klaim dari serikat pekerja industri game di Prancis.
Studio menyatakan akan mencoba memindahkan sebagian staf ke proyek lain jika memungkinkan.
Di tengah kekhawatiran penggemar, Quantic Dream menegaskan bahwa pengembangan Star Wars Eclipse tidak terdampak oleh pembatalan ini.
Game petualangan naratif tersebut pertama kali diumumkan pada 2021 dan masih berada dalam tahap pengembangan awal.
Dengan dihentikannya Spellcasters Chronicles, sebagian sumber daya studio bahkan bisa dialihkan untuk memperkuat pengembangan proyek tersebut.
Namun hingga kini, tanggal rilis resmi untuk Star Wars Eclipse masih belum diumumkan.
Kisah Spellcasters Chronicles juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri game: semakin sulitnya meluncurkan game live‑service baru.
Banyak proyek multiplayer modern membutuhkan:
Tanpa faktor tersebut, game sering kali tenggelam di tengah kompetisi.
Contoh terkenal adalah Concord dari Sony, sebuah hero shooter yang ditarik dari layanan tidak lama setelah peluncurannya dan akhirnya berujung pada penutupan studio pengembang Firewalk.
Di saat yang sama, industri game juga sedang menghadapi gelombang PHK dan restrukturisasi besar akibat meningkatnya biaya pengembangan dan perubahan pasar.
Spellcasters Chronicles berumur sangat pendek karena gagal membangun komunitas pemain yang cukup besar. Dengan puncak kurang dari 900 pemain bersamaan dan angka yang cepat turun, game ini tidak mampu mempertahankan ekosistem multiplayer yang sehat.
Quantic Dream kini menutup proyek tersebut, menawarkan refund kepada pemain, dan melakukan restrukturisasi internal—sementara fokus utama studio kembali pada proyek naratif ambisiusnya, Star Wars Eclipse.
Comments
0 comments