Tadej Pogačar, juara Tour de France lima kali, diwawancarai penyiar Belgia Sporza sebagai 'pacar anonim' tunangannya, Urška Žigart, di Tour de France Femmes 2026. Sketsa peran terbalik ini menampilkan Pogačar yang deadpan dengan dialog kocak, seperti 'Saya bersepeda dengannya.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened when Tadej Pogačar was interviewed anonymously as a random boyfriend at the Tour de France Femmes, including how the Sporza sk. Article summary: Let me gather more details from the most relevant. Topic tags: general, general web, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Tour de France Femmes 2026 menghasilkan momen viral paling menyenangkan dalam sejarah bersepeda baru-baru ini. Tadej Pogačar, pemenang Tour de France lima kali yang baru saja menyamai rekor kemenangan di Paris, menukar podium juara dengan sebuah mobil kemping di Col d'Èze. Di sana, penyiar Belgia Sporza mewawancarainya bukan sebagai pembalap top dunia, tetapi sebagai 'pacar' anonim dari tunangannya, pembalap AG Insurance-Soudal, Urška Žigart . Video yang dihasilkan langsung meledak di media sosial, mengumpulkan lebih dari 2,2 juta views dan 140.000 suka di Instagram
. Namun, sketsa lucu ini hanyalah bagian dari cerita yang lebih dalam tentang pembalikan peran, ketangguhan, dan comeback luar biasa seorang atlet dari patah rahang
.
Ide ini datang dari reporter Sporza, Linde Merckpoel, dan rekannya Marijn de Vries, yang ingin membalikkan narasi klasik 'WAG' (wives and girlfriends). Alih-alih menampilkan pasangan atlet pria, mereka akan menjadikan pasangan pria dari pembalap Tour de France Femmes sebagai pusat cerita . Saat tim mendengar Pogačar akan hadir di perlombaan untuk mendukung Žigart, mereka menghubungi Matteo, petugas pers tim AG Insurance-Soudal, yang langsung tertarik
.
Malam sebelum etape final, peluangnya masih tidak pasti—hanya "55% kemungkinan" Pogačar setuju berpartisipasi. Pada Minggu pagi, pesan masuk bahwa acara jadi . Kru Sporza berkendara ke lokasi dan pada pukul 14:15 menerima titik lokasi: Pogačar akan berada di sebuah tikungan di tanjakan Col d'Èze tempat mobil kemping keluarga diparkir
.
Pogačar belum ada di sana—dia sedang latihan bersepeda. Setelah menunggu cemas selama satu jam, dia muncul "dengan cepat dari tikungan," mengenakan topi karnaval konyol dan mengendarai sepeda juara dunia bergaris pelangi. Penggemar langsung mengerumuninya . Merckpoel mengumpulkan keberanian, mendekatinya, dan begitu dia mendengar "Sporza," dia mengangguk tanda tahu dan menyarankan mereka merekam dengan tenang di belakang mobil kemping
. Bahkan di sana, penggemar terus mengganggu; ayah Žigart harus turun tangan dan menjauhkan orang-orang agar kru dapat merekam
.
Merckpoel menjelaskan konsepnya dalam satu menit: dia akan diperlakukan seperti pacar anonim biasa yang berdiri di bayang-bayang pasangannya. Pogačar "langsung sadar ke mana kami ingin pergi" . Wawancara yang dihasilkan adalah mahakarya komedi deadpan.
Berikut adalah dialog kuncinya:
Saat ditanya, "Apa kamu juga bersepeda?" Pogačar menjawab, "Saya bersepeda dengannya. Kadang dia meninggalkan saya dan kadang saya harus melepaskannya. Saya biasanya suka pergi hanya untuk minum kopi."
Ditanya bagaimana rasanya hidup di bawah bayang-bayang Žigart, dia berkata: "Kadang sulit menjadi 'pacar dari'. Saya berusaha mendukungnya sebanyak mungkin dan menjadi teman yang baik, tapi dia adalah pasangan yang lebih baik."
Di akhir wawancara, Merckpoel melontarkan kalimat pamungkas: "Maaf, saya lupa menanyakan nama Anda?" Juara Tour de France lima kali itu hanya tersenyum . Merckpoel menyebutnya "lawan yang sempurna" dan mengatakan nada serta waktu yang tepat sangat penting: "Kalau tidak, itu hanya cringe. Tapi sekarang saya punya lawan yang sempurna."
Yang tidak diketahui Pogačar adalah bahwa Sporza telah menyiapkan kaus khusus sebagai kejutan. Bagian depannya bertuliskan "HAB" — singkatan dari "Husbands and Boyfriends" — dengan panah biru mengarah ke atas dan kolase di bagian belakang .
Merckpoel mengaku mereka tidak yakin bagaimana reaksinya—kaus itu akan mengalihkan fokus kembali padanya—tetapi Pogačar langsung senang. Dia segera memakainya, mengirim foto selfie ke Žigart, dan memakainya sepanjang sisa etape, dengan foto-fotonya menjadi viral di media sosial . "Awalnya kami pikir dia hanya berusaha membantu kami, tapi dia memakai kaus itu sepanjang etape," kata Merckpoel. "Saya pikir itu bagian dari kesuksesannya. Dia berdiri kokoh di tanah dengan kedua kakinya."
Merckpoel kemudian menyebut video itu sebagai salah satu sorotan kariernya . Kaus 'HAB' langsung menjadi barang koleksi di dunia balap sepeda.
Pogačar bukan satu-satunya bintang UAE Team Emirates-XRG yang bertugas sebagai kru pendukung. Rekan setimnya Isaac del Toro — yang finis di posisi ke-3 overall di Tour de France putra dan memenangkan kaus putih pembalap muda — juga berada di pinggir jalan akhir pekan itu untuk mendukung pacarnya Romina Hinojosa, pembalap Meksiko dari Lotto-Intermarché .
Hinojosa melewati garis finis di Nice dengan kelelahan total, finis di posisi kedua terakhir dalam klasemen umum tetapi membuat sejarah sebagai pembalap Meksiko pertama yang berhasil menyelesaikan Tour de France Femmes . Del Toro ada di tepi pantai untuk menyambutnya, dan pasangan itu kemudian pergi makan pizza bersama
. Sporza mengabadikan kedua bintang UAE yang mendukung pasangan mereka, mencatat bahwa mereka adalah "ploegmaten bij UAE en in de Tour samen op het podium" (rekan setim di UAE yang berdiri di podium bersama di Tour putra)
.
Sketsa komedi viral ini menjadi semakin menyentuh mengingat konteks perjuangan Žigart untuk bisa berada di garis start.
Pada 18 Juni 2026, selama etape 2 Tour de Suisse Women, Žigart kehilangan kendali saat melewati polisi tidur di kilometer terakhir, jatuh keras, dan tergelincir beberapa meter di aspal . Dia dilarikan ke rumah sakit di Locarno dalam keadaan tidak sadarkan diri, dan didiagnosis menderita rahang patah
. Hebatnya, dia tidak mengalami cedera serius lainnya. Manajer tim Jolien D'hoore kemudian mengungkapkan bahwa Žigart tidak sadarkan diri saat dia pertama kali menjangkaunya, menggambarkan momen itu sebagai "benar-benar syok"
.
Karena patah tulangnya sederhana dan bagian-bagiannya masih sejajar, dia sama sekali tidak perlu menjalani operasi . Dia menjalani diet cair selama berminggu-minggu tetapi kembali berlatih dalam hitungan hari. Hanya enam minggu kemudian, dia sudah berada di garis start di Lausanne untuk Tour de France Femmes
. "Saya punya malaikat yang menjaga saya," katanya, menggambarkan keselamatannya sebagai "mukjizat"
.
Mengingat dia masih dalam pemulihan dari rahang patah, menjalani diet cair hingga pertengahan Juli, dan hampir tidak memiliki persiapan kompetitif, menargetkan hasil teratas tidak pernah realistis. Žigart finis di posisi ke-48 overall dan ke-19 di etape final menuju Nice . Di sepanjang jalan, dia juga berjuang melawan sakit perut selama etape 3 yang membuatnya jatuh ke posisi kedua terakhir di jalan
. Kehadirannya saja, hanya enam minggu setelah kecelakaan yang bisa berakibat jauh lebih buruk, secara luas dipandang sebagai pencapaian yang luar biasa. Kurang dari dua minggu sebelumnya, dia berada di Paris merayakan kemenangan kelima Pogačar di Tour de France; kini peran mereka berbalik, dengan Pogačar menunda persiapan Vuelta a España untuk menjadi penggemar supernya di Mont Ventoux dan Côte d'Azur
.
Seperti yang disimpulkan Merckpoel: "Saya pikir itu bagian dari kesuksesannya. Dia berdiri kokoh di tanah dengan kedua kakinya." Hal yang sama bisa dikatakan tentang Žigart.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Tadej Pogačar, juara Tour de France lima kali, diwawancarai penyiar Belgia Sporza sebagai 'pacar anonim' tunangannya, Urška Žigart, di Tour de France Femmes 2026.
Tadej Pogačar, juara Tour de France lima kali, diwawancarai penyiar Belgia Sporza sebagai 'pacar anonim' tunangannya, Urška Žigart, di Tour de France Femmes 2026. Sketsa peran terbalik ini menampilkan Pogačar yang deadpan dengan dialog kocak, seperti 'Saya bersepeda dengannya.
Pogačar dengan senang hati memakai kaus 'HAB' (Husbands and Boyfriends) pemberian Sporza sepanjang etape final, dan langsung mengirim foto ke Žigart.