Namun tidak lama kemudian, banyak orang menyadari bahwa seluruh video dibuat oleh AI, bukan oleh animator atau studio game sungguhan. Hal ini memicu perdebatan tentang apakah tokoh industri seharusnya mempromosikan karya seperti itu .
Perdebatan makin menarik ketika Akitoshi Kawazu menanggapi langsung unggahan Sakaguchi.
Dalam balasannya, Kawazu menyampaikan komentar yang cukup singkat namun tegas—ia pada dasarnya mengatakan agar Sakaguchi “berhenti di kalimat pertama saja”, seolah meminta rekannya itu tidak terus memuji video AI tersebut .
Menariknya, Kawazu tidak sepenuhnya menolak gagasan remake. Ia bahkan mengakui bahwa Final Fantasy VI memang merupakan game yang layak mendapat remake modern seperti Final Fantasy VII Remake .
Perbedaan sikap itu membuat percakapan sederhana di media sosial berubah menjadi contoh nyata perbedaan pandangan developer senior terhadap teknologi AI.
Diskusi ini sebenarnya mencerminkan perdebatan yang lebih luas di industri game.
Pendukung AI mengatakan teknologi tersebut bisa membantu:
Namun para kritikus mengkhawatirkan beberapa hal serius, seperti:
Karena Sakaguchi dan Kawazu sama‑sama tokoh penting dalam sejarah JRPG, reaksi mereka menjadi gambaran jelas bagaimana industri sendiri masih terbelah soal AI.
Video viral itu juga kembali memunculkan pertanyaan lama dari para penggemar: apakah Square Enix akan benar‑benar membuat remake Final Fantasy VI?
Permintaan dari fans sudah muncul selama bertahun‑tahun, tetapi para produser Square Enix berulang kali mengatakan proyek tersebut akan sangat sulit.
Yoshinori Kitase, yang merupakan sutradara Final Fantasy VI dan produser seri Final Fantasy VII Remake, menjelaskan bahwa remake penuh untuk FF6 akan menjadi proyek yang sangat besar .
Menurut Kitase:
Artinya, meskipun video AI tersebut terlihat meyakinkan, kenyataannya membuat remake AAA sungguhan akan membutuhkan waktu dan sumber daya yang jauh lebih besar.
Video AI FF6 itu sebenarnya hanya eksperimen penggemar. Namun reaksi yang muncul menunjukkan beberapa hal penting:
Untuk saat ini, video tersebut tetap hanya sebuah gambaran "bagaimana jika"—sebuah mimpi remake yang masih diinginkan banyak penggemar Final Fantasy di seluruh dunia.
Comments
0 comments