Dua pembeli melaporkan masalah saat memesan perangkat keras Nvidia melalui Amazon. Pengajar AI Nick Saraev mengatakan empat pesanannya untuk DGX Spark dibatalkan dan akunnya kemudian ditutup. CEO Epic Games Tim Sweeney mengatakan akunnya tidak ditutup, tetapi pesanan GPU serta beberapa pesanan rutinnya dibatalkan. Belum ada penjelasan publik dari Amazon mengenai kasus-kasus ini, dan laporan tersebut belum memastikan alasan pembatalannya.
2
13
23
Apa yang dilaporkan Saraev dan Sweeney?
Saraev mengatakan ia membuat empat pesanan terpisah untuk sistem Nvidia DGX Spark pada 31 Oktober 2026, dan semuanya dibatalkan. Ia kemudian mengunggah kabar bahwa Amazon menutup akunnya. Dalam laporan mengenai kasus tersebut, Saraev juga membagikan email yang menyebut Amazon telah meninjau akun dan memutuskan untuk menutupnya setelah proses verifikasi. Penutupan akun ini dilaporkan berdasarkan keterangan Saraev dan email yang ia bagikan; Amazon belum mengonfirmasinya secara independen.
13
15
Sweeney menggambarkan pengalaman yang berbeda. Ia mengatakan Amazon tidak menutup akunnya, tetapi tetap menerima pesanan rutinnya lalu membatalkannya menjelang tanggal perkiraan pengiriman, setelah ia mencoba membeli dua GPU Nvidia.
23
Kedua laporan ini menceritakan pengalaman masing-masing pembeli, bukan bukti bahwa Amazon memiliki kebijakan untuk melarang pembelian GPU atau perangkat keras AI lokal. Penyebab pembatalan belum diketahui.
2
13
Harga DGX Spark ikut menjadi sorotan
DGX Spark versi 128 GB dilaporkan berharga US$6.950, naik dari harga peluncurannya sebesar US$3.999. Jika dihitung dengan harga tersebut, empat unit bernilai US$27.800 sebelum biaya tambahan. Perhitungan ini tidak membuktikan berapa yang dibayar Saraev atau apakah seluruh pesanan sempat ditagihkan.
26
Tekanan pasokan memori menjadi konteks bagi kenaikan harga perangkat keras AI, tetapi tidak menjelaskan pembatalan pesanan ini secara khusus. Micron memperkirakan kondisi pasokan dan permintaan memori serta penyimpanan akan lebih ketat pada 2027 dan 2028 dibandingkan 2026. Itu merupakan proyeksi, bukan kepastian mengenai kapan kekurangan pasokan akan berakhir.
35
37
Hal yang belum terjawab
Laporan yang tersedia tidak memuat penjelasan dari Amazon mengenai pengalaman kedua pembeli. Pemeriksaan penipuan otomatis, pola pembelian yang dianggap tidak biasa, batas jumlah pembelian, upaya mencegah penimbunan untuk dijual kembali, atau gangguan teknis mungkin saja menjadi penyebab. Namun, tidak satu pun kemungkinan tersebut telah dibuktikan oleh informasi yang dikutip.
2
13
Perbedaan paling jelas antara kedua kasus ini: Saraev melaporkan akunnya ditutup setelah empat pesanan DGX Spark dibatalkan, sedangkan Sweeney mengatakan akunnya tetap aktif meski pesanan dibatalkan setelah ia mencoba membeli GPU. Penyebabnya masih belum terungkap.