Max Verstappen gagal finis pada lap pertama GP Monaco 2026 setelah unit tenaga mobil Red Bull nya 'mati total' di grid start, memberinya DNF kedua musim ini dan membuatnya terpuruk di peringkat ketujuh klasemen dengan... Prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, mengonfirma...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened to Max Verstappen at the 2026 Monaco Grand Prix, why did Red Bull team principal Laurent Mekies apologize to him, and what are. Article summary: Here's what happened and what it means for the championship.. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Max Verstappen was left "praying" and they were answered despite his Red Bull failure in Monaco. Max Verstappen has explained that he was left "praying" other cars would miss him a" source context "Max Verstappen left 'praying' in scary Red Bull failure near-miss | RacingNews365" Reference image 2: visual subject "Max Verstappen was left "praying" and they were answered despite his Red Bull failure in Monaco. Max Verstappen has explained that he was left "praying" other
Balapan kandang Max Verstappen di Grand Prix Monaco 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan. Start dari posisi kedua setelah kualifikasi yang sangat tipis di belakang Kimi Antonelli , juara dunia empat kali itu sesungguhnya punya peluang emas untuk meraih kemenangan perdananya di musim yang sulit ini. Namun, kegagalan unit tenaga yang katastrofik tepat saat lampu start padam mengakhiri balapannya hanya di lap pertama. Insiden ini memicu permintaan maaf publik dari prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, dan sepertinya menjadi pukulan fatal bagi harapannya meraih gelar juara
.
Pertanda buruk sebenarnya sudah terasa bahkan sebelum balapan dimulai. Verstappen kemudian menceritakan kepada Lawrence Barretto dari F1TV bahwa mesinnya "merespons dengan sangat aneh" selama prosedur pra-start dan tidak mampu mencapai target RPM yang seharusnya . Ketika lampu padam dan ia melepas kopling, unit tenaga mobilnya "pada dasarnya mati total"
. Mobil langsung masuk ke mode anti-stall di grid, membuatnya terdampar saat seluruh pebalap lain melesat melewatinya
.
Ia sempat merayap maju hanya dengan mengandalkan daya baterai dan menyelesaikan satu putaran lambat selagi tim mendiagnosis masalah fatal pada unit tenaga dan komunikasi perangkat lunak . Red Bull kemudian menginstruksikannya untuk memarkir mobil, menjadikannya pebalap pertama yang gagal finis (DNF) hari itu
. Verstappen menggambarkan hasil ini sebagai "benar-benar menyebalkan" dan "jauh lebih menyakitkan" mengingat posisi startnya yang sangat menjanjikan
.
Prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, tidak berusaha mengelak atau mengecilkan masalah ini. Setelah balapan, ia berterus terang: kegagalan ini "sepenuhnya adalah kesalahan tim" . Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui tim, Mekies berkata, "Kami hanya bisa meminta maaf kepadanya. Ini sulit diterima karena ia punya kecepatan luar biasa sepanjang akhir pekan"
.
Mekies mengonfirmasi bahwa tim telah mengidentifikasi akar penyebab kegagalan unit tenaga tersebut . Ia juga mengumumkan bahwa Verstappen akan mendapat mesin baru untuk balapan berikutnya, yaitu Grand Prix Spanyol di Barcelona
. Sang prinsipal tim mengakui memiliki "emosi campur aduk"—sangat kecewa untuk Verstappen, tetapi bangga pada rekan setimnya, Isack Hadjar, yang berhasil mengatasi masalah teknis di mobilnya sendiri untuk naik podium
.
Ini bukan kali pertama Mekies harus menyampaikan permintaan maaf musim ini. Setelah akhir pekan yang buruk di Grand Prix China, di mana Verstappen juga gagal finis, Mekies sempat mengatakan melalui radio, "Maaf Max. Ini berat. Banyak yang harus dipelajari" . Namun, kegagalan di Monaco ini jauh lebih dramatis — ia mengakhiri potensi kemenangan bahkan sebelum balapan benar-benar dimulai.
Saat ini Verstappen berada di posisi ketujuh dalam klasemen pebalap dengan 43 poin. Ia tertinggal 113 poin dari pemuncak klasemen, Kimi Antonelli, dan ini baru berjalan delapan seri . Jarak ini melebar begitu cepat karena performa Antonelli yang nyaris sempurna: pebalap Mercedes itu memenangi balapan kelima berturut-turut dari posisi pole di Monaco, menambah total poinnya menjadi 156
. Ia kini unggul 66 poin dari Lewis Hamilton (Ferrari, 90 poin) di posisi kedua, dengan George Russell (Mercedes, 88 poin) membuntuti ketat di posisi ketiga
.
Berikut papan atas klasemen setelah GP Monaco :
Di sisi lain, rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, memanfaatkan situasi kacau balapan ini untuk merebut podium. Ia kini naik ke posisi 8 klasemen dengan 29 poin . Di klasemen konstruktor, Red Bull terpuruk di posisi keempat dengan hanya 72 poin — terpaut 172 poin dari pemimpin klasemen, Mercedes, dengan 244 poin
.
Secara matematis, gelar juara memang belum mustahil diraih, tetapi jalannya menuju ke sana kini teramat curam. Defisit 113 poin dengan 14 seri tersisa berarti Verstappen harus memenangi hampir setiap balapan yang ada dan membutuhkan Antonelli untuk mengalami beberapa kali gagal meraih poin — sebuah kombinasi yang sangat tidak mungkin, mengingat keandalan dan kecepatan Mercedes di musim 2026.
Musim Verstappen sangat diwarnai oleh perjuangan Red Bull dengan unit tenaga baru buatan sendiri yang dikembangkan bersama Ford . Di awal tahun, Mekies mengakui bahwa Verstappen "mengambil risiko" dengan tetap bertahan di Red Bull selama masa transisi menjadi pemasok mesin mandiri
. Di Monaco, risiko itu menjadi nyata dengan cara yang paling dramatis.
Kini, bagi sang juara dunia empat kali, fokus bergeser dari upaya menantang gelar menjadi membantu Red Bull memecahkan masalah keandalan yang telah merenggut dua DNF-nya — dan berpotensi mengubur peluangnya untuk meraih gelar juara dunia kelima secara beruntun.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Max Verstappen gagal finis pada lap pertama GP Monaco 2026 setelah unit tenaga mobil Red Bull nya 'mati total' di grid start, memberinya DNF kedua musim ini dan membuatnya terpuruk di peringkat ketujuh klasemen dengan...
Max Verstappen gagal finis pada lap pertama GP Monaco 2026 setelah unit tenaga mobil Red Bull nya 'mati total' di grid start, memberinya DNF kedua musim ini dan membuatnya terpuruk di peringkat ketujuh klasemen dengan... Prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, mengonfirmasi bahwa kegagalan tersebut adalah kesalahan tim, mesin baru akan dipasang di Barcelona, dan akar masalah telah diidentif...
Dengan Kimi Antonelli memenangi balapan kelimanya secara beruntun, pemuncak klasemen dengan 156 poin ini praktis sudah menjauh.