China menunda misi bulan Chang’e-7 setelah evaluasi akhir menyimpulkan bahwa persyaratan peluncuran belum terpenuhi. Wahana antariksa dan roket Long March 5 sebelumnya telah dipindahkan ke Wenchang Space Launch Site di Hainan untuk persiapan peluncuran yang ditargetkan pada 24 Agustus 2026. Otoritas China menyatakan misi tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam jendela peluncuran yang telah dijadwalkan tahun ini.
9
10
12
Penjelasan langsung yang paling banyak diberitakan adalah cuaca yang tidak mendukung di sekitar Wenchang. Keputusan itu dikaitkan dengan Depresi Tropis Narra yang berkembang di Teluk Tonkin dan berpotensi memengaruhi kondisi di sekitar Hainan. Namun, pernyataan resmi China tidak menyebut Narra sebagai satu-satunya penyebab teknis. Kesimpulan yang paling kuat berdasarkan informasi yang tersedia adalah bahwa cuaca menjadi alasan umum penundaan, sementara rincian penilaian operasional belum dipublikasikan.
1
2
6
14
Kapan Chang’e-7 bisa meluncur?
Belum ada tanggal pengganti yang dikonfirmasi. Salah satu laporan menyebut pejabat China mengindikasikan penundaan setidaknya satu bulan, sehingga September menjadi kemungkinan. Laporan lain memperingatkan bahwa misi ini dapat bergeser hingga 2027.
2
7
14
Kedua kemungkinan tersebut tidak selalu bertentangan. Peluncuran Chang’e-7 harus memenuhi persyaratan umum di lokasi peluncuran, sekaligus menyesuaikan lintasan menuju Bulan dan kondisi pencahayaan di permukaan Bulan. Penundaan singkat masih mungkin dilakukan jika kesempatan yang sesuai tetap tersedia. Namun, jika geometri penerbangan yang dibutuhkan terlewat, misi dapat terdorong ke jendela yang lebih jauh. Hingga 23 Agustus 2026, kesimpulan yang pasti adalah bahwa jendela peluncuran awal 2026 tidak akan digunakan dan China belum mengumumkan tanggal baru.
8
10
Apa yang akan dilakukan Chang’e-7?
Chang’e-7 dirancang untuk mempelajari lingkungan, medan, dan sumber daya di kutub selatan Bulan. Fokus utamanya adalah mencari es air serta senyawa mudah menguap lain di wilayah yang selalu berada dalam bayangan. Kawah-kawah tersebut menerima sangat sedikit atau bahkan tidak pernah menerima sinar Matahari dan termasuk lingkungan terdingin di Tata Surya, sehingga sulit dijelajahi kendaraan permukaan biasa.
19
27
Misi ini menggabungkan empat komponen utama:
- Pengorbit: Memetakan dan mengamati kawasan kutub selatan Bulan dari orbit, sekaligus mendukung komunikasi serta penginderaan jarak jauh.
3
24
- Pendarat: Berupaya mendarat di medan yang mendapat penerangan di dekat kutub selatan dan menjadi pangkalan bagi operasi di permukaan. Area sekitar kawah Shackleton disebut sebagai salah satu sasaran yang mungkin, meski lokasi pendaratan final belum dikonfirmasi secara terbuka.
20
25
31
- Rover: Menjelajahi permukaan yang dapat diakses di sekitar lokasi pendaratan dan membantu mempelajari kondisi permukaan serta lapisan bawah tanah setempat.
5
19
- Robot pelompat: Menggunakan sistem pendorong untuk berpindah antara medan yang terkena cahaya dan kawah curam yang selalu gelap. Desain ini ditujukan untuk menjangkau area yang mungkin sulit atau berbahaya bagi rover beroda, sekaligus mencari molekul air atau es.
1
13
21
Pertanyaan ilmiah utama bukan sekadar apakah air ada di Bulan, melainkan di mana air itu berada, bagaimana penyebarannya, dan apakah sumber tersebut dapat dijangkau. Es air berpotensi diolah menjadi air minum, oksigen, serta bahan bakar berbasis hidrogen untuk mendukung operasi Bulan di masa depan. Karena itu, Chang’e-7 bukan hanya misi ilmiah, tetapi juga demonstrasi teknologi untuk menguji pemanfaatan sumber daya Bulan.
28
Mengapa kutub selatan Bulan penting?
Kutub selatan Bulan menarik karena dua kondisi yang saling melengkapi. Sejumlah dataran tinggi menerima pencahayaan yang relatif baik, sementara dasar kawah di dekatnya dapat berada dalam kegelapan permanen. Kombinasi ini berpotensi menyediakan akses terhadap tenaga surya di dekat wilayah yang mungkin menyimpan endapan senyawa mudah menguap purba, termasuk es. Pada saat yang sama, kondisi tersebut membuat pendaratan, navigasi, dan pergerakan di permukaan menjadi sangat menantang.
20
22
23
Desain terpadu Chang’e-7 penting karena satu misi membawa kemampuan pemetaan dari orbit, platform pendaratan, kendaraan permukaan, serta wahana yang dapat memasuki medan gelap dan curam. Jika berhasil beroperasi, misi ini akan memberi China data dan pengalaman yang relevan untuk rencana stasiun penelitian Bulan serta aktivitas manusia jangka panjang di sana.
1
5
28
Apa arti penundaan ini bagi persaingan AS-China?
Penundaan tersebut dapat memberi misi robotik Amerika Serikat lebih banyak waktu untuk mencoba beroperasi di kutub selatan Bulan sebelum Chang’e-7 meluncur. NASA mendukung sejumlah misi komersial ke Bulan, termasuk pendarat Griffin milik Astrobotic yang dikaitkan dengan rencana pengiriman ke kawasan kutub selatan. NASA juga bekerja sama dengan penyedia komersial lain, termasuk Blue Origin, untuk mengembangkan kemampuan pendarat Bulan.
33
34
Namun, peta persaingannya masih dapat berubah. Jadwal misi, kesiapan pendarat, dan kinerja saat pendaratan semuanya bisa mengalami perubahan. Karena itu, penundaan ini belum bisa dianggap sebagai keuntungan Amerika Serikat yang pasti, atau sebagai bukti bahwa program Bulan China kehilangan momentum. Meski demikian, penundaan tersebut membuka lebih banyak waktu bagi misi lain untuk mengumpulkan data kutub atau mendemonstrasikan operasi di wilayah yang sama-sama sulit.
8
30
Persaingan terpenting bukan semata-mata negara mana yang mendarat lebih dulu. Tonggak yang lebih menentukan adalah kemampuan menemukan dan memetakan es yang dapat diakses, beroperasi di medan yang selalu gelap, serta mengubah hasil pengukuran itu menjadi sistem logistik dan infrastruktur yang andal untuk masa depan. Penundaan Chang’e-7 menunda pengujian tersebut, tetapi tidak menghapusnya.