PBB menyebut pasukan Israel dua kali menghalangi patroli UNIFIL di Lebanon selatan, termasuk satu insiden ketika tank menodongkan meriam utamanya ke konvoi Palang Merah Lebanon yang dikawal pasukan perdamaian. Insiden di sekitar Biyyada dan Naqoura terjadi di tengah serangan udara, tembakan artileri, serta ledakan d...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened in the reported incidents involving Israeli tanks and UNIFIL in southern Lebanon, including the tank aiming at a UN-escorted L. Article summary: Israeli forces were reported to have twice obstructed UNIFIL movements in southern Lebanon, including by stopping a UN-escorted Lebanese Red Cross convoy with a tank whose main gun was pointed at the convoy, and by block. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "The United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) said Sunday that an Israeli tank rammed its vehicles in southern Lebanon, causing significant damage and restricting the moveme" source context "UN peacemakers in Lebanon say Israeli tank rammed their vehicles, causing significant damage" Reference image 2: visual subject "# U
Ketegangan di Lebanon selatan kembali meningkat setelah Perserikatan Bangsa‑Bangsa melaporkan sejumlah insiden yang melibatkan pasukan Israel dan UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL), misi penjaga perdamaian PBB di wilayah tersebut. Menurut pejabat PBB, tank Israel sempat menghalangi patroli UNIFIL, termasuk satu kejadian ketika meriam utama tank diarahkan ke konvoi kemanusiaan yang dikawal pasukan PBB.
Peristiwa ini terjadi di tengah rangkaian serangan udara, ledakan drone, serta aktivitas artileri di sekitar posisi PBB—semua terjadi saat gencatan senjata Israel–Lebanon yang mulai berlaku pada 17 April 2026 masih berjalan tetapi semakin teruji.
PBB menyatakan bahwa pasukan Israel menghalangi operasi UNIFIL dua kali dalam satu hari di Lebanon selatan. Dalam salah satu insiden di selatan kota Biyyada, sebuah tank Israel menghentikan konvoi pasukan perdamaian yang sedang mengawal kendaraan Palang Merah Lebanon.
Menurut juru bicara PBB, tank tersebut mengarahkan meriam utamanya ke arah konvoi dan memerintahkan kendaraan untuk meninggalkan area tersebut. Konvoi akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan setelah situasi mereda.
Bagi UNIFIL, insiden seperti ini dianggap serius karena misi tersebut secara rutin mengawal operasi kemanusiaan dan pergerakan warga sipil di sepanjang wilayah perbatasan yang sensitif.
Pada hari yang sama, insiden kedua dilaporkan terjadi di dekat Naqoura. Sebuah tank Israel sementara waktu memblokir patroli UNIFIL sehingga pasukan perdamaian tidak dapat melanjutkan rute mereka sebelum akhirnya diizinkan bergerak kembali.
Walau berlangsung singkat, pejabat PBB mengatakan pembatasan semacam itu dapat mengganggu tugas pemantauan rutin yang dilakukan pasukan penjaga perdamaian.
UNIFIL beroperasi berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Resolusi ini mengharuskan pasukan penjaga perdamaian memiliki kebebasan bergerak penuh untuk memantau situasi keamanan di Lebanon selatan dan membantu menjaga stabilitas di sepanjang “Blue Line”, yaitu garis batas yang ditetapkan PBB antara Israel dan Lebanon.
Jika patroli atau konvoi kemanusiaan dihalangi, menurut pejabat PBB, hal tersebut dapat merusak kemampuan UNIFIL untuk menjalankan mandatnya serta membahayakan keselamatan personel PBB.
Ketegangan ini juga mengikuti laporan pada April sebelumnya. UNIFIL menyatakan bahwa kendaraan mereka yang bertanda jelas sempat ditabrak dua kali oleh tank Merkava milik militer Israel di wilayah Bayada.
Dalam salah satu kejadian, kendaraan penjaga perdamaian mengalami kerusakan signifikan setelah tentara Israel memblokir jalan yang digunakan untuk menuju posisi UNIFIL.
UNIFIL juga melaporkan adanya tembakan peringatan di area tersebut. Salah satu peluru bahkan mendarat sekitar satu meter dari seorang penjaga perdamaian yang baru saja turun dari kendaraannya.
Situasi keamanan di sekitar pangkalan UNIFIL tetap tidak stabil. Pasukan penjaga perdamaian melaporkan adanya serangan udara Israel di dekat sejumlah desa di Lebanon selatan, serta aktivitas roket, artileri, dan mortir di area yang dekat dengan posisi mereka.
Di saat yang sama, aktivitas drone juga meningkat. Dalam satu kejadian, beberapa drone yang diduga milik Hezbollah meledak hanya beberapa meter dari markas UNIFIL di Naqoura, memicu kekhawatiran tentang keselamatan personel PBB yang berada di tengah konflik kedua pihak.
Insiden‑insiden ini terjadi ketika gencatan senjata Israel–Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat masih berlaku sejak pertengahan April 2026. Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk menghentikan pertempuran besar antara Israel dan kelompok yang terkait dengan Hezbollah setelah berminggu‑minggu eskalasi konflik.
Namun gencatan senjata itu tidak sepenuhnya menghentikan aktivitas militer. Serangan Israel terhadap target Hezbollah, serangan drone, serta bentrokan sporadis masih terus dilaporkan bahkan saat upaya diplomatik berlangsung untuk memperpanjang kesepakatan tersebut.
Alih‑alih runtuh karena satu pelanggaran besar, gencatan senjata ini tampak perlahan melemah akibat serangkaian insiden lokal—mulai dari pembatasan patroli UNIFIL hingga serangan di sekitar posisi PBB.
Bagi UNIFIL, pola insiden seperti ini sangat mengkhawatirkan. Pasukan penjaga perdamaian berfungsi sebagai penyangga dan pengamat di salah satu perbatasan paling sensitif di Timur Tengah.
Jika pergerakan mereka dibatasi atau posisi mereka terancam, kemampuan mereka untuk memantau pelanggaran dan membantu mencegah eskalasi akan berkurang.
Sementara negosiasi diplomatik antara Israel dan Lebanon masih berlanjut, kejadian‑kejadian di lapangan menunjukkan betapa mudahnya ketegangan lokal menggerus stabilitas gencatan senjata yang sudah rapuh.
Jika konfrontasi semacam ini terus terjadi, PBB memperingatkan bahwa keselamatan pasukan perdamaian dan masa depan gencatan senjata itu sendiri bisa semakin terancam.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
PBB menyebut pasukan Israel dua kali menghalangi patroli UNIFIL di Lebanon selatan, termasuk satu insiden ketika tank menodongkan meriam utamanya ke konvoi Palang Merah Lebanon yang dikawal pasukan perdamaian.
PBB menyebut pasukan Israel dua kali menghalangi patroli UNIFIL di Lebanon selatan, termasuk satu insiden ketika tank menodongkan meriam utamanya ke konvoi Palang Merah Lebanon yang dikawal pasukan perdamaian. Insiden di sekitar Biyyada dan Naqoura terjadi di tengah serangan udara, tembakan artileri, serta ledakan drone dekat posisi PBB, meningkatkan risiko bagi personel UNIFIL.
Meski gencatan senjata yang dimediasi AS menurunkan pertempuran skala besar, aktivitas militer yang terus berlanjut menunjukkan kesepakatan tersebut masih sangat rapuh.