Komando Afrika AS (AFRICOM) mengatakan serangan udara gabungan dengan Nigeria menargetkan ISIS di timur laut Nigeria pada hari Minggu, beberapa hari setelah operasi 16 Mei 2026 di Metele, Borno yang menewaskan Abu‑Bil... Operasi tersebut merupakan bagian dari kampanye melawan Islamic State West Africa Province (ISWA...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened in the latest joint U.S.-Nigerian airstrikes against ISIS in Borno State, including where and when they took place, how many m. Article summary: U.S. Africa Command said the latest U.S.-Nigerian strikes hit ISIS targets in northeastern Nigeria on Sunday after the earlier joint killing of senior ISIS figure Abu-Bilal al-Minuki in Borno State.[2] The available evid. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Trump wrote in a social media post that the mission in the early hours of Saturday targeted Abu Bakr al-Mainuki, who was part of the top leadership of the local IS chapter in West" source context "American forces kill at least 20 ISIS militants in fresh airstrikes in northeast Nigeria | The Independent" Reference
Operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Nigeria terhadap afiliasi ISIS di Afrika Barat meningkat pada Mei 2026. Serangkaian serangan udara terbaru di timur laut Nigeria dilakukan hanya beberapa hari setelah operasi besar yang menewaskan salah satu pemimpin paling senior jaringan ISIS.
Komando Afrika Amerika Serikat (U.S. Africa Command atau AFRICOM) mengonfirmasi bahwa serangan udara tambahan dilakukan bersama pemerintah Nigeria. Namun sejumlah detail penting—termasuk lokasi tepat serangan dan jumlah militan yang tewas—belum dipublikasikan secara jelas.
AFRICOM menyatakan bahwa serangan udara dilakukan pada hari Minggu dengan koordinasi penuh bersama pemerintah Nigeria. Targetnya adalah militan yang terkait dengan ISIS yang beroperasi di wilayah timur laut negara itu—daerah yang selama bertahun‑tahun menjadi pusat aktivitas kelompok bersenjata seperti Islamic State West Africa Province (ISWAP).
Pejabat militer menyebut tidak ada personel Amerika Serikat maupun Nigeria yang terluka dalam operasi tersebut. Namun laporan yang tersedia belum memberikan angka pasti mengenai jumlah militan yang tewas atau lokasi target secara spesifik di kawasan tersebut.
Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah operasi gabungan yang menewaskan seorang tokoh penting dalam jaringan ISIS global.
Pada 16 Mei 2026, pasukan Amerika Serikat dan Nigeria melakukan operasi terkoordinasi di kota Metele, Negara Bagian Borno, dekat kawasan Danau Chad. Targetnya adalah sebuah kompleks militan yang diperkuat, dan operasi itu berakhir dengan tewasnya Abu‑Bilal al‑Minuki.
Menurut pejabat pemerintah, al‑Minuki merupakan orang nomor dua dalam struktur kepemimpinan ISIS secara global serta tokoh penting dalam cabang ISIS Afrika Barat (ISWAP).
Ia disebut mengawasi berbagai aspek operasi kelompok tersebut, termasuk logistik, keuangan, serta koordinasi strategis antar afiliasi regional. Operasi itu juga dilaporkan menewaskan sejumlah militan lain, meski angka korban bervariasi di berbagai laporan.
Analis keamanan mengatakan kematian pemimpin setingkat ini dapat mengganggu operasi ISWAP untuk sementara waktu. Namun jaringan pemberontak sering kali mampu mengganti kepemimpinan dengan cepat.
Serangkaian operasi ini menunjukkan kerja sama kontra‑terorisme yang semakin terlihat antara Amerika Serikat dan Nigeria.
Selama beberapa tahun terakhir, Washington meningkatkan dukungannya terhadap operasi militer Nigeria melalui berbagi intelijen, pengawasan udara, serta dalam beberapa kasus melakukan serangan yang dikoordinasikan bersama otoritas Nigeria.
Sejumlah analis juga mencatat bahwa keterlibatan militer Amerika Serikat dalam konflik melawan kelompok jihad di Nigeria meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk operasi sebelumnya terhadap target yang berafiliasi dengan ISIS.
Operasi pada Mei 2026—yang menewaskan al‑Minuki dan diikuti oleh serangan udara beberapa hari kemudian—menunjukkan bagaimana intelijen gabungan dan koordinasi militer digunakan untuk menargetkan tokoh penting serta jaringan militan di wilayah Danau Chad.
Meski serangan gabungan terbaru belum dikaitkan dengan korban sipil, operasi udara di Nigeria semakin mendapat perhatian dari kelompok hak asasi manusia dan masyarakat lokal.
Pada April 2026, sebuah serangan udara yang menargetkan militan di Negara Bagian Yobe dilaporkan menewaskan dan melukai puluhan orang, termasuk warga sipil, menurut laporan keamanan Perserikatan Bangsa‑Bangsa dan kelompok HAM.
Dalam kasus lain, Amnesty International menyatakan bahwa serangan udara militer Nigeria di sebuah pasar di Tumfa, Negara Bagian Zamfara, menewaskan sekitar 100 warga sipil. Militer Nigeria membantah klaim tersebut, meskipun mengonfirmasi bahwa serangan udara memang terjadi.
Beberapa laporan lokal juga menyebutkan insiden lain yang diduga menimbulkan korban sipil selama operasi terhadap kelompok bersenjata, meskipun angka korban resmi sering berbeda dengan laporan dari komunitas setempat.
Karena AFRICOM hanya merilis sedikit detail tentang operasi terbaru, belum jelas apakah ada korban sipil dalam serangan udara gabungan tersebut.
Negara Bagian Borno dan wilayah Danau Chad tetap menjadi pusat konflik panjang Nigeria melawan kelompok jihad seperti Boko Haram dan ISWAP.
Operasi yang menargetkan pimpinan senior—seperti serangan yang menewaskan Abu‑Bilal al‑Minuki—dirancang untuk melemahkan struktur komando dan koordinasi jaringan militan tersebut. Namun para analis memperingatkan bahwa keberhasilan jangka panjang biasanya membutuhkan tekanan militer berkelanjutan sekaligus upaya stabilisasi dan pembangunan di tingkat lokal.
Serangan udara gabungan terbaru menunjukkan bahwa kerja sama internasional kemungkinan akan terus memainkan peran penting dalam upaya Nigeria menahan ekspansi kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di kawasan tersebut.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Komando Afrika AS (AFRICOM) mengatakan serangan udara gabungan dengan Nigeria menargetkan ISIS di timur laut Nigeria pada hari Minggu, beberapa hari setelah operasi 16 Mei 2026 di Metele, Borno yang menewaskan Abu‑Bil...
Komando Afrika AS (AFRICOM) mengatakan serangan udara gabungan dengan Nigeria menargetkan ISIS di timur laut Nigeria pada hari Minggu, beberapa hari setelah operasi 16 Mei 2026 di Metele, Borno yang menewaskan Abu‑Bil... Operasi tersebut merupakan bagian dari kampanye melawan Islamic State West Africa Province (ISWAP) dan menunjukkan semakin eratnya kerja sama militer AS–Nigeria.
Meski tidak ada laporan korban sipil dari serangan terbaru, kampanye udara Nigeria sebelumnya mendapat sorotan dari kelompok HAM karena dugaan korban warga sipil.