Di usianya yang ke-41 tahun, Ronaldo mencatatkan rekor baru: menjadi pemain tertua yang pernah menjadi starter dalam laga Piala Dunia . Ia juga tampil di Piala Dunia keenamnya (2006–2026), sebuah rekor yang hanya ia bagi bersama Lionel Messi
.
Namun, malam itu bukan miliknya. Bermain penuh 90 menit, Ronaldo mencatatkan nol tembakan tepat sasaran dan hanya menyentuh bola 25 kali — jumlah terendahnya dalam laga turnamen besar mana pun .
Lebih parah lagi, ia kini telah menjalani 10 pertandingan turnamen besar beruntun (Piala Dunia dan Piala Eropa) tanpa satu pun gol. Ini adalah paceklik gol turnamen paling parah dalam karier internasionalnya . Jika dirinci, Ronaldo sudah 5 pertandingan Piala Dunia berturut-turut tanpa gol dan gol non-penalti terakhirnya di turnamen besar terjadi pada 19 Juni 2021
.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memberikan dua sinyal berbeda soal performa kaptennya.
Pembelaan: Martinez menegaskan "tidak masuk akal" untuk menarik Ronaldo keluar. "Saat kami butuh gol, Cristiano harus ada di lapangan," ujarnya tegas, menambahkan bahwa Ronaldo tetap menjadi pemain "penting" dan keputusan soal kapten didasarkan pada kondisi fisik, bukan usia .
Peringatan: Di sisi lain, Martinez tak menutup mata. Ia mengakui bahwa "kadang performa tidak sesuai dengan tantangan yang ada," mengindikasikan bahwa seluruh tim, termasuk Ronaldo, harus berbenah untuk laga selanjutnya .
Hasil laga ini membuat posisi Portugal terancam. Di laga Grup K lainnya, Kolombia sukses mengalahkan Uzbekistan 3-1. Klasemen sementara:
| Pos | Tim | PTS | Main | M | S | K | GF | GA | GD |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kolombia | 3 | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 1 | +2 |
| 2 | DR Congo | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 |
| 3 | Portugal | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 |
| 4 | Uzbekistan | 0 | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 3 | -2 |
Bagi DR Congo, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan. Ini adalah gol pertama dan poin pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia . Tim berjuluk "Leopards" ini baru tampil di Piala Dunia untuk kedua kalinya (sebelumnya pada 1974 dengan nama Zaire) dan berhasil menahan tim unggulan seperti Portugal. Mereka kini menjadi pesaing serius untuk lolos ke fase knockout
.