Pada 3 September 2026, ChatGPT/Codex, Claude, dan Grok mengalami gangguan dalam rentang waktu yang berdekatan. Downdetector mencatat lebih dari 35.000 laporan untuk ChatGPT di AS, lebih dari 1.400 untuk Claude, dan lebih dari 1.200 untuk Grok.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened during the simultaneous September 3, 2026 outages affecting OpenAI’s ChatGPT and Codex, Anthropic’s Claude services and models. Article summary: On September 3, several leading AI platforms failed in the same morning window: ChatGPT and Codex, Claude’s consumer and developer services, and Grok all showed elevated errors or unavailable responses. The evidence supp. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Pada 3 September 2026, sejumlah layanan AI besar mengalami masalah dalam periode yang saling beririsan: ChatGPT dan Codex milik OpenAI, Claude dari Anthropic, serta Grok dari xAI. Karena pengguna dari platform yang saling bersaing melaporkan kendala pada pagi yang sama waktu Pantai Pasifik AS, insiden ini tampak sangat mencolok.
Namun, kesimpulan terpenting justru perlu disikapi hati-hati: ini adalah gangguan yang terjadi bersamaan, bukan satu pemadaman tunggal yang telah terbukti. OpenAI menyebut adanya kesalahan perutean di layanannya sendiri. Sementara itu, laporan publik dan pemberitahuan dari penyedia lain tidak membuktikan adanya satu akar masalah teknis yang sama. 40
41
OpenAI menyatakan kesalahan perutean mulai terjadi sekitar pukul 07.43 PT pada 3 September—setara sekitar 21.43 WIB—dan membuat ChatGPT serta Codex tidak tersedia bagi sebagian pengguna di sejumlah platform. Solusi disebut telah diterapkan sekitar pukul 08.17 PT dan masih dalam pemantauan. 40
Insiden di laman status OpenAI dibuat pada 14.58 UTC, dengan keterangan “elevated errors” pada ChatGPT dan Codex. 17 Rekap pemberitahuan penyedia yang telah selesai kemudian menempatkan pemulihan OpenAI pada 16.55 UTC. Jika dihitung dari waktu mulai yang dilaporkan, pukul 07.43 PT atau 14.43 UTC, gangguan itu berlangsung sekitar 2 jam 12 menit. Dampaknya tidak merata untuk setiap pengguna.
40
41
Anthropic dan xAI juga mengalami kendala dalam periode yang lebih luas pada hari itu. Berdasarkan laporan yang mengacu pada pemberitahuan status mereka, insiden kesalahan model Anthropic dinyatakan selesai pada 16.16 UTC, sedangkan xAI kemudian melaporkan lalu lintas Grok telah kembali sehat pada 17.07 UTC. 41
Pengguna melaporkan gagal masuk, kesalahan saat mengobrol, respons yang tidak muncul, serta kesulitan mengakses layanan lewat web dan aplikasi. Data Downdetector yang dikutip saat insiden menunjukkan lonjakan laporan terbesar terjadi pada ChatGPT: lebih dari 35.000 laporan di Amerika Serikat. Pada saat yang sama, Claude menerima lebih dari 1.400 laporan dan Grok lebih dari 1.200 laporan. Di India, laporan yang sama mencatat lebih dari 2.800 laporan ChatGPT, sekitar 170 untuk Claude, serta lebih dari 70 untuk Grok. Angka tersebut adalah laporan pengguna—bukan jumlah pasti seluruh akun terdampak—tetapi menunjukkan gangguan ini dirasakan secara luas. 42
Laman status OpenAI mengonfirmasi peningkatan kesalahan pada ChatGPT dan Codex, lalu riwayat statusnya menandai insiden tersebut telah selesai. 17
20 Laporan pada saat kejadian menggambarkan dampak ChatGPT di web, perangkat seluler, dan desktop; jadi masalahnya tidak terbatas pada satu antarmuka saja.
39
50
Untuk Claude, laporan menyebut peningkatan kesalahan pada beberapa model, termasuk Mythos/Fable 5.1, Mythos/Fable 5, Opus 5, Opus 4.8, dan Opus 4.6. Pembaruan berikutnya menyatakan banyak model sudah kembali ke tingkat kesalahan normal, tetapi Opus 4.8 dan Opus 5 terdampak lebih lama. 36
47
49
xAI mengakui Grok sedang mengalami masalah, dan laporan berikutnya menyebut lalu lintas layanannya kembali sehat setelah insiden tersebut. 49
41
Dalam laporan awal, Google Gemini kerap digambarkan sebagai pesaing utama yang tampaknya tetap dapat dipakai ketika ChatGPT, Claude, dan Grok bermasalah. Tetapi gambaran itu perlu dibaca dengan hati-hati. Liputan lain juga mencatat keluhan terkait Gemini di Downdetector, sedangkan bukti yang tersedia tidak menunjukkan adanya insiden resmi dari Google. 44
48
Dalam praktiknya, satu layanan dapat terlihat normal bagi sebagian pengguna sementara pengguna lain mengalami peningkatan kesalahan. Pelacak gangguan seperti Downdetector berguna sebagai sinyal awal, tetapi bukan pengganti laporan insiden dari penyedia atau pemantauan aplikasi secara langsung.
Bagi banyak tim, dampaknya bukan sekadar tidak bisa menanyakan sesuatu kepada chatbot. Saat asisten pemrograman atau alur kerja berbasis agen tidak tersedia, pekerjaan pengembangan perangkat lunak dapat terhenti. Ketika API mengembalikan error, fitur produk dan otomasi internal yang bergantung padanya dapat mengantre, gagal, atau harus ditangani manual. Alur kerja riset juga terdampak bila alat untuk pencarian, sintesis, atau tugas berdurasi panjang tidak bisa digunakan.
Riwayat OpenAI sendiri menunjukkan luasnya layanan yang dapat terdampak dalam insiden platform AI: pemberitahuan terpisah baru-baru ini mencakup Codex, pencarian, agen, Deep Research, konektor, unggahan file, login, serta alur kerja yang bergantung pada GitHub. 19
24
25
29
Ini bukan berarti satu penyedia tertentu secara unik tidak andal. Pelajarannya adalah ketergantungan pada satu penyedia, satu model, atau satu lingkungan runtime agen dapat menjadi single point of failure dalam operasi bisnis.
Waktu kejadian memicu spekulasi karena sejumlah laporan mengaitkannya dengan rumor tentang pengumuman OpenAI mendatang bernama “Astra”, yang mungkin berhubungan dengan model generasi GPT-6. Namun, bukti yang tersedia tidak mendukung hubungan sebab-akibat tersebut.
Penjelasan OpenAI yang dilaporkan untuk gangguannya sendiri adalah kesalahan perutean. Tidak ada penyedia yang secara terbuka menghubungkan masalah serentak itu dengan Astra, GPT-6, atau peluncuran model. Kebetulan waktunya memang menghasilkan narasi yang menarik, tetapi tidak membuktikan kausalitas. 40
37
46
Peristiwa 3 September bukanlah gangguan pertama di pasar AI. Riwayat status xAI mencatat timeout Grok-2 pada 15 Januari 2025 yang berlangsung 3 jam 10 menit, serta gangguan structured output Grok-2 yang berlangsung 3 hari 21 jam. 2
3 Riwayat OpenAI juga mencatat insiden-insiden terpisah yang melibatkan tugas Codex, fungsi ChatGPT, dan alur kerja terkait API.
21
27
32
Catatan ini tidak bisa dipakai untuk menyusun peringkat keandalan antarpenyedia. Bukti yang tersedia tidak memberikan definisi yang sebanding mengenai waktu henti, jumlah pengguna terdampak, atau cakupan layanan. Namun, bukti tersebut mendukung kesimpulan yang lebih terbatas: gangguan adalah risiko operasional yang wajar diperhitungkan oleh tim yang membangun proses penting di atas layanan AI terkelola.
Organisasi yang memakai AI untuk pekerjaan produksi dapat mengurangi dampak insiden penyedia dengan menyiapkan kegagalan sebelum terjadi:
Gangguan 3 September terasa tidak biasa karena beberapa layanan AI terkenal tampak gagal dalam waktu hampir bersamaan. Namun pelajaran besarnya sederhana: ketahanan operasional bukan soal menebak kapan gangguan berikutnya terjadi, melainkan memastikan satu insiden penyedia tidak menghentikan pekerjaan yang esensial. 41
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 3 September 2026, ChatGPT/Codex, Claude, dan Grok mengalami gangguan dalam rentang waktu yang berdekatan.
Pada 3 September 2026, ChatGPT/Codex, Claude, dan Grok mengalami gangguan dalam rentang waktu yang berdekatan. Downdetector mencatat lebih dari 35.000 laporan untuk ChatGPT di AS, lebih dari 1.400 untuk Claude, dan lebih dari 1.200 untuk Grok.
Insiden ini menegaskan bahwa gangguan AI dapat menghentikan pekerjaan coding, otomasi API, dan riset—bukan hanya percakapan dengan chatbot.