Pada 2 Juni 2026, fans Destiny melancarkan protes digital terorganisir, membanjiri chat siaran langsung State of Play Sony dengan 'Destiny 3' dan ' WeWantDestiny3' untuk menuntut sekuel setelah Bungie mengkonfirmasi p... Ledakan protes ini dipicu oleh tiga kabar buruk: pengumuman Bungie bahwa update 'Monument of Tri...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened during Sony's June 2026 State of Play when Destiny fans organized a coordinated campaign to flood the livestream chats demandi. Article summary: On **June 2, 2026**, Destiny fans executed a coordinated campaign to flood the Twitch chat of Sony's State of Play livestream, spamming "Destiny 3," "#WeWantDestiny3," and related messages throughout the entire broadcast. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "24K signatures in hours: Destiny fans demand Sony greenlight Destiny 3 after reports say it's not in development. #Destiny2 #Destiny3 #Bungie #" source context "Instagram" Reference image 2: visual subject "24K signatures in hours: Destiny fans demand Sony greenlight Destiny 3 after reports say it's not in develo
Acara State of Play PlayStation pada 2 Juni 2026 seharusnya menjadi panggung untuk memamerkan judul-judul besar yang akan datang seperti Marvel's Wolverine. Namun, selama satu jam penuh, acara itu berubah menjadi panggung untuk satu tuntutan tunggal yang memekakkan telinga . Para penggemar mengorganisir pengambilalihan kolom komentar (chat) resmi di Twitch dan YouTube, secara sistematis menenggelamkan setiap trailer dan pengumuman dengan banjir pesan tanpa henti yang meneriakkan "Destiny 3" dan tagar #WeWantDestiny3, lengkap dengan emote khusus yang dibuat oleh streamer kenamaan, Aztecross
.
Protes ini tidak terjadi dalam semalam. Ini adalah puncak ledakan dari serangkaian berita buruk yang telah meyakinkan sebuah komunitas bahwa waralaba (franchise) yang mereka cintai sedang sengaja dihentikan tanpa masa depan.
Aksi pembajakan kolom komentar yang terkoordinasi ini mulai terbentuk setelah periode 10 hari yang membawa bencana bagi para penggemar Destiny.
1. Bungie Umumkan Akhir dari Destiny 2
Pada 21 Mei 2026, melalui sebuah postingan blog berjudul "Setiap Akhir Adalah Awal yang Baru," Bungie mengonfirmasi berakhirnya pengembangan aktif untuk game live-service shooter ini setelah hampir satu dekade. Update konten terakhir, yang dinamai Monument of Triumph, dijadwalkan rilis pada 9 Juni 2026. Setelah tanggal tersebut, server Destiny 2 akan tetap daring (online), tetapi game akan memasuki mode pemeliharaan tanpa ekspansi, musim, atau konten cerita baru apa pun .
2. PHK Massal dan Tidak Ada Proyek Penerus
Di hari yang sama, jurnalis Bloomberg Jason Schreier melaporkan bahwa Bungie, yang kini dimiliki oleh Sony, sedang mempersiapkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran lagi—yang ketiga kalinya sejak akuisisi Sony senilai $3,6 miliar pada tahun 2022 . Sumber-sumber mengatakan kepada Schreier bahwa Bungie belum menyetujui (greenlit) game baru apa pun yang bisa menjadi proyek lanjutan bagi tim pengembang Destiny 2 saat ini. Ini menegaskan kepada para penggemar bahwa Destiny 3 bukan sekadar tidak diumumkan; proyek itu sama sekali tidak dalam produksi aktif
. Bahkan, mayoritas karyawan biasa Bungie dilaporkan baru tahu bahwa game mereka akan berakhir bersamaan dengan pengumuman ke publik
.
3. Sony Promosikan Marathon sebagai Prioritas
Dalam acara yang justru ingin diganggu oleh para penggemar, Sony secara mencolok menampilkan Marathon Season 2 . Game extraction shooter ini, yang sendiri sedang berjuang untuk mempertahankan pemainnya sejak peluncuran awal, disajikan sebagai fokus utama baru Bungie
. Bagi para penggemar Destiny, menyaksikan alam semesta (universe) yang mereka cintai secara resmi ditutup sementara sumber daya studio dialihkan ke judul lain terasa seperti sebuah provokasi yang disengaja
.
Respons penggemar berlangsung cepat dan memiliki banyak sisi, bergerak melampaui sekadar petisi menjadi kampanye pembangkangan sipil digital skala penuh.
Realitas yang meredam kemarahan para penggemar cukup pahit. Hingga protes ini terjadi, Bungie belum memiliki proyek yang disetujui untuk menjadi tempat transisi bagi tim Destiny 2. Karyawan internal dilaporkan sedang melempar ide dan membuat purwarupa (prototype), tetapi belum ada satu pun—termasuk potensi babak baru di semesta Destiny—yang mendapatkan lampu hijau . Pihak Sony dan Bungie belum mengeluarkan respons publik apa pun terhadap petisi atau protes ini
.
Seruan perang #WeWantDestiny3 kini membayangi sebuah studio dalam masa transisi dan basis penggemar yang sedang memberontak, menunggu untuk melihat apakah kemarahan yang terkoordinasi ini dapat mengubah peta jalan perusahaan yang, untuk saat ini, tidak memiliki ruang untuk Sang Pengembara (The Traveler).
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 2 Juni 2026, fans Destiny melancarkan protes digital terorganisir, membanjiri chat siaran langsung State of Play Sony dengan 'Destiny 3' dan ' WeWantDestiny3' untuk menuntut sekuel setelah Bungie mengkonfirmasi p...
Pada 2 Juni 2026, fans Destiny melancarkan protes digital terorganisir, membanjiri chat siaran langsung State of Play Sony dengan 'Destiny 3' dan ' WeWantDestiny3' untuk menuntut sekuel setelah Bungie mengkonfirmasi p... Ledakan protes ini dipicu oleh tiga kabar buruk: pengumuman Bungie bahwa update 'Monument of Triumph' pada 9 Juni menandai akhir perjalanan sembilan tahun Destiny 2, laporan Bloomberg tentang PHK besar besaran tanpa a...
Sebuah petisi Change.org yang menuntut Sony segera memulai pengembangan Destiny 3 kini telah mengumpulkan lebih dari 338.000 tanda tangan, sebuah acara login massal 'server slam' direncanakan pada 9 Juni, dan beberapa...