Pemutusan perjanjian itu terjadi ketika sejumlah laporan menyoroti pembersihan game berkualitas rendah—sering disebut “shovelware”—di PlayStation Store. Karena waktunya berdekatan, media dan komunitas game menduga katalog Ternox mungkin ikut terhapus akibat proses otomatis atau kesalahan klasifikasi.
Meski demikian, laporan yang tersedia tidak membuktikan bahwa Sony menghentikan kerja sama dengan Ternox karena studio tersebut dinilai membuat shovelware. Sebaliknya, game-game Ternox diberitakan sebagai rilisan indie yang sah.
STONKS-9800, judul Ternox yang paling dikenal, masih berada dalam Steam Early Access dan mendapat sambutan positif dari pengguna Steam. Pada saat itu, laporan menyebut game tersebut telah terjual 100.000 kopi dan memiliki 97 persen ulasan positif.
Dengan demikian, salah klasifikasi atau kesalahan sistem merupakan kemungkinan yang masuk akal, tetapi belum menjadi penjelasan yang terkonfirmasi. Sony tidak mengungkapkan alasan resminya, sedangkan Ternox mengatakan mereka juga tidak menerima alasan apa pun.
Ternox meminta publik membagikan pernyataan mereka dengan harapan PlayStation akan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Perselisihan itu kemudian mendapat perhatian dari penggemar dan media game, sebelum studio mengumumkan bahwa aksesnya telah dipulihkan.
Urutan waktunya menunjukkan bahwa perhatian publik muncul sebelum keputusan dibalik. Namun, hal itu belum membuktikan bahwa tekanan dari penggemar atau media secara langsung menyebabkan Sony berubah pikiran. Tidak ada keterangan publik yang menjelaskan proses internal di balik pemulihan tersebut.
Pada 20 Agustus, Ternox mengatakan PlayStation telah memulihkan akses mereka. Game-game yang sudah dirilis akan tetap tersedia untuk dibeli, dan studio kembali dapat merilis game di platform tersebut. Laporan juga menyebut STONKS-9800 kembali ditargetkan hadir di PS5 setelah versi finalnya selesai.
Sejumlah laporan menggambarkan pembalikan keputusan ini sebagai koreksi atas kesalahan yang berkaitan dengan pembersihan PlayStation Store. Namun, pilihan kata tersebut perlu diperhatikan: bukti yang tersedia hanya menunjukkan bahwa Sony tampaknya mengakui atau memperbaiki sebuah kesalahan, bukan memberikan penjelasan publik secara terperinci tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Pemulihan akses belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai rilis STONKS-9800 di PS5. Waktu peluncuran, cakupan versi konsol, status sertifikasi, serta kemungkinan hadirnya edisi fisik masih belum jelas.
Game tersebut masih berada dalam Steam Early Access, sementara Ternox juga telah membicarakan versi untuk Xbox dan Nintendo Switch.
Sebelum masalah dengan PlayStation muncul, Ternox berharap dapat merilis versi PS5 pada 2027, termasuk dalam bentuk cakram fisik. Rencana itu sempat terganggu akibat penghentian perjanjian, dan laporan yang tersedia belum mencantumkan tanggal rilis baru atau memastikan bahwa edisi fisik benar-benar akan hadir.
Belum, setidaknya berdasarkan laporan yang menjadi rujukan. Sony tidak mengeluarkan penjelasan publik mengenai alasan penghentian perjanjian pengembang dan penerbit dengan Ternox. Tidak ada pula penjelasan terbuka yang mendetail mengenai alasan pemulihan akses tersebut.
Kesimpulan yang paling aman berdasarkan bukti saat ini lebih terbatas daripada tuduhan awal: Ternox melaporkan penghentian kerja sama tanpa alasan yang mengancam 13 game serta versi PS5 STONKS-9800. Setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik, PlayStation memulihkan akses studio dan kembali membuka peluang rilis game tersebut di PS5.
Pembalikan keputusan ini mengindikasikan kemungkinan adanya kesalahan atau salah klasifikasi, tetapi alasan pasti dari Sony masih belum diketahui.