Di Computex 2026, Nvidia dan Foxconn mengonfirmasi bahwa platform AI Vera Rubin akan memasuki produksi massal pada paruh kedua 2026, menempatkan Foxconn sebagai produsen utama infrastruktur AI generasi terbaru Nvidia. Foxconn melaporkan rekor pendapatan Q1 2026 sebesar NT$2,11 triliun (sekitar Rp1.053 triliun), melo...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened at the meeting between Nvidia CEO Jensen Huang and Foxconn Chairman Young Liu at Computex 2026, and what does it reveal about. Article summary: At Computex 2026 in Taipei on June 3, Nvidia CEO Jensen Huang and Foxconn Chairman Young Liu appeared together to showcase the Vera Rubin AI platform and underscore a rapidly deepening partnership that is turning Foxconn. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Nvidia CEO Jensen Huang (黃仁勳) is set to open Computex 2026 with a GTC Taipei speech on AI computing and next-generation technology. # Video. ## **Taiwan News**. Nvidia CEO Jensen" source context "2.4K views | Nvidia CEO Jensen Huang (黃仁勳) is set to open Computex 2026 with a GTC Taipei speech on AI computing and
Transformasi Foxconn dari perakit iPhone terbesar di dunia menjadi mitra infrastruktur AI paling krusial bagi Nvidia kini telah genap. Di ajang Computex 2026 di Taipei pada 3 Juni lalu, CEO Nvidia Jensen Huang dan Chairman Foxconn Young Liu tampil bersama untuk memamerkan platform AI Vera Rubin. Namun, kehadiran mereka bersama itu menandakan sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar peluncuran produk . Pertemuan tersebut menegaskan bahwa Foxconn telah mengamankan perannya sebagai produsen utama sekaligus mitra strategis untuk perangkat keras fisik yang mendukung ledakan AI global, dengan inisiatif yang membentang di tiga benua.
Pengumuman utamanya berpusat pada platform Vera Rubin, arsitektur komputasi AI generasi terbaru Nvidia. Huang mengonfirmasi bahwa platform ini tengah "meningkat menuju produksi penuh", dengan produsen server papan atas Taiwan—dipimpin oleh Foxconn—membangun sistem berbasis Vera Rubin dalam skala besar .
Foxconn tidak sekadar ikut serta dalam peluncuran ini; mereka berada di barisan terdepan. Perusahaan ini akan memimpin produksi server Vera Rubin mulai pertengahan 2026, dengan target produksi massal penuh di paruh kedua tahun ini . Laporan dari rantai pasok Taiwan menunjukkan Foxconn telah memulai persiapan, dengan produksi percobaan dijadwalkan pada Juni dan pengiriman volume diharapkan mulai Juli
. Skala ambisinya sangat besar: Foxconn menargetkan pengiriman 40.000 kabinet server Vera Rubin pada tahun 2028
.
Foxconn tiba di Computex 2026 dalam posisi keuangan terkuatnya sepanjang masa, hasil langsung dari pembangunan infrastruktur AI ini. Perusahaan mencatat pendapatan konsolidasi Q1 2026 sebesar NT$2,11 triliun (US$66,95 miliar), meningkat sekitar 30% dari tahun ke tahun . Bulan Maret sendiri mencetak rekor pendapatan bulanan di angka NT$803,7 miliar (US$25,1 miliar), naik 45,6% dari tahun sebelumnya
.
Foxconn kini menguasai sekitar 40% pangsa pasar server AI global dan memperkirakan pengiriman server AI sepanjang tahun 2026 akan lebih dari dua kali lipat . Chairman Young Liu menggambarkan pertumbuhan pengiriman rak server AI yang "dua digit tinggi" secara kuartalan, dengan pendapatan server AI Q2 2026 diproyeksikan naik hampir dua kali lipat baik secara kuartalan maupun tahunan
.
Anak perusahaan cloud dan AI Foxconn, Foxconn Industrial Internet, semakin memperkuat gambaran ini. Mereka melaporkan pendapatan Q1 2026 sebesar RMB 251,1 miliar, melonjak 56,5% dari tahun ke tahun, dengan pendapatan server AI dari penyedia layanan cloud meningkat lebih dari tiga kali lipat dan pengiriman kabinet AI GPU tumbuh 3,8 kali lipat .
Nvidia dan Foxconn bersama-sama membangun pusat superkomputer senilai US$1,4 miliar (sekitar Rp22 triliun) di Kaohsiung, Taiwan, yang dijadwalkan selesai pada paruh pertama tahun 2026 . Fasilitas berkapasitas 27 megawatt ini dirancang untuk menjadi kluster GPU canggih terbesar di Taiwan dan pusat data pertama di Asia yang ditenagai oleh chip Blackwell GB300 Nvidia—pendahulu langsung dari platform Vera Rubin
.
Pertama kali diumumkan pada Computex 2024, lokasi di Kaohsiung ini berfungsi sebagai jangkar fisik dari kemitraan ini. Pusat ini akan menampung 10.000 GPU Nvidia Blackwell yang disediakan oleh anak perusahaan Foxconn, Big Innovation Company, menyediakan infrastruktur komputasi bagi para peneliti, startup, dan industri di seluruh Taiwan .
Proyek paling futuristik dari kemitraan ini adalah pabrik manufaktur server AI baru di Houston, Texas. Foxconn dan Nvidia sedang dalam diskusi lanjutan untuk mengerahkan robot humanoid di fasilitas ini, yang akan merakit server AI GB300 milik Nvidia . Jika diselesaikan, ini akan menjadi pertama kalinya produk Nvidia diproduksi dengan bantuan robot humanoid, dan lini produksi server AI pertama Foxconn yang menggunakannya
.
Foxconn berencana mengintegrasikan robot yang didukung oleh model Isaac GR00T N dari Nvidia, dengan target penerapan awal pada Q1 2026 . Robot-robot ini diharapkan dapat melakukan tugas seperti operasi "ambil-dan-tempatkan" (pick-and-place), penyisipan kabel, dan perakitan produk dasar
. Foxconn menggambarkan lokasi Houston ini sebagai "pabrik pintar AI terdepan kelas dunia"
. Pabrik ini adalah bagian dari strategi Nvidia yang lebih luas untuk memproduksi superkomputer AI sepenuhnya di Amerika Serikat, bersama dengan fasilitas lain di Dallas bersama Wistron
.
Foxconn saat ini memproduksi sekitar 1.000 rak server AI per minggu untuk Nvidia dan tengah meningkatkan kapasitas itu sepanjang tahun 2026 . Namun, pertemuan di Computex 2026 menegaskan bahwa hubungan ini melampaui kesepakatan manufaktur kontrak tradisional.
Aliansi ini kini mencakup tiga domain penting: produksi volume tinggi perangkat keras AI paling canggih milik Nvidia di Taiwan, fasilitas superkomputer unggulan di Kaohsiung yang berfungsi sebagai sumber daya AI nasional, dan pabrik otomatis generasi terbaru di Texas yang mewujudkan visi "pabrik AI" Nvidia. Foxconn memanfaatkan teknologi kembar digital Nvidia Omniverse untuk menyimulasikan dan mengoptimalkan lini produksi ini secara virtual sebelum penerapan fisiknya .
Seperti yang digambarkan oleh Jensen Huang, peluncuran Vera Rubin bisa menjadi "peluncuran produk terbesar yang pernah disaksikan oleh industri elektronik Taiwan" . Pertemuan antara Huang dan Liu menegaskan bahwa Foxconn tidak hanya ikut serta dalam perjalanan ini—melainkan Foxconn adalah kendaraannya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Di Computex 2026, Nvidia dan Foxconn mengonfirmasi bahwa platform AI Vera Rubin akan memasuki produksi massal pada paruh kedua 2026, menempatkan Foxconn sebagai produsen utama infrastruktur AI generasi terbaru Nvidia.
Di Computex 2026, Nvidia dan Foxconn mengonfirmasi bahwa platform AI Vera Rubin akan memasuki produksi massal pada paruh kedua 2026, menempatkan Foxconn sebagai produsen utama infrastruktur AI generasi terbaru Nvidia. Foxconn melaporkan rekor pendapatan Q1 2026 sebesar NT$2,11 triliun (sekitar Rp1.053 triliun), melonjak 30% berkat permintaan server AI yang diperkirakan akan berlipat ganda pada tahun 2026.
Kemitraan ini melampaui manufaktur dengan proyek infrastruktur bersama, termasuk pusat superkomputer senilai Rp22 triliun di Taiwan dan pabrik AI di Texas yang akan dioperasikan oleh robot humanoid.