Song Yadong menutup UFC Shanghai dengan kejutan besar di kandangnya sendiri. Petarung China itu menghentikan Umar Nurmagomedov—mantan penantang gelar dan petarung peringkat No. 2 kelas bantam—dengan pukulan uppercut kanan pada menit 1:48 ronde kedua. Song sebelumnya dilaporkan sebagai underdog sekitar 5 banding 1.
1
2
4
Kemenangan tersebut memberinya bonus Performance of the Night senilai US$100.000 dan langsung menempatkannya dalam pembicaraan perebutan gelar kelas bantam 135 pon. Namun, beberapa detik setelah laga dihentikan, perhatian beralih ke insiden antara Song dan Usman Nurmagomedov, saudara Umar.
7
11
Uppercut yang mengubah jalannya laga
Pada ronde pertama, Song harus berhati-hati menghadapi ancaman gulat Umar. Ia tampak kesulitan mengembangkan serangan dan setidaknya satu penilaian tidak resmi memberikan ronde itu kepada Umar.
3
4
13
Memasuki ronde kedua, Umar kembali berusaha mendekat untuk melakukan takedown. Song mampu menggagalkan upaya tersebut. Ketika Umar menunduk dan bergerak maju, Song melepaskan uppercut kanan pendek yang mendarat di sekitar telinga. Beberapa pukulan lanjutan kemudian membuat wasit Marc Goddard menghentikan pertandingan.
5
11
Hasil resminya: Song Yadong menang atas Umar Nurmagomedov melalui KO, ronde kedua, 1:48. Bagi Umar, kekalahan itu merupakan yang kedua sepanjang karier profesionalnya. Bagi Song, ini menjadi kemenangan pernyataan atas salah satu penantang paling diperhitungkan di divisi tersebut dan, menurut laporan seusai laga, kemenangan KO UFC pertamanya.
1
5
Mengapa Usman Nurmagomedov menuai kritik?
Usman, yang berada di sudut Umar, langsung melompati pagar dan masuk ke dalam Octagon setelah melihat saudaranya terjatuh. Ia tampaknya ingin segera mendekati Umar, tetapi waktunya bertepatan dengan Song yang sedang berlari merayakan kemenangan.
12
51
52
Rekaman video memperlihatkan Usman mendorong Song. Setelah itu, ia tampak memulai gerakan sikut belakang atau sikut berputar sebelum menariknya kembali. Tidak ada sikut yang mengenai Song dan situasi tersebut tidak berkembang menjadi perkelahian panjang.
34
35
37
Di sinilah kontroversinya muncul. Rekaman mendukung adanya persilangan gerak, dorongan, dan gerakan menyerupai serangan, tetapi tidak bisa memastikan niat Usman. Sebagian penonton menilainya sebagai upaya menyerang, sedangkan pihak lain melihatnya sebagai reaksi spontan ketika keduanya hampir bertabrakan. Hingga laporan yang tersedia, belum ada sanksi resmi dari UFC atau komisi atletik yang dikonfirmasi.
38
44
Yang jelas, personel sudut tidak seharusnya masuk ke dalam arena sebelum prosedur medis pascapertandingan dilakukan. Daniel Cormier juga mengakui bahwa Usman tidak diperbolehkan berada di dalam Octagon pada saat itu, meski ia membela alasan Usman yang ingin memeriksa kondisi Umar.
12
47
48
51
Bantahan Usman dan pembelaan Daniel Cormier
Usman membantah bahwa dirinya berniat memukul Song. Dalam pernyataan seusai acara, ia berkata, “Kalau saya memang ingin melakukannya, saya pasti sudah memukulnya,” sembari meminta para pengkritik untuk tenang.
35
39
Cormier memiliki pembacaan berbeda terhadap video tersebut. Menurutnya, Song berlari ke arah Usman, lalu Usman bereaksi dengan mengulurkan tangan untuk mencegah tabrakan. Cormier menegaskan bahwa Usman tidak menyikut atau menyerang Song. Namun, ia tetap menyebut masuknya Usman ke dalam Octagon sebelum mendapat izin sebagai tindakan yang tidak semestinya.
47
48
51
Respons publik jauh lebih keras. Sejumlah penggemar dan anggota komunitas MMA menyerukan tindakan disipliner, pencabutan kredensial Usman sebagai anggota sudut, bahkan mempertanyakan peluangnya mendapatkan kesempatan bertarung di UFC. Semua itu merupakan reaksi terhadap rekaman video, bukan bukti bahwa sudah ada putusan resmi.
38
Setelah keributan, muncul momen sportivitas
Meski sempat terlihat kacau, insiden tersebut tidak berubah menjadi brawl berkepanjangan. Laporan seusai laga menyebut Khabib Nurmagomedov membantu membersihkan darah di sekitar luka pada mata Song. Song sendiri justru memuji tim Nurmagomedov setelah pertandingan.
56
Umar juga dilaporkan menyampaikan bahwa dirinya baik-baik saja dan berniat kembali bertarung. Materi yang tersedia tidak memberikan penilaian medis terperinci, sehingga kesimpulan yang paling aman adalah bahwa kubu Umar memandang kekalahan ini sebagai hambatan yang ingin dilewati, bukan akhir kariernya.
Apakah Song layak mendapat kesempatan perebutan gelar?
Song langsung menyampaikan keinginannya setelah kemenangan: ia ingin menghadapi pemenang laga Petr Yan melawan Merab Dvalishvili. Secara olahraga, permintaan itu punya dasar kuat. Ia baru saja mengalahkan petarung peringkat No. 2 dengan cara yang sangat meyakinkan, setelah sebelumnya berstatus underdog besar.
19
23
24
Namun, kesempatan perebutan gelar tidak otomatis menjadi miliknya. Pada Januari, Song kalah angka mutlak dari mantan juara Sean O’Malley di UFC 324. O’Malley pun masih berada dalam persaingan untuk mendapatkan laga gelar. Di sisi lain, hasil pertarungan Yan–Dvalishvili akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah divisi kelas bantam.
19
20
25
26
Dengan demikian, UFC menghadapi pilihan matchmaking yang belum selesai. Penampilan Song di Shanghai bisa disebut sebagai alasan terkuat untuk memberinya laga gelar berikutnya, tetapi promotor tetap dapat mempertimbangkan kemenangan O’Malley sebelumnya, hasil laga Yan–Dvalishvili, serta nilai komersial dari setiap pasangan yang mungkin dibuat.
21
22
24
Kesimpulannya, Song mengubah laga utama di kampung halamannya menjadi kemenangan yang menentukan karier. Insiden Usman menambah kontroversi, tetapi tidak mengubah hasil resmi. Momen yang benar-benar mengubah posisi Song di divisi kelas bantam adalah uppercut yang menjatuhkan Umar—bukan nyaris terjadinya benturan setelah pertandingan.