Anthropic membuka kantor Seoul pada 17 Juni 2026 dan menandatangani nota kesepahaman keselamatan AI dengan Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan, disertai kemitraan dengan Naver, Samsung SDS, LG CNS, Nexon, serta se... Ekspansi ini merupakan bagian dari upaya Korea Selatan memperluas kemitraan AI global dan mengam...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What factors led to Anthropic opening a Seoul office and signing an AI safety MOU with South Korea's Ministry of Science and ICT on June 17,. Article summary: Here is the direct answer based on the provided sources.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Dalam rentang lima hari pada Juni 2026, Anthropic menghadapi dua perkembangan yang tampak bertolak belakang. Pada 17 Juni, perusahaan di balik Claude membuka kantor di Seoul dan memperluas kerja sama dengan pemerintah, perusahaan, serta lembaga akademik Korea Selatan. Namun, lima hari sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat memerintahkan Anthropic menghentikan akses ke dua model AI tercanggihnya—Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5—bagi seluruh warga negara asing di mana pun mereka berada .
Dua peristiwa ini tidak memiliki hubungan sebab-akibat langsung. Meski demikian, waktunya memperlihatkan dilema besar yang kini dihadapi perusahaan AI terdepan: mengejar ekspansi global sembari mematuhi pembatasan keamanan nasional yang semakin ketat.
Pembukaan kantor Seoul merupakan hasil dari persiapan dan pembicaraan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Korea Selatan sedang berupaya memperluas kerja sama AI internasionalnya, tidak hanya bergantung pada kemitraan yang sudah ada dengan perusahaan seperti OpenAI .
Pembicaraan dengan Anthropic mulai mengemuka setelah Menteri Sains Korea Selatan Bae Kyung-hoon bertemu dengan CEO Anthropic Dario Amodei dalam India AI Impact Summit di New Delhi pada Februari 2026 . Bagi Seoul, kerja sama ini membuka akses ke salah satu pengembang model AI terdepan sekaligus memperkuat agenda keselamatan dan keamanan siber.
Bersamaan dengan pembukaan kantor, Anthropic mengumumkan kemitraan di berbagai bagian ekosistem AI Korea Selatan . Mitra korporasinya mencakup Naver, Samsung SDS, LG CNS, dan Nexon
.
Di bidang akademik, Anthropic bekerja sama dengan National AI Research Lab (NAIR), sebuah konsorsium yang mencakup KAIST, Korea University, Yonsei University, POSTECH, serta institusi lokal lainnya . Kemitraan ini diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem AI Korea Selatan dan memperluas penggunaan Claude di kalangan perusahaan, peneliti, dan organisasi setempat.
Bagian penting dari ekspansi tersebut adalah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) dengan Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan (MSIT) .
Melalui kerja sama ini, Artificial Intelligence Safety Institute (AISI) yang berada di bawah Electronics and Telecommunications Research Institute (ETRI) akan bekerja sama dengan Anthropic untuk mengembangkan keselamatan AI, termasuk mengevaluasi keamanan model dalam bahasa Korea .
Dalam aspek keamanan siber, MSIT dan Anthropic akan bersama-sama mengidentifikasi kerentanan AI serta berbagi keahlian dan informasi mengenai ancaman siber .
Korea Selatan bahkan telah memperoleh akses ke model keamanan siber Anthropic, Mythos, pada 3 Juni 2026 melalui keikutsertaan Korea Internet & Security Agency (KISA) dalam Project Glasswing, bersama sejumlah perusahaan besar Korea Selatan . Artinya, akses terhadap perangkat keselamatan AI tersebut sudah terjalin sebelum pengumuman kantor Seoul disampaikan kepada publik.
Pada 12 Juni 2026, hanya lima hari sebelum pembukaan kantor Seoul, Departemen Perdagangan AS mengeluarkan perintah pengendalian ekspor yang meminta Anthropic segera menangguhkan akses ke Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5 bagi warga negara asing, baik yang berada di dalam maupun di luar Amerika Serikat . Perintah itu juga mencakup karyawan Anthropic yang bukan warga negara AS
.
Perintah tersebut ditandatangani oleh Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick . Departemen Perdagangan menyebut dugaan jailbreak dengan implikasi terhadap keamanan nasional sebagai pemicu tindakan tersebut
. Fable 5 sendiri baru tersedia untuk publik pada 9 Juni, sehingga model itu ditarik hanya beberapa hari setelah dirilis
.
Anthropic mengatakan perusahaan tidak memiliki cara yang andal untuk memverifikasi kewarganegaraan setiap pengguna secara langsung di tingkat sistem. Karena itu, pembatasan yang hanya menyasar warga negara asing dinilai sulit diterapkan secara teknis.
Satu-satunya cara yang dianggap dapat memastikan kepatuhan adalah menonaktifkan kedua model untuk seluruh pelanggan di seluruh dunia . Anthropic menyatakan, “Dampak keseluruhan dari perintah ini adalah kami harus secara mendadak menonaktifkan Fable 5 dan Mythos 5 untuk semua pelanggan demi memastikan kepatuhan”
.
Perusahaan menyebut situasi itu sebagai sebuah “kesalahpahaman” dan mengatakan sedang berupaya memulihkan akses . Akses ke model Anthropic lainnya tidak terdampak
.
Cloud Security Alliance menggambarkan kasus ini sebagai pertama kalinya pemerintah AS secara langsung memaksa perusahaan AI mencabut akses ke versi model tertentu yang sudah digunakan secara komersial berdasarkan kewarganegaraan pengguna .
Anthropic dilaporkan membantah alasan yang digunakan pemerintah. Menurut perusahaan, demonstrasi yang dijadikan dasar tindakan tersebut bersifat terbatas dan tidak menunjukkan bahwa seluruh model telah berhasil dikompromikan . Anthropic juga memperingatkan bahwa jika standar serupa diterapkan secara luas, pengembangan dan penerapan model AI terdepan dapat dibatasi secara signifikan
.
Secara substansi, agenda di Seoul dan perintah ekspor AS merupakan dua hal yang berbeda.
Namun, keduanya menciptakan realitas bisnis yang canggung. Anthropic sedang membangun hubungan dengan perusahaan, peneliti, dan lembaga pemerintah Korea Selatan, sementara pada saat yang sama harus menutup akses ke model-model tercanggihnya bagi pengguna asing di seluruh dunia .
Penting dicatat, pengumuman kantor Seoul dan MOU dengan MSIT tidak secara khusus menjanjikan akses ke Fable 5 atau Mythos 5. Fokusnya adalah keselamatan AI, kerja sama keamanan siber, serta evaluasi model dalam bahasa Korea . Korea Selatan juga telah mendapatkan akses Mythos melalui Project Glasswing sebelum kabar mengenai penonaktifan global tersebut muncul
.
Rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa rumitnya posisi perusahaan AI terdepan. Di satu sisi, perusahaan membutuhkan kemitraan lintas negara untuk mengembangkan teknologi, menguji keselamatannya, dan membangun pasar. Di sisi lain, model yang sama dapat diperlakukan sebagai teknologi sensitif yang aksesnya dibatasi oleh pemerintah berdasarkan pertimbangan keamanan nasional.
Korea Selatan memilih jalur kemitraan: mengamankan akses ke perangkat keselamatan AI melalui Project Glasswing dan meresmikan kerja sama keselamatan AI dengan Anthropic. Amerika Serikat, sementara itu, menggunakan mekanisme pengendalian ekspor untuk membatasi akses terhadap model tertentu.
Pertanyaan besarnya adalah apakah negara-negara lain akan mengikuti pendekatan Korea Selatan melalui kerja sama langsung, atau justru menghadapi lanskap AI global yang semakin ditentukan oleh pembatasan ekspor dan kontrol akses nasional.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Anthropic membuka kantor Seoul pada 17 Juni 2026 dan menandatangani nota kesepahaman keselamatan AI dengan Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan, disertai kemitraan dengan Naver, Samsung SDS, LG CNS, Nexon, serta se...
Anthropic membuka kantor Seoul pada 17 Juni 2026 dan menandatangani nota kesepahaman keselamatan AI dengan Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan, disertai kemitraan dengan Naver, Samsung SDS, LG CNS, Nexon, serta se... Ekspansi ini merupakan bagian dari upaya Korea Selatan memperluas kemitraan AI global dan mengamankan akses ke teknologi keselamatan AI, termasuk akses ke model keamanan siber Mythos melalui Project Glasswing pada 3 J...
Lima hari sebelumnya, Departemen Perdagangan AS memerintahkan Anthropic menangguhkan akses warga negara asing ke Fable 5 dan Mythos 5.