Masuknya institusi penting karena Zcash selama ini dianggap sebagai aset kripto yang relatif niche dibandingkan Bitcoin atau Ethereum. Ketika sebuah dana kripto besar mempublikasikan tesis investasinya, banyak trader mulai meninjau ulang potensi jangka panjang aset tersebut.
Sebagian investor juga menilai minat baru ini sebagai kembalinya fokus pada nilai dasar kripto, yakni privasi dan prinsip “cypherpunk” yang menjadi fondasi awal gerakan cryptocurrency.
Faktor penting lainnya adalah listing Zcash di platform trading Robinhood pada April. Platform ini memiliki puluhan juta akun yang telah didanai, sehingga listing tersebut memperluas basis calon pembeli secara signifikan.
Biasanya, listing di platform besar memicu kenaikan harga karena:
Dalam kasus Zcash, momentum ini bertepatan dengan meningkatnya minat terhadap cryptocurrency yang berfokus pada privasi, sehingga permintaan ikut terdorong.
Momentum juga diperkuat oleh komentar publik dari tokoh kripto terkenal.
Pendiri BitMEX, Arthur Hayes, beberapa kali menyatakan pandangan bullish terhadap Zcash. Dalam komentarnya, ia menyebut ZEC berpotensi mencapai $400 dalam waktu dekat, bahkan mengutarakan proyeksi jangka panjang yang jauh lebih ambisius.
Hayes juga pernah menyatakan bahwa harga ZEC pada akhirnya bisa mencapai sekitar 10% dari harga Bitcoin.
Di pasar kripto, opini dari investor berpengaruh sering memicu efek FOMO (fear of missing out), ketika trader berbondong-bondong masuk setelah melihat dukungan dari figur besar.
Lonjakan harga ZEC juga diperkuat oleh dinamika pasar derivatif.
Data menunjukkan open interest pada kontrak futures perpetual naik hingga sekitar $1,24 miliar, tertinggi dalam sekitar empat bulan. Hal ini menandakan peningkatan besar dalam aktivitas trading dengan leverage.
Saat harga naik, banyak trader yang sebelumnya membuka posisi short terpaksa menutup posisi mereka. Dalam salah satu lonjakan harga, tercatat lebih dari $10 juta posisi short dilikuidasi, yang menambah tekanan beli dan mempercepat reli.
Fenomena ini dikenal sebagai short squeeze, yang sering membuat pergerakan harga kripto menjadi sangat cepat.
Dari sisi grafik, analis teknikal melihat beberapa sinyal positif.
Salah satu yang paling banyak dibahas adalah pola cup‑and‑handle, dengan garis resistensi (neckline) di sekitar $625–$650. Jika harga menembus area tersebut dengan kuat, target teknikal diperkirakan bisa mencapai sekitar $1.091.
Selain itu, muncul juga sinyal golden cross, yaitu ketika rata‑rata pergerakan jangka pendek menembus ke atas rata‑rata jangka panjang—indikasi klasik bahwa momentum bullish jangka panjang sedang menguat.
Kombinasi sinyal ini membuat sebagian analis percaya ZEC mungkin memasuki fase tren naik yang lebih kuat.
Data on‑chain menunjukkan bahwa lebih dari 30% pasokan ZEC berada di shielded pools, fitur privasi yang menyembunyikan detail transaksi.
Jika sebagian besar koin tidak berada di bursa atau tidak aktif diperdagangkan, likuiditas yang tersedia bisa menjadi lebih terbatas. Dalam kondisi seperti ini, lonjakan permintaan dapat mendorong harga naik lebih cepat.
Meski sentimen masih bullish, sejumlah analis mulai mengingatkan potensi risiko.
Beberapa indikator teknikal menunjukkan harga sudah terlalu jauh di atas rata‑rata tren utama, tanda bahwa reli mungkin sudah terlalu cepat. Kondisi seperti ini sering diikuti fase konsolidasi atau koreksi jangka pendek.
Data derivatif menunjukkan banyak posisi leverage besar. Salah satu laporan menyoroti posisi long 10× yang berpotensi mengalami likuidasi sekitar $19 juta jika harga ZEC turun di bawah $495.
Jika harga mendekati area tersebut, likuidasi paksa dapat mempercepat penurunan harga.
Beberapa zona dukungan yang diperhatikan analis:
Jika harga jatuh di bawah area ini, reli yang dipicu leverage bisa berbalik cepat karena tekanan jual meningkat.
Reli Zcash tampaknya terjadi karena beberapa katalis muncul bersamaan: akumulasi institusional, akses ritel baru melalui Robinhood, narasi kuat tentang privasi dalam kripto, sinyal teknikal bullish, serta momentum dari pasar derivatif.
Kelanjutan tren ini kemungkinan akan bergantung pada dua hal utama: apakah ZEC mampu menembus resistensi $625–$650 dan apakah posisi leverage di pasar derivatif mulai stabil. Jika kedua faktor itu terpenuhi, reli bisa berlanjut—meski volatilitas diperkirakan tetap tinggi.