Token bertema kecerdasan buatan (AI), termasuk WLD, menjadi salah satu penerima aliran dana tersebut. Dalam dua pekan, WLD bahkan mencatat kenaikan mingguan berturut-turut sebesar 30% atau lebih .
Selama berbulan-bulan, level US$0,39 menjadi batas atas yang sulit ditembus WLD. Ketika harga akhirnya bergerak di atas level tersebut pada awal Juni, volume perdagangan harian melonjak 120% dan menarik trader momentum serta spekulan dengan posisi leverage .
Aktivitas di pasar berjangka juga meningkat tajam. Volume futures menembus US$2,3 miliar, open interest naik hampir 32%, sementara funding rate positif menunjukkan bahwa posisi long mendominasi pasar . CoinMarketCap menilai pergerakan tersebut sebagai breakout yang terutama didorong faktor teknikal dan diperkuat leverage .
Data on-chain menunjukkan bahwa dompet besar turut mengumpulkan WLD sebelum dan selama rally. Jumlah transaksi whale serta alamat aktif mencapai level tertinggi pada 2026, sementara pembuatan dompet baru di World Network ikut melonjak .
Menurut Crypto.news, WLD telah naik lebih dari 40% sejak akhir Mei. Aktivitas whale dinilai memperkuat kemungkinan harga menguji zona resistance berikutnya di sekitar US$0,65 . Namun, aktivitas tersebut tetap menunjukkan posisi pasar saat ini, bukan jaminan bahwa harga akan mencapai target tersebut.
Sektor token AI secara luas ikut menguat di tengah spekulasi terkait pengajuan S-1 Anthropic dan rumor IPO OpenAI. WLD disebut sebagai salah satu token yang berpotensi diuntungkan dari narasi tersebut .
Sentimen semakin panas setelah Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, menyebut WLD sebagai “moonshot” dan memasang target harga US$10. Ia mengaitkan Worldcoin dengan kebutuhan untuk memverifikasi identitas manusia di internet yang semakin dipenuhi konten dan agen AI .
Pada hari yang sama dengan unggahan Hayes, transaksi whale dan jumlah alamat aktif juga mencapai level tertinggi tahun ini. Data tersebut mengindikasikan bahwa sebagian pelaku besar ikut merespons narasi tersebut .
Pada 1 Juni, Worldcoin mengumumkan kerja sama dengan band Thirty Seconds to Mars. Melalui kerja sama ini, sistem verifikasi biometrik World ID akan digunakan untuk menyediakan tiket konser “khusus manusia”, dengan tujuan menghambat bot membeli tiket dalam jumlah besar .
Penggunaan teknologi proof-of-personhood dalam konteks nyata memberi rally WLD cerita adopsi yang lebih konkret, bukan sekadar spekulasi token AI. Berita tersebut dikaitkan dengan kenaikan sekitar 15% dalam sehari dan turut memperkuat minat pasar .
Di balik pergerakan harga terbaru, terdapat perubahan struktural pada tokenomics WLD yang kini menjadi perhatian trader. Pada 10 April 2026, World Foundation mengumumkan bahwa laju unlock harian WLD akan turun 43% mulai 24 Juli 2026 .
Perubahannya adalah sebagai berikut:
Pemangkasan ini bukan hasil negosiasi baru atau perubahan jaringan. Penyesuaian tersebut sudah tercantum dalam kontrak unlock on-chain yang ada dan akan berlangsung secara otomatis .
Penting dicatat, token WLD tetap akan dibuka setiap hari secara linear. Tidak ada “cliff”, yaitu pelepasan token dalam jumlah besar pada satu tanggal tertentu. Dengan demikian, 24 Juli tidak secara otomatis berarti akan terjadi aksi jual besar-besaran dalam satu hari; yang berubah adalah laju suplai baru yang masuk ke pasar menjadi jauh lebih rendah .
Laju emisi harian yang tinggi selama ini menjadi salah satu sumber tekanan jual WLD. Per 10 April 2026, sekitar 4,9 miliar WLD telah dibuka dari total suplai, dengan kurang lebih 3,3 miliar token berada dalam peredaran .
Karena suplai baru yang masuk ke pasar berkurang, tekanan jual yang sebelumnya membebani harga berpotensi mereda. Pengumuman tersebut juga memicu rally pemulihan dari titik terendah sepanjang masa pada akhir Mei, yang kemudian berlanjut ke breakout pada Juni .
Meski begitu, pengurangan suplai tidak otomatis menjamin kenaikan harga. Dampaknya tetap bergantung pada apakah permintaan baru—baik dari trader, pengguna jaringan, maupun investor—mampu mengimbangi suplai yang masih terus beredar.
Pasar kemungkinan sudah memperhitungkan sebagian dampak pemangkasan unlock sebelum tanggal pelaksanaannya. Karena itu, pertanyaan pentingnya bukan hanya apakah WLD naik menjelang 24 Juli, melainkan apakah rally dapat bertahan setelah katalis tersebut benar-benar terjadi.
CoinMarketCap menilai prospek WLD bergantung pada keseimbangan antara antusiasme terhadap AI, tekanan suplai yang masih ada, serta risiko regulasi . Kerja sama dengan Thirty Seconds to Mars memberi contoh penggunaan nyata World ID, tetapi pengawasan terhadap pengumpulan data biometrik tetap menjadi faktor risiko bagi proyek ini .
Untuk saat ini, WLD didukung oleh kombinasi rotasi altcoin, momentum teknikal, akumulasi whale, narasi AI, dan rencana pengurangan suplai. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat ditentukan oleh pertumbuhan permintaan dan adopsi—bukan hanya oleh ekspektasi pasar terhadap unlock yang lebih rendah.
Artikel ini bersifat informatif, bukan nasihat investasi. Aset kripto memiliki volatilitas dan risiko tinggi.
Token bertema kecerdasan buatan (AI), termasuk WLD, menjadi salah satu penerima aliran dana tersebut. Dalam dua pekan, WLD bahkan mencatat kenaikan mingguan berturut-turut sebesar 30% atau lebih .
Selama berbulan-bulan, level US$0,39 menjadi batas atas yang sulit ditembus WLD. Ketika harga akhirnya bergerak di atas level tersebut pada awal Juni, volume perdagangan harian melonjak 120% dan menarik trader momentum serta spekulan dengan posisi leverage .
Aktivitas di pasar berjangka juga meningkat tajam. Volume futures menembus US$2,3 miliar, open interest naik hampir 32%, sementara funding rate positif menunjukkan bahwa posisi long mendominasi pasar . CoinMarketCap menilai pergerakan tersebut sebagai breakout yang terutama didorong faktor teknikal dan diperkuat leverage .
Data on-chain menunjukkan bahwa dompet besar turut mengumpulkan WLD sebelum dan selama rally. Jumlah transaksi whale serta alamat aktif mencapai level tertinggi pada 2026, sementara pembuatan dompet baru di World Network ikut melonjak .
Menurut Crypto.news, WLD telah naik lebih dari 40% sejak akhir Mei. Aktivitas whale dinilai memperkuat kemungkinan harga menguji zona resistance berikutnya di sekitar US$0,65 . Namun, aktivitas tersebut tetap menunjukkan posisi pasar saat ini, bukan jaminan bahwa harga akan mencapai target tersebut.
Sektor token AI secara luas ikut menguat di tengah spekulasi terkait pengajuan S-1 Anthropic dan rumor IPO OpenAI. WLD disebut sebagai salah satu token yang berpotensi diuntungkan dari narasi tersebut .
Sentimen semakin panas setelah Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, menyebut WLD sebagai “moonshot” dan memasang target harga US$10. Ia mengaitkan Worldcoin dengan kebutuhan untuk memverifikasi identitas manusia di internet yang semakin dipenuhi konten dan agen AI .
Pada hari yang sama dengan unggahan Hayes, transaksi whale dan jumlah alamat aktif juga mencapai level tertinggi tahun ini. Data tersebut mengindikasikan bahwa sebagian pelaku besar ikut merespons narasi tersebut .
Pada 1 Juni, Worldcoin mengumumkan kerja sama dengan band Thirty Seconds to Mars. Melalui kerja sama ini, sistem verifikasi biometrik World ID akan digunakan untuk menyediakan tiket konser “khusus manusia”, dengan tujuan menghambat bot membeli tiket dalam jumlah besar .
Penggunaan teknologi proof-of-personhood dalam konteks nyata memberi rally WLD cerita adopsi yang lebih konkret, bukan sekadar spekulasi token AI. Berita tersebut dikaitkan dengan kenaikan sekitar 15% dalam sehari dan turut memperkuat minat pasar .
Di balik pergerakan harga terbaru, terdapat perubahan struktural pada tokenomics WLD yang kini menjadi perhatian trader. Pada 10 April 2026, World Foundation mengumumkan bahwa laju unlock harian WLD akan turun 43% mulai 24 Juli 2026 .
Perubahannya adalah sebagai berikut:
Pemangkasan ini bukan hasil negosiasi baru atau perubahan jaringan. Penyesuaian tersebut sudah tercantum dalam kontrak unlock on-chain yang ada dan akan berlangsung secara otomatis .
Penting dicatat, token WLD tetap akan dibuka setiap hari secara linear. Tidak ada “cliff”, yaitu pelepasan token dalam jumlah besar pada satu tanggal tertentu. Dengan demikian, 24 Juli tidak secara otomatis berarti akan terjadi aksi jual besar-besaran dalam satu hari; yang berubah adalah laju suplai baru yang masuk ke pasar menjadi jauh lebih rendah .
Laju emisi harian yang tinggi selama ini menjadi salah satu sumber tekanan jual WLD. Per 10 April 2026, sekitar 4,9 miliar WLD telah dibuka dari total suplai, dengan kurang lebih 3,3 miliar token berada dalam peredaran .
Karena suplai baru yang masuk ke pasar berkurang, tekanan jual yang sebelumnya membebani harga berpotensi mereda. Pengumuman tersebut juga memicu rally pemulihan dari titik terendah sepanjang masa pada akhir Mei, yang kemudian berlanjut ke breakout pada Juni .
Meski begitu, pengurangan suplai tidak otomatis menjamin kenaikan harga. Dampaknya tetap bergantung pada apakah permintaan baru—baik dari trader, pengguna jaringan, maupun investor—mampu mengimbangi suplai yang masih terus beredar.
Pasar kemungkinan sudah memperhitungkan sebagian dampak pemangkasan unlock sebelum tanggal pelaksanaannya. Karena itu, pertanyaan pentingnya bukan hanya apakah WLD naik menjelang 24 Juli, melainkan apakah rally dapat bertahan setelah katalis tersebut benar-benar terjadi.
CoinMarketCap menilai prospek WLD bergantung pada keseimbangan antara antusiasme terhadap AI, tekanan suplai yang masih ada, serta risiko regulasi . Kerja sama dengan Thirty Seconds to Mars memberi contoh penggunaan nyata World ID, tetapi pengawasan terhadap pengumpulan data biometrik tetap menjadi faktor risiko bagi proyek ini .
Untuk saat ini, WLD didukung oleh kombinasi rotasi altcoin, momentum teknikal, akumulasi whale, narasi AI, dan rencana pengurangan suplai. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat ditentukan oleh pertumbuhan permintaan dan adopsi—bukan hanya oleh ekspektasi pasar terhadap unlock yang lebih rendah.
Artikel ini bersifat informatif, bukan nasihat investasi. Aset kripto memiliki volatilitas dan risiko tinggi.