PHP2Shell adalah sebutan untuk dua kerentanan kritis pada PHP, bahasa pemrograman yang banyak dipakai untuk menjalankan fungsi di balik situs web. Keduanya tercatat sebagai CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619, masing-masing dengan skor CVSS 4.0 sebesar 9,2. Celah tersebut berpotensi memungkinkan penyerang menjalankan kode dari jarak jauh tanpa harus lebih dulu masuk ke server. PHP merilis perbaikan darurat pada 21 Oktober 2026.
8
9
10
Peristiwa ini juga menyoroti penggunaan AI dalam riset keamanan. Calif mengatakan GPT-5.6 Sol membantu menemukan salah satu celah, sedangkan Wiz secara independen menemukan dan melaporkan kedua kerentanan. Namun, laporan tentang pemindaian atau percobaan eksploitasi tidak sama dengan bukti bahwa server berhasil dibobol.
20
29
34
Apa yang bisa dilakukan dua celah PHP2Shell?
Celah ini berada di PHP itu sendiri, bukan hanya di satu platform situs atau plugin tertentu. CVE-2026-109618 berkaitan dengan penanganan kondisi kehabisan memori ketika data internal permintaan belum sepenuhnya disiapkan. CVE-2026-109619 melibatkan status internal lama yang masih tertinggal setelah memori yang mendukungnya dibebaskan. Keduanya dapat berujung pada eksekusi kode jarak jauh.
10
26
Skor CVSS 4.0 sebesar 9,2 untuk masing-masing kerentanan menempatkannya dalam kategori kritis. Risikonya serius karena penyerang berpotensi menjalankan kode pada server yang terdampak dari jarak jauh, tanpa autentikasi.
9
10
Bagaimana AI membantu peneliti menemukannya?
Calif menemukan salah satu celah kritis dengan bantuan GPT-5.6 Sol dari OpenAI, sebagai bagian dari inisiatif Patch the Planet. Wiz juga menemukan dan melaporkan kedua kerentanan secara independen. Laporan menyebut riset Wiz menggunakan Wiz Atlas bersama Gemini 4 Argon dan GPT-5.6 Sol.
20
29
Keterangan mengenai tanggal awal penemuan tidak sepenuhnya sama. Satu laporan menyebut Calif menemukan celah pada 1 Agustus, sementara laporan lain mengatakan peneliti melaporkan celah pertama kepada pengelola PHP pada 11 Agustus. Keduanya menggambarkan adanya penemuan dan koordinasi dengan pengelola sebelum pengungkapan pada Oktober.
20
30
Pembedaan ini penting: AI membantu peneliti mengidentifikasi kerentanan, tetapi laporan yang tersedia tidak membuktikan bahwa AI agentik menjalankan serangan setelahnya.
Perbaikan darurat dan dampaknya
Pada 21 Oktober, PHP merilis versi perbaikan 8.2.35, 8.3.36, 8.4.27, dan 8.5.12. Nomor versi tersebut merujuk pada rilis PHP upstream. Distribusi Linux bisa menerapkan perbaikan ke paketnya sendiri tanpa mengubah nomor versi dengan cara yang sama, jadi administrator sebaiknya memeriksa advisori keamanan distribusi selain melihat nomor versi.
8
27
Setelah kerentanan diungkap, sebagian pengelola situs memilih menonaktifkan sistem sementara untuk menilai risikonya. Laporan menyebut sejumlah situs pemerintah di Eropa dan wilayah lain tidak dapat diakses pada 21 Oktober.
21 Laporan terpisah menyebut kebocoran detail kerentanan ikut mendorong PHP memajukan jadwal rilis perbaikan sehari lebih awal.
22
33
Bagi organisasi yang menjalankan PHP, langkah praktisnya adalah memastikan layanan PHP yang menangani lalu lintas web sudah menerima perbaikan dari vendornya, lalu mengikuti petunjuk pembaruan, mulai ulang, atau verifikasi yang berlaku. Jika server dikelola penyedia hosting, mintalah konfirmasi bahwa sistem sudah diperbaiki—jangan hanya menyimpulkan dari tampilan situs yang masih berjalan.
8
24
Upaya eksploitasi bukan bukti server berhasil dibobol
Cloudflare dan Patchstack dilaporkan melihat aktivitas pemindaian sebelum perbaikan PHP dirilis pada 21 Oktober. Laporan keamanan yang terbit kemudian menyebut jutaan upaya serangan, sementara BBC melaporkan pada 22 Oktober bahwa belum ada eksploitasi sukses yang diketahui. Informasi ini menunjukkan perlunya kewaspadaan, tetapi tidak membuktikan bahwa upaya-upaya tersebut menghasilkan kompromi yang terkonfirmasi.
2
3
34
Kesimpulan yang lebih terukur: PHP2Shell merupakan kerentanan serius, menarik perhatian pelaku ancaman dengan cepat, dan perlu segera ditangani melalui pembaruan. Namun, jumlah percobaan tidak boleh disajikan sebagai jumlah penyusupan yang berhasil. Laporan yang dikutip juga tidak memberikan perkiraan tepercaya tentang jumlah situs rentan yang terekspos atau mengonfirmasi serangan yang dilakukan AI agentik.