Pejabat Amerika Serikat menyebut serangan pada 2 November di Pulau Qeshm, Iran, sebagai operasi defensif terbatas. Menurut mereka, sasaran serangan mencakup pertahanan udara yang digunakan untuk menyerang aset AS di kawasan Selat Hormuz. Presiden Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa sebuah instalasi antipesawat menjadi sasaran. Media Iran melaporkan ledakan, sementara militer Iran mengklaim telah menjatuhkan drone AS—klaim yang belum terverifikasi secara independen berdasarkan laporan yang tersedia.
17
26
18
39
Sasaran serangan dan alasan yang disampaikan AS
Pejabat AS mengatakan operasi itu menyasar pasukan Iran yang menggunakan rudal darat-ke-udara untuk menyerang aset AS di Selat Hormuz. CNN melaporkan seorang pejabat menyebut serangan tersebut sebagai respons atas tembakan Iran ke arah sebuah pesawat AS. Para pejabat menggambarkannya sebagai operasi terbatas, bukan dimulainya kembali pertempuran besar-besaran.
17
38
Dalam wawancara setelahnya, Trump membenarkan serangan terhadap instalasi pertahanan udara. Ia mengatakan militer AS telah mengawasi pembangunan instalasi itu dan menyerangnya setelah selesai. Trump menyebutnya “serangan kecil” dan mengatakan bahwa itu “bukan perang”. Pernyataan tersebut merupakan karakterisasi Trump sendiri, bukan penilaian independen atas skala serangan.
26
21
Media pemerintah Iran melaporkan ledakan di Qeshm pada dini hari 3 November. Kantor berita IRNA menyebut ada lima ledakan. Laporan itu menunjukkan apa yang diberitakan media Iran, tetapi tidak dengan sendirinya memastikan tingkat kerusakan atau identitas setiap sasaran.
18
Klaim Iran soal drone belum terkonfirmasi
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menjatuhkan dan menangkap drone MQM-170 di dekat Qeshm. Gulf News melaporkan klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen dan Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebutnya tidak benar.
39
Pada 4 November, IRGC juga mengklaim telah menghancurkan drone MQ-1 di atas Qeshm, yang disebutnya sebagai drone ke-15 dari jenis itu yang mereka jatuhkan. Laporan tersebut menyebut belum ada konfirmasi langsung dari militer AS. Kedua klaim itu terpisah; bukti yang tersedia tidak memastikan bahwa AS kehilangan salah satu dari kedua drone tersebut.
33
42
Respons Teheran: hak membela diri, peringatan, dan dialog
Pejabat Iran menyampaikan nada yang beragam setelah serangan. Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi mengatakan Iran tetap memiliki hak untuk melakukan “pembelaan diri yang sah”. Ketua parlemen sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan negaranya “siap bertempur dengan jari di pelatuk”.
19
Setelah hasil pemilu sela AS diumumkan, Ghalibaf mengatakan warga Amerika telah memilih “TIDAK UNTUK PERANG” dan memperingatkan Washington agar tidak mengabaikan pesan tersebut. Sementara itu, Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan perang baru tidak akan menguntungkan “siapa pun” dan pemerintahannya berupaya mencari penyelesaian melalui dialog.
21
19
Sebuah laporan yang mengutip pemberitaan berbahasa Persia menyebut Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei memerintahkan para komandan untuk segera merespons ancaman tanpa batasan geografis. Karena laporan yang tersedia tidak menyertakan pernyataan aslinya, atribusi khusus tersebut perlu diperlakukan dengan hati-hati.
56
Serangan terjadi saat perundingan masih buntu
Laporan menempatkan serangan di Qeshm dalam konteks konflik yang bermula dari serangan gabungan AS-Israel pada Februari. Perundingan masih macet meskipun kedua pihak menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang ditujukan untuk mengakhiri perang. Kedua pihak terus saling melancarkan serangan, tetapi belum kembali ke intensitas pertempuran pada fase awal konflik.
2
3
13
Qatar terus berupaya menjadi penengah untuk menjembatani perbedaan dan mencegah eskalasi baru. Namun, seorang pejabat Iran mengatakan kedua pihak masih jauh dari kesepakatan. Sebuah laporan juga menyebut rencana Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam dua hari dan melanjutkan perundingan nuklir. Kutipan yang tersedia tidak menjelaskan seluruh syarat rencana tersebut.
35
9
1
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dilaporkan mengatakan Trump belum memutuskan apakah akan memerintahkan serangan lanjutan dan lebih menginginkan penyelesaian diplomatik. Materi yang ditinjau tidak menguatkan jadwal tertentu untuk serangan AS yang lebih besar.
49
Hal-hal lain yang dilaporkan—dan batas kepastiannya
Harga minyak naik pada perdagangan awal di Asia pada 3 November setelah kabar serangan tersebut. Laporan itu menggambarkan pergerakan pasar pada waktu itu, bukan tren yang berlanjut.
10 Pejabat Iran juga menuduh pasukan AS menyerang dua kapal nelayan di dekat Qeshm dan melukai seorang nelayan. Laporan yang tersedia menyebut tuduhan itu belum dikonfirmasi oleh AS.
20
Gambaran yang paling kuat didukung oleh laporan adalah bahwa AS melakukan serangan yang disebut pejabatnya terbatas dan defensif, lalu muncul peringatan dari Iran sementara upaya mediasi berlanjut. Laporan ledakan berasal dari media Iran. Adapun klaim tentang drone AS yang dijatuhkan serta sejumlah rincian usulan diplomatik belum terverifikasi dalam materi yang tersedia.