Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama. Langkah ini melanjutkan fase sebelumnya yang menghadirkan sinkronisasi kode lebih sering dan kemampuan build lokal.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does Microsoft’s completion of Phase 4 of its August 2025 roadmap for moving WinUI development to GitHub mean for Windows 11’s native U. Article summary: Phase 4 means GitHub is now WinUI’s operational center of gravity: Microsoft’s own day-to-day work is visible there rather than appearing later as a one-way source drop. It is a meaningful transparency change for Windows. Topic tags: general, general web, documentation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Perubahan Phase 4 dari Microsoft bukan sekadar memindahkan kode WinUI ke tempat yang bisa dilihat publik. Kini, GitHub menjadi lokasi berlangsungnya pekerjaan utama sehari-hari: engineer Microsoft mengerjakan branch, membuat pull request, menjalani code review, menjalankan validasi otomatis, lalu melakukan merge di repositori publik. 33
Bagi pengembang Windows, ini merupakan perubahan besar dibandingkan pola lama, ketika Microsoft mengembangkan WinUI secara internal lalu mencerminkan hasil commit ke GitHub. Namun, ada batas penting yang perlu digarisbawahi: pengembangan terbuka belum sama dengan kontribusi terbuka. Repositori WinUI masih menyatakan bahwa Microsoft belum siap menerima kontribusi kode melalui alur komunitas biasa. 23
Roadmap pembukaan WinUI dirancang bertahap. Fase awal meningkatkan frekuensi pencerminan commit internal ke GitHub. Setelah itu, pengembang pihak ketiga diberi kemampuan untuk melakukan clone dan build secara lokal. Tahap berikutnya diarahkan pada kontribusi kode serta pengujian oleh komunitas. 15
Pada Phase 4, proses engineering utama itu sendiri berpindah ke GitHub. Pengembang kini dapat mengikuti branch aktif, pull request yang dibuat engineer Microsoft, diskusi review kode, hasil validasi, hingga proses merge—bukan hanya melihat kode akhir setelah pekerjaan internal selesai. 33
Perubahan ini membuat keputusan teknis lebih mudah ditelusuri. Bug, usulan fitur, kompromi desain, dan alasan di balik perubahan dapat dibaca dalam konteks implementasi serta riwayat review-nya.
Saat ini, pengembang dapat:
Microsoft menyebut build produk secara lokal sudah dimungkinkan. Namun, kode pengujian dan kemampuan menjalankan test secara lokal masih dalam proses pengembangan. 23
Yang belum tersedia adalah kemampuan bagi pengembang luar untuk mengirim pull request ke alur utama proyek. Microsoft masih memvalidasi kebijakan kontribusi, dokumentasi, continuous integration, akses pengujian, prosedur review, serta mekanisme rilis. 23
33
Perbedaannya penting. Open development berarti pekerjaan engineer Microsoft berlangsung secara terbuka. Sementara itu, open contribution berarti pengembang eksternal dapat mengusulkan kode, menjalankan seluruh pemeriksaan yang diwajibkan, menerima review, dan berpeluang melihat perubahan mereka di-merge. WinUI sudah mencapai tahap pertama, tetapi belum sepenuhnya memasuki tahap kedua. 23
33
Microsoft menempatkan WinUI sebagai platform antarmuka native untuk pengalaman dan aplikasi Windows, dengan performa sebagai salah satu prioritas utama. Arah ini juga mendukung upaya memperkuat antarmuka Windows berbasis native, alih-alih terlalu mengandalkan lapisan bergaya web untuk pengalaman inti. 6
10
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pembuat framework. Jika WinUI digunakan di lebih banyak bagian Windows dan menjadi fondasi bagi semakin banyak aplikasi, pengembang membutuhkan kepastian bahwa performa, kompatibilitas, dokumentasi, serta arah jangka panjangnya terus membaik.
Pengembangan publik tentu tidak menjamin semua keputusan Microsoft akan disukai atau setiap bug segera diperbaiki. Namun, proses ini memberi pengembang lebih banyak bukti untuk menilai prioritas Microsoft—bukan hanya mengandalkan pernyataan roadmap.
Perpindahan ke GitHub berjalan beriringan dengan upaya Microsoft mengurangi biaya WinUI saat aplikasi mulai berjalan dan ketika digunakan. Dalam benchmark peluncuran File Explorer yang dipublikasikan Microsoft, bagian proses yang menggunakan WinUI mencatat:
Angka tersebut hanya berlaku untuk bagian WinUI dalam skenario benchmark peluncuran File Explorer. Jadi, angka itu tidak boleh dibaca sebagai klaim bahwa total waktu startup File Explorer menjadi 25 persen lebih cepat. Hasil tersebut juga merupakan kemajuan benchmark yang dilaporkan Microsoft, bukan jaminan performa universal untuk setiap aplikasi WinUI. 14
Microsoft secara terpisah menekankan performa, fundamental, kualitas, perbaikan bug, dan penggunaan memori sebagai area yang sedang diprioritaskan untuk WinUI. 2
Pesan Microsoft saat ini menggambarkan WinUI sebagai platform yang terus dikembangkan, bukan sekadar tahap sementara sebelum digantikan framework baru. Penyebutan yang semakin sederhana sebagai “WinUI”, alih-alih membingkainya sebagai awal dari framework terpisah, mengirimkan sinyal kesinambungan bagi pengembang yang telah melewati transisi dari WPF ke UWP lalu ke WinUI.
Bagi ekosistem Windows, konsistensi ini penting. Pengembang akan menilai apakah repositori publik tersebut benar-benar berkembang menjadi saluran kontribusi yang dapat diandalkan—dengan panduan yang jelas, persyaratan build dan test yang konsisten, review yang responsif, serta proses rilis yang terhubung dengan versi Windows App SDK yang didukung.
Makna terbesar Phase 4 adalah meningkatnya akuntabilitas. Microsoft kini memperlihatkan pekerjaan sebagaimana berlangsung, termasuk branch, review, validasi, dan merge. Komunitas dapat memantau perkembangan serta menilai arah framework sebelum diberi kesempatan mengubah kode utama secara langsung. 33
Hal ini juga berupaya membangun kembali kepercayaan pengembang setelah berbagai perpindahan teknologi antarmuka Windows pada masa lalu. Namun, batasannya tetap tegas: WinUI saat ini dikembangkan secara publik, tetapi belum sepenuhnya terbuka untuk kontribusi kode dari pihak luar.
Tonggak berikutnya yang paling penting adalah saat pull request komunitas dapat melewati pipeline yang sama—dengan dokumentasi, pengujian, review, validasi, dan proses rilis yang jelas—seperti perubahan yang dibuat oleh engineer Microsoft. 23
33
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama.
Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama. Langkah ini melanjutkan fase sebelumnya yang menghadirkan sinkronisasi kode lebih sering dan kemampuan build lokal.
Dalam benchmark peluncuran File Explorer, Microsoft melaporkan waktu eksekusi pada bagian WinUI berkurang 25 persen dan alokasi memori turun 41 persen.
Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama. Langkah ini melanjutkan fase sebelumnya yang menghadirkan sinkronisasi kode lebih sering dan kemampuan build lokal.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does Microsoft’s completion of Phase 4 of its August 2025 roadmap for moving WinUI development to GitHub mean for Windows 11’s native U. Article summary: Phase 4 means GitHub is now WinUI’s operational center of gravity: Microsoft’s own day-to-day work is visible there rather than appearing later as a one-way source drop. It is a meaningful transparency change for Windows. Topic tags: general, general web, documentation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Perubahan Phase 4 dari Microsoft bukan sekadar memindahkan kode WinUI ke tempat yang bisa dilihat publik. Kini, GitHub menjadi lokasi berlangsungnya pekerjaan utama sehari-hari: engineer Microsoft mengerjakan branch, membuat pull request, menjalani code review, menjalankan validasi otomatis, lalu melakukan merge di repositori publik. 33
Bagi pengembang Windows, ini merupakan perubahan besar dibandingkan pola lama, ketika Microsoft mengembangkan WinUI secara internal lalu mencerminkan hasil commit ke GitHub. Namun, ada batas penting yang perlu digarisbawahi: pengembangan terbuka belum sama dengan kontribusi terbuka. Repositori WinUI masih menyatakan bahwa Microsoft belum siap menerima kontribusi kode melalui alur komunitas biasa. 23
Roadmap pembukaan WinUI dirancang bertahap. Fase awal meningkatkan frekuensi pencerminan commit internal ke GitHub. Setelah itu, pengembang pihak ketiga diberi kemampuan untuk melakukan clone dan build secara lokal. Tahap berikutnya diarahkan pada kontribusi kode serta pengujian oleh komunitas. 15
Pada Phase 4, proses engineering utama itu sendiri berpindah ke GitHub. Pengembang kini dapat mengikuti branch aktif, pull request yang dibuat engineer Microsoft, diskusi review kode, hasil validasi, hingga proses merge—bukan hanya melihat kode akhir setelah pekerjaan internal selesai. 33
Perubahan ini membuat keputusan teknis lebih mudah ditelusuri. Bug, usulan fitur, kompromi desain, dan alasan di balik perubahan dapat dibaca dalam konteks implementasi serta riwayat review-nya.
Saat ini, pengembang dapat:
Microsoft menyebut build produk secara lokal sudah dimungkinkan. Namun, kode pengujian dan kemampuan menjalankan test secara lokal masih dalam proses pengembangan. 23
Yang belum tersedia adalah kemampuan bagi pengembang luar untuk mengirim pull request ke alur utama proyek. Microsoft masih memvalidasi kebijakan kontribusi, dokumentasi, continuous integration, akses pengujian, prosedur review, serta mekanisme rilis. 23
33
Perbedaannya penting. Open development berarti pekerjaan engineer Microsoft berlangsung secara terbuka. Sementara itu, open contribution berarti pengembang eksternal dapat mengusulkan kode, menjalankan seluruh pemeriksaan yang diwajibkan, menerima review, dan berpeluang melihat perubahan mereka di-merge. WinUI sudah mencapai tahap pertama, tetapi belum sepenuhnya memasuki tahap kedua. 23
33
Microsoft menempatkan WinUI sebagai platform antarmuka native untuk pengalaman dan aplikasi Windows, dengan performa sebagai salah satu prioritas utama. Arah ini juga mendukung upaya memperkuat antarmuka Windows berbasis native, alih-alih terlalu mengandalkan lapisan bergaya web untuk pengalaman inti. 6
10
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pembuat framework. Jika WinUI digunakan di lebih banyak bagian Windows dan menjadi fondasi bagi semakin banyak aplikasi, pengembang membutuhkan kepastian bahwa performa, kompatibilitas, dokumentasi, serta arah jangka panjangnya terus membaik.
Pengembangan publik tentu tidak menjamin semua keputusan Microsoft akan disukai atau setiap bug segera diperbaiki. Namun, proses ini memberi pengembang lebih banyak bukti untuk menilai prioritas Microsoft—bukan hanya mengandalkan pernyataan roadmap.
Perpindahan ke GitHub berjalan beriringan dengan upaya Microsoft mengurangi biaya WinUI saat aplikasi mulai berjalan dan ketika digunakan. Dalam benchmark peluncuran File Explorer yang dipublikasikan Microsoft, bagian proses yang menggunakan WinUI mencatat:
Angka tersebut hanya berlaku untuk bagian WinUI dalam skenario benchmark peluncuran File Explorer. Jadi, angka itu tidak boleh dibaca sebagai klaim bahwa total waktu startup File Explorer menjadi 25 persen lebih cepat. Hasil tersebut juga merupakan kemajuan benchmark yang dilaporkan Microsoft, bukan jaminan performa universal untuk setiap aplikasi WinUI. 14
Microsoft secara terpisah menekankan performa, fundamental, kualitas, perbaikan bug, dan penggunaan memori sebagai area yang sedang diprioritaskan untuk WinUI. 2
Pesan Microsoft saat ini menggambarkan WinUI sebagai platform yang terus dikembangkan, bukan sekadar tahap sementara sebelum digantikan framework baru. Penyebutan yang semakin sederhana sebagai “WinUI”, alih-alih membingkainya sebagai awal dari framework terpisah, mengirimkan sinyal kesinambungan bagi pengembang yang telah melewati transisi dari WPF ke UWP lalu ke WinUI.
Bagi ekosistem Windows, konsistensi ini penting. Pengembang akan menilai apakah repositori publik tersebut benar-benar berkembang menjadi saluran kontribusi yang dapat diandalkan—dengan panduan yang jelas, persyaratan build dan test yang konsisten, review yang responsif, serta proses rilis yang terhubung dengan versi Windows App SDK yang didukung.
Makna terbesar Phase 4 adalah meningkatnya akuntabilitas. Microsoft kini memperlihatkan pekerjaan sebagaimana berlangsung, termasuk branch, review, validasi, dan merge. Komunitas dapat memantau perkembangan serta menilai arah framework sebelum diberi kesempatan mengubah kode utama secara langsung. 33
Hal ini juga berupaya membangun kembali kepercayaan pengembang setelah berbagai perpindahan teknologi antarmuka Windows pada masa lalu. Namun, batasannya tetap tegas: WinUI saat ini dikembangkan secara publik, tetapi belum sepenuhnya terbuka untuk kontribusi kode dari pihak luar.
Tonggak berikutnya yang paling penting adalah saat pull request komunitas dapat melewati pipeline yang sama—dengan dokumentasi, pengujian, review, validasi, dan proses rilis yang jelas—seperti perubahan yang dibuat oleh engineer Microsoft. 23
33
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama.
Per Agustus 2026, Phase 4 menjadikan GitHub sebagai pusat aktivitas harian pengembangan WinUI Microsoft, tetapi pengembang eksternal masih belum dapat mengirim kode melalui alur pull request utama. Langkah ini melanjutkan fase sebelumnya yang menghadirkan sinkronisasi kode lebih sering dan kemampuan build lokal.
Dalam benchmark peluncuran File Explorer, Microsoft melaporkan waktu eksekusi pada bagian WinUI berkurang 25 persen dan alokasi memori turun 41 persen.