Dirilis pada 18 Agustus 2026, Firefox 154 menjadi pembaruan terakhir Mozilla dalam siklus rilis empat minggu. Fitur paling terlihat mencakup pintasan “Manage AI” di bilah alamat dan Smart Window yang dapat menyarankan serta memberi nama pada kelompok tab terkait.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does Firefox 154 introduce—including the “Manage AI” address-bar action, Smart Window’s cloud-based LLM tab grouping, iframe support an. Article summary: Firefox 154 is a broad polish-and-protection release: it adds more visible AI controls, smarter tab organization, better translations and media responsiveness, and several accessibility, privacy, and cross-platform fixes. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Firefox 154 bukan pembaruan yang bertumpu pada satu fitur besar. Rilis 18 Agustus ini lebih berfokus pada membuat Firefox lebih mudah dikendalikan, lebih responsif, dan lebih aman—mulai dari akses pengaturan AI yang lebih praktis, pengelompokan tab berbantuan AI yang bersifat opsional, terjemahan halaman penuh yang lebih lengkap, hingga perlindungan jaringan lokal yang lebih luas.
Rilis ini juga menandai perubahan penting dalam cara Firefox dikirimkan kepada pengguna. Firefox 155 dijadwalkan hadir pada 1 September, memulai eksperimen siklus rilis stabil dua mingguan, alih-alih jadwal empat mingguan yang berlaku saat ini. Mozilla masih dapat mengubah rencana tersebut jika ritme yang lebih cepat menimbulkan masalah.
Firefox 154 menambahkan pintasan cepat “Manage AI” pada bilah alamat. Pengguna cukup mengetikkan frasa tersebut untuk langsung membuka bagian AI di Pengaturan Firefox, tanpa harus menelusuri menu secara manual.
Rilis ini juga memperluas Smart Window. Fitur tersebut dapat menyarankan pengelompokan tab yang saling berkaitan sekaligus mengusulkan nama untuk setiap kelompok. Smart Window diluncurkan secara bertahap dan dilaporkan sebagai fitur opt-in—artinya pengguna perlu memilih untuk menggunakannya. Fitur ini dapat memanfaatkan model bahasa berbasis cloud, bukan bekerja sebagai pengelola tab otomatis yang selalu aktif.
Perbedaan ini penting. Firefox 154 memang membuat kontrol AI lebih terlihat, tetapi pengelompokan tab berbantuan AI tidak dipaksakan ke dalam aktivitas browsing sehari-hari. Ketersediaannya dapat bergantung pada tahap peluncuran, wilayah yang didukung, atau konfigurasi akun.
Fitur Translations untuk menerjemahkan seluruh halaman kini dapat menerjemahkan konten di dalam elemen <iframe>. Karena iframe dapat memuat konten halaman yang terpisah, perubahan ini berpotensi membuat hasil terjemahan lebih utuh dan mengurangi bagian situs yang masih tertinggal dalam bahasa aslinya.
Firefox juga menjalankan deteksi bahasa pada setiap pemuatan halaman. Dengan begitu, browser dapat lebih baik dalam menawarkan terjemahan ketika menemukan halaman berbahasa lain. Catatan rilis Mozilla menyebutnya sebagai peningkatan pengalaman penawaran terjemahan, bukan jaminan bahwa setiap bahasa atau halaman akan selalu terdeteksi dengan sempurna.
Firefox 154 meningkatkan kecepatan pencarian posisi video di berbagai sistem operasi. Pengujian Mozilla di macOS menjadi contoh paling jelas: setelah memperbaiki jalur dekode video perangkat keras yang sebelumnya menyebabkan keterlambatan, latensi yang diuji turun dari sekitar 260 milidetik menjadi sekitar 30 milidetik.
Dampaknya paling terasa ketika pengguna melompat maju atau mundur dalam video. Namun, kinerja pemutaran tetap dapat berbeda-beda tergantung sistem operasi, perangkat keras, codec, dan situs video yang digunakan.
Sejumlah perubahan lain menyasar perilaku antarmuka serta pengelolaan dokumen:
Perubahan-perubahan ini mungkin mudah terlewat dalam daftar fitur. Namun, semuanya dapat mengurangi gangguan bagi pengguna yang mengandalkan alur kerja layar penuh, membaca dokumen dengan fitur aksesibilitas, atau memindahkan profil Firefox antarplatform.
Firefox 154 memperluas perlindungan Local Network Access ke koneksi WebSocket. Ketika sebuah situs mencoba membuka koneksi WebSocket ke perangkat di jaringan lokal pengguna, Firefox dapat meminta izin terlebih dahulu sebelum koneksi tersebut diizinkan.
Perubahan ini memperluas perlindungan ke jenis koneksi yang sebelumnya belum tercakup. Hal ini relevan bagi perangkat, layanan, atau lingkungan pengembangan yang berkomunikasi melalui jaringan privat menggunakan browser. Situs kini mungkin perlu mendapatkan otorisasi eksplisit agar koneksi tersebut dapat berjalan.
Makna strategis terbesar Firefox 154 terletak pada perubahan proses rilis Mozilla. Versi 154 merupakan rilis terakhir dalam jadwal empat minggu, sementara Firefox 155 dijadwalkan hadir pada 1 September—hanya dua minggu setelahnya. Dalam eksperimen baru ini, rilis stabil berikutnya direncanakan hadir setiap dua minggu agar fitur dan perbaikan yang sudah siap dapat sampai ke pengguna lebih cepat.
Bagi pengguna sehari-hari, perubahan ini dapat berarti aliran pembaruan kecil yang lebih rutin. Bagi pengembang dan organisasi, pengujian berdasarkan versi serta perencanaan kompatibilitas mungkin perlu dilakukan lebih sering.
Meski demikian, jadwal dua mingguan tersebut sebaiknya dipandang sebagai eksperimen, bukan janji permanen. Mozilla menyatakan akan memantau dampaknya dan dapat menyesuaikan atau memperlambat ritme jika siklus yang lebih cepat menimbulkan dampak negatif.
Singkatnya, Firefox 154 adalah rilis penyempurnaan yang memperkuat privasi, aksesibilitas, terjemahan, dan responsivitas browser, sekaligus membuat pengaturan AI lebih mudah dijangkau. Namun, warisan terpentingnya mungkin bukan satu fitur tertentu, melainkan eksperimen distribusi baru yang dimulai bersama Firefox 155—dan belum tentu dipertahankan selamanya.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Dirilis pada 18 Agustus 2026, Firefox 154 menjadi pembaruan terakhir Mozilla dalam siklus rilis empat minggu.
Dirilis pada 18 Agustus 2026, Firefox 154 menjadi pembaruan terakhir Mozilla dalam siklus rilis empat minggu. Fitur paling terlihat mencakup pintasan “Manage AI” di bilah alamat dan Smart Window yang dapat menyarankan serta memberi nama pada kelompok tab terkait.
Dalam pengujian Mozilla di macOS, latensi saat melakukan pencarian maju atau mundur pada video turun dari sekitar 260 milidetik menjadi sekitar 30 milidetik setelah perbaikan jalur dekode perangkat keras.