Cint dan Salesforce memperluas kemitraan mereka dengan menghadirkan AI agent langsung di Slack untuk mengotomatisasi workflow dan menghubungkan data perusahaan dalam satu workspace.[1][4] Fitur seperti Slack AI, Enterprise Search, dan Slackbot berbasis AI memungkinkan karyawan mencari informasi, merangkum pekerjaan,...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does Cint’s expanded partnership with Salesforce involve, and how will deploying AI agents through Slack—including Enterprise Search, a. Article summary: Cint’s expanded partnership with Salesforce is, based on the provided evidence, an AI-focused expansion of their existing collaboration that will run through Slack to improve operational efficiency and customer support. . Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Cint and Salesforce to Deliver the Next Generation of AI-Powered Support. STOCKHOLM, Sweden, May 21, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- **Cint**, the global technology company behind conti" source context "Cint and Salesforce to Deliver the Next Generation of" Reference image 2: visual subject "# Cint & Salesforce Deepen
Cint dan Salesforce mengumumkan perluasan kemitraan yang berfokus pada penggunaan AI agent di dalam Slack untuk menyederhanakan operasi, mengotomatisasi alur kerja, dan meningkatkan dukungan pelanggan di platform riset konsumen global milik Cint.
Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari hubungan strategis yang telah berjalan beberapa tahun. Tujuannya adalah membangun apa yang mereka sebut sebagai “agentic enterprise”—sebuah model organisasi di mana AI agent bekerja bersama tim manusia untuk menangani tugas kompleks dan mempercepat pengambilan keputusan.
Di pusat strategi ini adalah Slack sebagai antarmuka utama kerja, tempat karyawan, data perusahaan, aplikasi bisnis, dan AI agent dapat berinteraksi dalam satu lingkungan percakapan yang terpadu.
Cint sebelumnya sudah memanfaatkan teknologi Salesforce untuk berbagai bagian dari infrastruktur komersialnya, termasuk Sales Cloud dan mesin CPQ (Configure, Price, Quote) khusus yang mendukung proses penjualan serta penyusunan penawaran produk riset yang kompleks.
Melalui perluasan kemitraan ini, lapisan AI yang lebih luas akan dihadirkan melalui Slack. Beberapa tujuan utama dari integrasi tersebut antara lain:
Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi koordinasi manual antar‑tool dan mempermudah tim mengakses data pelanggan maupun proses riset dari satu tempat.
Salesforce semakin memposisikan Slack sebagai workspace terpadu tempat karyawan, aplikasi bisnis, data perusahaan, dan AI agent bekerja bersama.
Alih‑alih berpindah dari satu dashboard ke dashboard lain, pengguna dapat:
semuanya langsung dari percakapan Slack.
Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi Salesforce menuju “agentic AI”—AI agent yang mampu memahami konteks pekerjaan, mencari informasi yang relevan, dan mengambil tindakan di berbagai sistem perusahaan.
Bagi Cint yang memiliki tenaga kerja global dan terdistribusi, model ini memungkinkan berbagai sistem internal muncul langsung di platform kolaborasi yang sudah digunakan sehari‑hari.
Komponen penting dari ekosistem Slack AI adalah Enterprise Search, fitur yang memungkinkan pengguna mencari informasi di berbagai layanan yang terhubung menggunakan bahasa alami.
Artinya, seorang anggota tim bisa mencari data dari:
semuanya tanpa meninggalkan Slack.
Kemampuan ini membantu mengatasi salah satu masalah produktivitas terbesar di organisasi besar: context switching, yaitu waktu yang terbuang karena harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.
Bagian penting lain dari strategi ini adalah transformasi Slackbot. Yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai alat notifikasi kini berkembang menjadi AI agent yang memahami konteks kerja pengguna.
Kemampuan Slackbot modern mencakup:
Karena bekerja langsung di lingkungan komunikasi organisasi, Slackbot dapat memanfaatkan konteks seperti channel, file, dan data CRM untuk memberikan bantuan yang lebih relevan.
Kemitraan ini juga menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan dukungan pelanggan.
Dengan menggabungkan data CRM Salesforce dan AI agent berbasis Slack, karyawan dapat:
semuanya tanpa harus berpindah aplikasi.
AI agent juga dapat menangani pekerjaan berulang seperti:
Semua ini sejalan dengan strategi Salesforce untuk menanamkan AI agent di seluruh ekosistem Customer 360 dan mengoperasikannya melalui antarmuka percakapan seperti Slack.
Salesforce kini semakin menggambarkan Slack bukan sekadar aplikasi pesan, tetapi sebagai pusat operasi kerja berbasis AI bagi perusahaan.
Dalam model ini:
Hasil akhirnya adalah lingkungan kerja di mana manusia, data, aplikasi, dan AI agent beroperasi bersama secara real‑time, sehingga keputusan dapat diambil lebih cepat dan proses kerja menjadi lebih efisien.
Meskipun arah strateginya sudah jelas, beberapa detail implementasi belum banyak dijelaskan secara publik.
Misalnya, laporan yang tersedia saat ini masih terbatas terkait:
Informasi tambahan kemungkinan akan muncul seiring implementasi teknologi ini di platform riset Cint.
Kemitraan Cint dan Salesforce mencerminkan tren yang lebih luas dalam perangkat lunak perusahaan: alat kolaborasi mulai menjadi lapisan utama bagi AI agent.
Dengan menanamkan AI langsung ke Slack—tempat komunikasi tim sudah terjadi—organisasi berupaya mengurangi fragmentasi tool, mempercepat akses data, dan memungkinkan AI membantu pekerjaan secara langsung.
Bagi Cint, yang mengoperasikan marketplace riset konsumen global dengan banyak tim jarak jauh, pendekatan ini berpotensi mengubah Slack dari sekadar alat komunikasi menjadi pusat kecerdasan operasional dan bantuan kerja berbasis AI.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Cint dan Salesforce memperluas kemitraan mereka dengan menghadirkan AI agent langsung di Slack untuk mengotomatisasi workflow dan menghubungkan data perusahaan dalam satu workspace.[1][4]
Cint dan Salesforce memperluas kemitraan mereka dengan menghadirkan AI agent langsung di Slack untuk mengotomatisasi workflow dan menghubungkan data perusahaan dalam satu workspace.[1][4] Fitur seperti Slack AI, Enterprise Search, dan Slackbot berbasis AI memungkinkan karyawan mencari informasi, merangkum pekerjaan, dan menjalankan tugas tanpa harus berpindah aplikasi.[3][6]
Strategi ini mendukung visi “agentic enterprise”, di mana manusia dan AI agent bekerja berdampingan untuk mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi operasional.[1][37]