Pada Agustus 2026, Coinbase memperoleh izin Abu Dhabi untuk mengatur transaksi investasi dan menyediakan kustodi sekuritas bertoken; lisensi Deribit di Dubai mencakup layanan bursa dan broker dealer, termasuk derivati... ADGM Abu Dhabi diposisikan sebagai pusat internasional Coinbase untuk sekuritas yang direpresent...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What do Coinbase’s new Financial Services Permission from Abu Dhabi’s Financial Services Regulatory Authority and Deribit’s Broker-Dealer Li. Article summary: Coinbase’s Abu Dhabi approval is for an on-chain securities/tokenization business; Deribit’s Dubai approval is for a virtual-assets trading and derivatives business. Together, they give Coinbase a regulated UAE base for . Topic tags: general, general web, user generated, documentation, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, water
Ekspansi Coinbase di Uni Emirat Arab (UEA) sebaiknya dipahami sebagai dua bisnis berbeda yang beroperasi di bawah dua kerangka regulasi berbeda.
Di Abu Dhabi, Coinbase sedang membangun infrastruktur sekuritas on-chain dan tokenisasi. Di Dubai, Deribit memiliki lisensi untuk layanan bursa aset virtual dan broker-dealer, termasuk derivatif yang diperdagangkan di bursa.
Perbedaan ini penting. Izin Abu Dhabi berkaitan dengan cara sekuritas tradisional diterbitkan, disimpan, dan dipindahtangankan secara digital. Sementara itu, izin Dubai berkaitan dengan eksekusi pasar kripto dan perdagangan derivatif. Keduanya memberi Coinbase pijakan teregulasi di UEA untuk pasar modal bertokenisasi sekaligus infrastruktur pasar kripto, tetapi belum menjadi satu produk terpadu.
Coinbase menerima Financial Services Permission (FSP) dari Financial Services Regulatory Authority (FSRA), regulator di Abu Dhabi Global Market (ADGM). Izin tersebut mencakup kegiatan mengatur transaksi investasi dan menyediakan layanan kustodi. Dengan demikian, ADGM menjadi fondasi regulasi bagi rencana Coinbase membangun pusat tokenisasi internasional di Abu Dhabi.
Produk yang direncanakan adalah sekuritas bertoken—yang berpotensi mencakup saham—dengan nilai yang ditujukan untuk terhubung pada sekuritas dunia nyata yang menjadi aset dasarnya. Ini berbeda dari instrumen sintetis yang hanya mengikuti harga saham. Laporan yang tersedia menyebut sekuritas tersebut akan didukung penuh oleh saham dasar, meski struktur hukum dan kustodi untuk setiap penerbitan belum dipublikasikan secara terperinci.
Coinbase menggambarkan model ini sebagai upaya membawa sekuritas global kepada siapa pun yang memiliki dompet digital. Secara praktis, kepemilikan dan transfer dapat direpresentasikan di blockchain, sehingga investor yang memenuhi syarat bisa menyimpan token sekuritas secara digital tanpa sepenuhnya bergantung pada rekening sekuritas konvensional.
Sebuah sekuritas bertoken yang didukung penuh dimaksudkan untuk memiliki keterkaitan dengan sekuritas dasar yang disimpan dalam struktur teregulasi. Hal ini berbeda dari token yang sekadar meniru harga saham tanpa memberikan kepentingan terhadap aset yang mendasarinya.
Laporan mengenai rencana Coinbase menyebut pemegang token akan memperoleh hak ekonomi dan tata kelola yang melekat pada sekuritas dasar, termasuk dividen dan hak suara. Namun, pelaksanaan hak tersebut tetap bergantung pada ketentuan hukum setiap penerbitan, hukum sekuritas yang berlaku, serta mekanisme yang dibangun Coinbase dan mitranya untuk menangani aksi korporasi.
Karena itu, istilah “didukung penuh” harus dipahami sebagai gambaran struktur aset yang diusulkan—bukan jaminan bahwa setiap aspek kepemilikan saham konvensional akan langsung berjalan dengan cara yang sama sejak hari pertama.
Investor masih membutuhkan kejelasan mengenai:
Tokenisasi berpotensi memangkas sejumlah tahapan dalam rantai akses dan penyelesaian tradisional. Dompet digital dapat menerima dan menyimpan token, sementara kepemilikan serta transfernya dicatat di blockchain. Secara teori, model ini mengurangi ketergantungan pada rekening broker konvensional dan sebagian pengaturan pembayaran lintas negara atau hubungan bank koresponden.
Namun, dompet digital bukan jalan pintas untuk menghindari regulasi keuangan. Akses tetap bergantung pada kelayakan investor, pemeriksaan know your customer (KYC) dan anti-pencucian uang (AML), penyaringan sanksi, pembatasan hukum sekuritas, serta negara tempat produk tersebut diizinkan.
Pengalaman pengguna juga bisa berbeda menurut jenis aset. Mengubah kepentingan bertoken menjadi saham yang terdaftar secara konvensional, menggunakan hak korporasi tertentu, atau memindahkan token ke platform lain mungkin tetap memerlukan broker, kustodian, atau perantara lain.
Deribit FZE tercantum dalam daftar publik Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) sebagai penyedia layanan aset virtual berlisensi di Dubai. Aktivitas yang terdaftar mencakup layanan bursa—termasuk layanan derivatif yang diperdagangkan di bursa—serta layanan broker-dealer. Daftar tersebut menyatakan bahwa perusahaan dapat melayani investor institusional, investor berkualifikasi, dan investor ritel, dengan tunduk pada ketentuan lisensi serta aset dasar yang diizinkan.
Ini adalah lisensi perdagangan aset virtual, bukan persetujuan untuk menerbitkan saham bertoken. Lisensi tersebut mendukung bisnis Deribit yang telah dikenal di pasar opsi kripto dan derivatif lain, sekaligus menyediakan basis operasi teregulasi di Dubai. VARA mewajibkan bisnis aset virtual yang melakukan aktivitas tercakup di Dubai untuk memperoleh lisensi yang relevan sebelum beroperasi.
Dengan demikian, operasi Dubai melengkapi—bukan menggandakan—pusat Coinbase di Abu Dhabi:
Dokumentasi pengembang Coinbase menyebut bahwa derivatif internasional dijadwalkan pindah ke platform gabungan yang didukung Deribit dan mesin pencocokan pesanan Starbase pada 9 September 2026. Dokumentasi itu menjelaskan gateway baru berbasis Deribit untuk perpetual internasional serta produk derivatif mendatang, sementara perdagangan spot dan kontrak berjangka AS tetap menggunakan infrastruktur terpisah.
Integrasi ini memiliki dimensi teknis yang jelas: teknologi derivatif dan likuiditas Deribit akan terhubung lebih erat dengan distribusi internasional Coinbase. Namun, sumber yang tersedia belum menetapkan desain publik final mengenai pengalihan order spot antara kedua bisnis tersebut. Karena itu, klaim tentang alur order spot tertentu dari Coinbase Exchange sebaiknya dipandang sebagai fitur yang masih direncanakan atau belum terselesaikan, bukan kemampuan yang telah dikonfirmasi.
Dua perkembangan yang melibatkan Coinbase tersebut sejalan dengan upaya UEA menarik perusahaan aset digital dan modal institusional melalui rezim regulasi formal. ADGM dan FSRA berperan sebagai basis infrastruktur pasar keuangan internasional serta sekuritas bertoken. Sementara itu, kerangka VARA Dubai berfokus pada penyediaan, penggunaan, dan pertukaran aset virtual di emirat tersebut.
Besarnya minat finansial lokal terlihat pada Maret 2025, ketika kelompok investasi yang didukung Abu Dhabi, MGX, mengumumkan investasi minoritas senilai US$2 miliar di Binance. Menurut Reuters, transaksi tersebut merupakan investasi institusional pertama Binance dan dilakukan menggunakan stablecoin.
Konteks ini membantu menjelaskan mengapa izin Coinbase dan Deribit penting melampaui lisensi masing-masing. UEA sedang berupaya menjadi tempat beroperasinya bursa aset digital, modal institusional, sekuritas bertoken, dan infrastruktur pasar berbasis blockchain dalam kerangka yang diawasi regulator.
Persetujuan regulasi tersebut merupakan fondasi penting, tetapi belum menjawab sejumlah pertanyaan yang menentukan kapan pusat tokenisasi itu benar-benar dapat digunakan publik:
Kesimpulan yang paling hati-hati adalah Coinbase telah memperoleh izin untuk membangun infrastruktur teregulasi bagi sekuritas bertoken di Abu Dhabi, sedangkan Deribit memiliki lisensi Dubai untuk aktivitas bursa aset virtual dan derivatif. Jejak Coinbase di UEA memang strategis, tetapi pengalaman investor pada akhirnya akan ditentukan oleh ketentuan produk yang diumumkan berikutnya.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada Agustus 2026, Coinbase memperoleh izin Abu Dhabi untuk mengatur transaksi investasi dan menyediakan kustodi sekuritas bertoken; lisensi Deribit di Dubai mencakup layanan bursa dan broker dealer, termasuk derivati...
Pada Agustus 2026, Coinbase memperoleh izin Abu Dhabi untuk mengatur transaksi investasi dan menyediakan kustodi sekuritas bertoken; lisensi Deribit di Dubai mencakup layanan bursa dan broker dealer, termasuk derivati... ADGM Abu Dhabi diposisikan sebagai pusat internasional Coinbase untuk sekuritas yang direpresentasikan secara on chain dan didukung aset dasar.
Dompet digital dapat menggantikan sebagian proses akun broker dan penyelesaian tradisional, tetapi investor tetap harus memenuhi aturan kelayakan, KYC/AML, pembatasan transfer, dan hukum sekuritas.