Kekhawatiran akan serangan Rusia terhadap jaringan listrik Ukraina pada musim dingin menjadi inti peringatan terbaru Presiden Volodymyr Zelenskyy. Pesannya memadukan penangkalan dan diplomasi: bila Moskwa menyerang infrastruktur energi Ukraina hingga menyebabkan pemadaman, Kyiv akan mengupayakan respons setimpal terhadap fasilitas energi Rusia. Namun, ia juga mengatakan kedua pihak seharusnya mengejar perundingan yang mengurangi penderitaan warga sipil dan bergerak bertahap menuju pengakhiran perang.
18
20
31
Peringatan soal pemadaman listrik
Zelenskyy menyatakan Rusia sedang bersiap menargetkan sistem energi Ukraina pada musim dingin dan bahwa Rusia akan menerima balasan yang sama bila melakukannya. Ia membingkai kemungkinan tindakan Ukraina sebagai respons atas serangan pada jaringan listriknya, seraya menegaskan bahwa Ukraina tidak menyamakan tindakannya dengan konsekuensi kemanusiaan yang, menurutnya, ditimbulkan oleh serangan Rusia.
18
19
Pernyataan itu bukan penolakan terhadap diplomasi. Sebaliknya, Zelenskyy menggambarkan pilihan bagi Moskwa: mengakhiri perang lewat perundingan, atau mengambil langkah-langkah praktis yang lebih kecil untuk melindungi warga sipil selagi perundingan yang lebih luas belum menemukan hasil.
20
29
Agenda bertahap yang ditawarkan Kyiv
Usul sementara Zelenskyy berfokus pada bidang-bidang yang mungkin memungkinkan kesepakatan terbatas, meski belum ada penyelesaian menyeluruh:
- Gencatan senjata energi: penghentian serangan timbal balik terhadap infrastruktur energi, khususnya selama musim dingin.
26
30
- Akses Laut Hitam: membuka kembali atau mengurai hambatan pada koridor pangan Laut Hitam, yang menurut Zelenskyy nyaris terblokir.
22
31
- Pertukaran kemanusiaan: pertukaran tahanan serta pemulangan warga sipil dan anak-anak Ukraina yang ditahan di Rusia.
31
Gagasannya, kesepakatan kecil dapat mengurangi risiko langsung sekaligus membangun momentum menuju negosiasi yang lebih luas. Namun, ini masih merupakan proposal, bukan kerangka yang telah disetujui.
29
31
Latar serangan yang mengiringi pernyataan
Seruan untuk gencatan senjata energi muncul di tengah kembali menguatnya kampanye serangan udara Rusia. Reuters melaporkan serangan Rusia menewaskan tujuh orang di wilayah Pavlohrad, Ukraina tenggara; menghantam fasilitas agribisnis internasional di Dnipro; serta mengenai stasiun pengisian bahan bakar di Kyiv dan melukai empat orang.
33
Pada awal pekan itu, Rusia kembali menyerang Kyiv setelah jeda singkat yang berkaitan dengan kunjungan utusan Amerika Serikat. Pejabat Ukraina mengatakan lebih dari 50 lokasi rusak, termasuk bangunan tempat tinggal, sekolah, toko, stasiun pengisian bahan bakar, dan pabrik tepung.
5
10
Laporan lain juga menyebut serangan terhadap dua stasiun pengisian bahan bakar di Kyiv menggunakan drone bertenaga jet, dengan dua orang dilaporkan tewas dalam serangan berikutnya tersebut.
34
Respons Rusia terhadap usul gencatan senjata
Hambatan utama saat ini adalah penolakan Moskwa terhadap jeda serangan udara atau energi yang didefinisikan secara sempit. Pada 10 September, Kremlin menolak usul yang didukung AS untuk menghentikan serangan udara secara timbal balik. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut sektor energi sebagai “tumit Achilles” Ukraina.
43
Rusia juga menolak menyetujui gencatan senjata lebih luas selama tiga hari di sekitar kunjungan utusan AS, meski jeda sementara serangan terhadap Kyiv sempat berlangsung dan berakhir tak lama kemudian.
35
36
Catatan upaya gencatan senjata energi sebelumnya turut memicu keraguan. Pada Maret 2025, Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian sementara serangan terhadap fasilitas energi Ukraina, tetapi tidak menerima gencatan senjata 30 hari yang lebih luas dan didorong Washington.
3
4 Laporan berikutnya mencatat perselisihan dan tudingan mengenai kepatuhan terhadap jeda yang terkait energi.
2
15
Sanksi dan ujian diplomasi berikutnya
Zelenskyy mendesak pemerintahan Trump agar segera menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia setelah serangan mematikan di Ukraina. Laporan yang tersedia tidak menyebut adanya paket sanksi baru AS yang sudah difinalkan.
8
Ia juga mengatakan berencana bertemu Presiden Donald Trump pada akhir September, ketika Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat terus membahas kemungkinan pertemuan trilateral serta jalur perundingan lain.
8
38
Jika tercapai, pengaturan energi untuk musim dingin akan menjadi ujian diplomasi yang terbatas, bukan penyelesaian perang. Kredibilitasnya akan bergantung pada rincian: infrastruktur apa yang dilindungi, bagaimana pelanggaran diidentifikasi, apa konsekuensi setelah pelanggaran, serta apakah akses Laut Hitam dan langkah kemanusiaan seperti pemulangan tahanan turut dimasukkan. Penolakan Rusia atas usul jeda serangan udara terbaru menunjukkan syarat-syarat itu belum tersedia saat Zelenskyy menyampaikan pernyataannya.
31
43