Unggahan Tucker Carlson di X pada 1 November menyebut pemerintahan Donald Trump mungkin hanya berjarak “beberapa hari” dari serangan nuklir ke Iran. Ia menyebut Pickaxe Mountain sebagai sasaran yang diduga dan mengatakan Trump bisa memutuskan pada 7 November apakah akan menyetujui atau mengesampingkan penggunaan senjata nuklir. Laporan yang tersedia mengonfirmasi bahwa Carlson menyampaikan klaim tersebut, tetapi tidak membuktikan secara independen bahwa keputusan atau rencana serangan semacam itu memang ada.
12
29
Apa yang diklaim Carlson?
Carlson mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Trump menyetujui serangan ke Pickaxe Mountain, sebuah lokasi bawah tanah di dekat Natanz. Ia mengaitkan prediksinya dengan orang-orang yang disebut mengikuti pembahasan itu dari dekat, tetapi tidak menyebut identitas mereka maupun memberikan bukti untuk mendukung keterangan mereka, menurut laporan tentang unggahan tersebut.
12
Carlson juga menyatakan senjata konvensional tidak akan mampu menembus sekitar 300 kaki—sekitar 91 meter—lapisan granit yang melindungi lokasi itu, sehingga serangan nuklir menjadi satu-satunya pilihan militer. Namun, itu adalah klaim Carlson, bukan penilaian yang telah dikonfirmasi secara independen oleh sumber-sumber yang tersedia.
15
29
Tanggal 7 November yang ia sebut merupakan batas waktu bagi Trump untuk memutuskan apakah akan menyetujui atau menolak penggunaan senjata nuklir, bukan kepastian bahwa serangan akan dilakukan pada hari itu.
12
Laporan lain menyebut tekanan untuk kembali menyerang
Laporan terpisah menyebut Netanyahu mendorong serangan baru setelah pemilu sela AS pada 3 November, sementara Trump dikabarkan ingin memberi lebih banyak waktu bagi diplomasi. Dalam percakapan telepon, keduanya juga membahas negosiasi dengan Iran dan kemungkinan kembali ke pertempuran. Sumber yang dikutip menggambarkan percakapan itu sebagai “keras” dan “langsung”.
31
35
44
Trump juga menyebut masih ada satu atau dua sasaran di Iran yang perlu ditangani, dan mengemukakan Pickaxe Mountain sebagai salah satu kemungkinan. Pernyataan itu berkaitan dengan kemungkinan sasaran militer, tetapi tidak mengonfirmasi tuduhan khusus Carlson bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir.
39
Jalur diplomasi masih berjalan
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Trump belum mengambil keputusan mengenai serangan lanjutan dan menyebut pemerintahan AS terbuka pada solusi diplomatik.
37 Laporan lain menyebut pembicaraan dengan pejabat Iran yang dimediasi Qatar, dengan rancangan proposal yang beredar dan kemungkinan pertemuan lanjutan.
32
44
Gambaran dari berbagai laporan tersebut menunjukkan adanya tekanan yang berlawanan: pembahasan mengenai kemungkinan aksi militer baru berlangsung bersamaan dengan upaya untuk melanjutkan negosiasi. Namun, laporan-laporan itu tidak mengonfirmasi secara independen klaim Carlson tentang pembahasan serangan nuklir ataupun tenggat keputusan pada 7 November.
31
32
37