Truffle Security menemukan 9.308 dari 10.616 pasangan kredensial AWS lengkap—sekitar 88%—masih berhasil melakukan autentikasi pada 10 Agustus 2026. Riset tersebut mencatat 431.875 temuan rahasia AWS dan 64.024 kunci unik dari repositori, riwayat Git, dataset, image container, registry, serta log continuous integrati...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Truffle Security’s August 2026 research reveal about publicly exposed Amazon Web Services credentials—including how many secrets an. Article summary: Truffle Security found a large, persistent exposure problem: 64,024 unique verified AWS key pairs appeared in 431,875 public findings from August 2022–August 2026, and 9,308 of 10,616 complete credential pairs re-tested . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Riset Truffle Security pada Agustus 2026 menunjukkan bahwa kebocoran kredensial cloud bukan hanya masalah jumlah, tetapi juga soal berapa lama akses tersebut tetap terbuka.
Dalam penelusuran terhadap repositori publik, riwayat Git, dataset, image Docker, container registry, dan log continuous integration, peneliti mencatat 431.875 temuan rahasia AWS antara Agustus 2022 hingga Agustus 2026. Setelah data dideduplikasi dan diverifikasi, jumlahnya menjadi 64.024 kunci AWS unik. 145
Dari 10.616 pasangan kredensial lengkap yang diuji ulang pada 10 Agustus 2026, sebanyak 9.308—sekitar 88%—masih berhasil melakukan autentikasi. Angka ini hanya berlaku untuk pasangan kredensial lengkap yang dapat diuji, bukan seluruh temuan publik atau potongan rahasia yang ditemukan. 145
Kumpulan kunci terverifikasi tersebut terdiri atas 10.625 kredensial root, 48.744 kunci pengguna IAM, dan 4.655 kunci yang tidak dapat diklasifikasikan. Kredensial root mencakup 16,6% dari seluruh kunci unik. 1
Truffle Security mengidentifikasi 817 kunci aktif yang terhubung dengan perusahaan. Di antaranya terdapat:
AdministratorAccess, yang dapat memberikan kendali penuh atas akun.Dalam kelompok pengguna IAM yang kebijakannya dapat dibaca, 976 dari 1.157 pengguna—84%—memiliki AdministratorAccess. Sebanyak 144 lainnya memiliki IAMFullAccess. Truffle mengingatkan bahwa angka ini bersifat indikatif karena pengguna yang memungkinkan enumerasi kebijakan belum tentu mewakili seluruh pengguna IAM yang kredensialnya bocor. 1
Materi pelaporan yang tersedia mencantumkan dua angka untuk jumlah akun AWS. Salah satu ringkasan menyebut kumpulan 64.024 kunci tersebut mencakup 9.945 akun AWS berbeda, sedangkan ringkasan laporan sumber menyebut 50.654 akun AWS berbeda. Materi yang diberikan tidak menjelaskan penyebab perbedaan ini, sehingga kedua angka tersebut tidak boleh dianggap saling menggantikan. 1
Namun, gambaran risikonya tetap jelas: ratusan kredensial aktif terhubung dengan perusahaan, dan 768 di antaranya dapat memberikan kendali penuh atas akun AWS korporat. 13
Hugging Face menyumbang 8.482 kunci AWS unik yang masih aktif dari 3.394 dataset publik, menjadikannya sumber tunggal terbesar dalam peninjauan tersebut. Kredensial root mencakup 17,9% dari kunci di kelompok ini—proporsi root tertinggi di antara sumber yang dilacak. 125
Risiko ini diperbesar oleh cara materi kode publik digunakan kembali. Snapshot kode yang berisi rahasia dapat disalin ke dataset pelatihan, lalu didistribusikan kembali melalui berbagai dataset turunan. Karena itu, menghapus kredensial dari repositori asal tidak menjamin semua salinannya ikut hilang. 1
Temuan yang berfokus pada AWS ini merupakan bagian dari pemindaian Hugging Face yang lebih luas. Truffle Security mengatakan telah memindai 7,6 petabita data dan 187 juta file, lalu menemukan 221.303 kredensial unik yang masih aktif dalam 6.003 dataset. Angka tersebut mencakup semua jenis kredensial, bukan hanya kunci AWS. 6
Dari 2.903 kunci aktif yang tanggal pembuatannya dapat dibaca, usia median mencapai 1.831 hari—kira-kira lima tahun. Separuh kunci berusia lebih dari lima tahun, kunci tertua berusia 17,4 tahun, dan hanya 25 kunci atau 0,9% yang dibuat dalam 30 hari terakhir. 1
Hanya 398 dari 2.903 kunci tersebut—13,7%—yang memiliki kunci pengganti lebih baru. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar kunci belum dirotasi, digantikan, atau dibersihkan setelah terekspos. 1
Pelajaran praktisnya sederhana: rahasia yang pernah muncul di materi publik harus dianggap telah terkompromi secara permanen, meskipun file atau entri repositori asal sudah diedit. Riwayat Git, image container, artefak paket, dan dataset publik dapat menyimpan salinan sebelumnya. 1
Kontrol anggaran juga jarang ditemukan. Dari 2.754 akun yang pengaturannya dapat dibaca, hanya 262 akun—9,5%—yang memiliki peringatan anggaran. Nilai ambang median yang dikonfigurasi adalah 8 dolar AS. 12
Artinya, 90,5% akun yang dapat dibaca tidak memiliki alarm anggaran yang terdeteksi. Penyerang dengan kredensial yang masih berlaku dapat memanfaatkan komputasi cloud untuk cryptomining atau beban kerja lain sebelum organisasi menyadari lonjakan biaya. 12
Akun-akun yang data pengeluarannya dapat dibaca mencatat total pengeluaran 420.631 dolar AS pada Juli 2026. Sebanyak 50 akun menghabiskan lebih dari 1.000 dolar AS, sementara sembilan akun menghabiskan lebih dari 10.000 dolar AS pada bulan tersebut. Angka ini menggambarkan akun yang diamati dan tidak membuktikan bahwa pengeluaran tersebut disebabkan penyalahgunaan kredensial. 1
Truffle Security melaporkan bahwa AWS terlihat memasang kebijakan AWSCompromisedKeyQuarantine pada kunci IAM yang terdeteksi terekspos. Kebijakan ini membatasi kemampuan kunci, tetapi tidak selalu langsung menonaktifkan proses autentikasi. 1
Di antara kunci IAM aktif yang diperiksa, 929 dari 7.590 kunci—12%—memiliki kebijakan tersebut. Sebanyak 112 kunci lainnya memiliki versi lama yang tidak lagi diterapkan AWS sejak 2023. Temuan Truffle menunjukkan bahwa sebagian kunci masih dapat digunakan meski telah lama menerima notifikasi paparan. 1
Karena itu, kebijakan karantina sebaiknya dipandang sebagai sinyal bahwa kredensial telah terekspos, bukan bukti bahwa rahasia tersebut sudah aman dan tidak berlaku. Organisasi perlu menyelidiki kunci, mengidentifikasi pemilik serta hak aksesnya, kemudian mencabut atau merotasinya. 1
Truffle mengatakan hanya menguji ulang pasangan kredensial yang materialnya lengkap. Untuk menganalisis akun dan hak akses, peneliti menggunakan panggilan IAM read-only, menguji satu kunci pada satu waktu, tidak memublikasikan material kunci, dan memberi tahu setiap pemilik yang berhasil mereka identifikasi. 15
Metodologi ini penting saat membaca angka 88%: persentase tersebut berlaku untuk subset pasangan kredensial lengkap yang diuji ulang, bukan seluruh temuan publik atau semua rahasia parsial yang ditemukan dalam pemindaian. 14
Temuan ini mendukung sejumlah langkah respons insiden yang relatif jelas:
AWSCompromisedKeyQuarantine dan selidiki kebijakan tersebut sebagai indikasi bahwa kredensial mungkin telah terekspos. 1Peringatan utama dari riset ini adalah bahwa paparan publik bukanlah kebocoran sesaat. Tanpa pencabutan, rotasi, dan pemantauan, satu kredensial AWS dapat tetap menjadi pintu masuk yang berfungsi ke infrastruktur cloud selama bertahun-tahun.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Truffle Security menemukan 9.308 dari 10.616 pasangan kredensial AWS lengkap—sekitar 88%—masih berhasil melakukan autentikasi pada 10 Agustus 2026.
Truffle Security menemukan 9.308 dari 10.616 pasangan kredensial AWS lengkap—sekitar 88%—masih berhasil melakukan autentikasi pada 10 Agustus 2026. Riset tersebut mencatat 431.875 temuan rahasia AWS dan 64.024 kunci unik dari repositori, riwayat Git, dataset, image container, registry, serta log continuous integration selama beberapa tahun.
Masalah utamanya adalah kredensial yang bertahan lama: usia median kunci aktif dengan tanggal pembuatan yang dapat dibaca mencapai sekitar lima tahun, sementara hanya 13,7% yang memiliki kunci pengganti yang lebih baru.