Jarak Pisah: Sekitar 4.900 tahun cahaya (1,5 kiloparsec). Ini adalah jarak terdekat yang pernah terkonfirmasi untuk sepasang lubang hitam supermasif yang aktif 'memakan' materi di alam semesta awal .
Zaman Kosmik: Terlihat saat alam semesta baru berusia sekitar 1,3 miliar tahun (pergeseran merah z ≈ 4,5) .
Galaksi Induk: Sistem ini berada di dalam galaksi kaya gas yang sedang bergabung (major merger). Awalnya, sistem ini diidentifikasi melalui sinar-X dari Survei Chandra COSMOS Legacy sebelum JWST 'memperbesar' untuk menyelidikinya .
Instrumen Kunci: Spektrograf Inframerah Dekat (NIRSpec) milik JWST mengkonfirmasi sifat ganda dari sistem ini dengan mendeteksi garis emisi lebar yang merupakan ciri khas lubang hitam yang secara aktif menyerap materi di kedua inti galaksi . Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) memberikan pencitraan resolusi tinggi terhadap gas dan debu dingin yang menjadi bahan bakar pertumbuhan cepat kedua lubang hitam ini . Kombinasi data JWST + ALMA memungkinkan tim untuk mengukur jarak pisah lubang hitam dan kondisi fisik galaksi yang bergabung .
Temuan Utama: LID-1166 adalah sistem dual AGN jarak dekat (skala kiloparsec) pertama yang terkonfirmasi di luar alam semesta lokal. Penemuan ini memberikan gambaran langsung tentang fase akhir penggabungan galaksi, ketika dua lubang hitam supermasif saling mendekat sebelum akhirnya bergabung . Studi ini telah diterima untuk dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy .
Dipublikasikan di Astronomy & Astrophysics pada 12 Agustus 2026, tim yang dipimpin oleh Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics menggunakan JWST untuk menemukan sesuatu yang lebih langka: tiga lubang hitam supermasif aktif dalam satu galaksi .
Nama Galaksi: J0148-4214 .
Zaman Kosmik: Terlihat sekitar 1,2 miliar tahun setelah Big Bang .
Konfigurasi: Dua lubang hitam berada sangat berdekatan di dekat pusat galaksi (hanya berjarak 620 tahun cahaya), tampaknya hampir bergabung, sementara lubang hitam ketiga terletak sekitar 5.500 tahun cahaya dari pusat . Massa ketiga lubang hitam ini berkisar antara sekitar 600.000 hingga 80 juta kali massa Matahari .
Signifikansi: Ini adalah bukti pertama dari galaksi muda yang menampung tiga lubang hitam supermasif aktif. Dua dari tiga lubang hitam tersebut sangat berdekatan sehingga tampak hampir tidak bisa dibedakan tanpa tindak lanjut spektroskopi . Penemuan ini menunjukkan bahwa penggabungan dan interaksi di alam semesta awal mungkin memainkan peran penting dalam pertumbuhan cepat lubang hitam supermasif .
| Aspek | LID-1166 (Ganda) | J0148-4214 (Tiga) |
|---|---|---|
| Jumlah lubang hitam | 2 | 3 |
| Zaman kosmik | ~1,3 miliar tahun setelah Big Bang (z≈4,5) | ~1,2 miliar tahun setelah Big Bang |
| Jarak pisah | ~4.900 tahun cahaya (1,5 kpc) — dual AGN terdekat yang terkonfirmasi | Dua lubang hitam berjarak ~620 tahun cahaya; lubang hitam ketiga berjarak ~5.500 tahun cahaya dari pusat |
| Instrumen kunci JWST | NIRSpec | NIRSpec |
| Peran ALMA | Memetakan gas dingin di galaksi yang bergabung | Tidak dilaporkan sebagai instrumen utama untuk sistem ini |
| Arti penemuan | Dual AGN jarak dekat pertama di alam semesta awal | Sistem tiga lubang hitam supermasif aktif pertama yang diketahui dalam satu galaksi muda |
| Jurnal | Nature Astronomy (diterima); arXiv:2607.19491 | Astronomy & Astrophysics (12 Agustus 2026) |
Kedua penemuan, yang diumumkan dalam siklus berita yang sama (12–14 Agustus 2026), menegaskan bagaimana JWST mengungkap sistem multi-lubang hitam yang kompleks yang sebelumnya tidak terlihat oleh teleskop-teleskop lama. Sistem ganda (LID-1166) menjawab pertanyaan tentang seberapa dekat dua lubang hitam supermasif bisa saling mendekat selama penggabungan di alam semesta awal, sementara sistem tiga (J0148-4214) melangkah lebih jauh dengan menunjukkan bahwa galaksi bisa mengakumulasi tiga lubang hitam yang aktif menyerap materi secara bersamaan — sebuah skenario yang menantang model saat ini tentang 'kelahiran' lubang hitam dan pembentukan galaksi .
Jarak Pisah: Sekitar 4.900 tahun cahaya (1,5 kiloparsec). Ini adalah jarak terdekat yang pernah terkonfirmasi untuk sepasang lubang hitam supermasif yang aktif 'memakan' materi di alam semesta awal .
Zaman Kosmik: Terlihat saat alam semesta baru berusia sekitar 1,3 miliar tahun (pergeseran merah z ≈ 4,5) .
Galaksi Induk: Sistem ini berada di dalam galaksi kaya gas yang sedang bergabung (major merger). Awalnya, sistem ini diidentifikasi melalui sinar-X dari Survei Chandra COSMOS Legacy sebelum JWST 'memperbesar' untuk menyelidikinya .
Instrumen Kunci: Spektrograf Inframerah Dekat (NIRSpec) milik JWST mengkonfirmasi sifat ganda dari sistem ini dengan mendeteksi garis emisi lebar yang merupakan ciri khas lubang hitam yang secara aktif menyerap materi di kedua inti galaksi . Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) memberikan pencitraan resolusi tinggi terhadap gas dan debu dingin yang menjadi bahan bakar pertumbuhan cepat kedua lubang hitam ini . Kombinasi data JWST + ALMA memungkinkan tim untuk mengukur jarak pisah lubang hitam dan kondisi fisik galaksi yang bergabung .
Temuan Utama: LID-1166 adalah sistem dual AGN jarak dekat (skala kiloparsec) pertama yang terkonfirmasi di luar alam semesta lokal. Penemuan ini memberikan gambaran langsung tentang fase akhir penggabungan galaksi, ketika dua lubang hitam supermasif saling mendekat sebelum akhirnya bergabung . Studi ini telah diterima untuk dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy .
Dipublikasikan di Astronomy & Astrophysics pada 12 Agustus 2026, tim yang dipimpin oleh Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics menggunakan JWST untuk menemukan sesuatu yang lebih langka: tiga lubang hitam supermasif aktif dalam satu galaksi .
Nama Galaksi: J0148-4214 .
Zaman Kosmik: Terlihat sekitar 1,2 miliar tahun setelah Big Bang .
Konfigurasi: Dua lubang hitam berada sangat berdekatan di dekat pusat galaksi (hanya berjarak 620 tahun cahaya), tampaknya hampir bergabung, sementara lubang hitam ketiga terletak sekitar 5.500 tahun cahaya dari pusat . Massa ketiga lubang hitam ini berkisar antara sekitar 600.000 hingga 80 juta kali massa Matahari .
Signifikansi: Ini adalah bukti pertama dari galaksi muda yang menampung tiga lubang hitam supermasif aktif. Dua dari tiga lubang hitam tersebut sangat berdekatan sehingga tampak hampir tidak bisa dibedakan tanpa tindak lanjut spektroskopi . Penemuan ini menunjukkan bahwa penggabungan dan interaksi di alam semesta awal mungkin memainkan peran penting dalam pertumbuhan cepat lubang hitam supermasif .
| Aspek | LID-1166 (Ganda) | J0148-4214 (Tiga) |
|---|---|---|
| Jumlah lubang hitam | 2 | 3 |
| Zaman kosmik | ~1,3 miliar tahun setelah Big Bang (z≈4,5) | ~1,2 miliar tahun setelah Big Bang |
| Jarak pisah | ~4.900 tahun cahaya (1,5 kpc) — dual AGN terdekat yang terkonfirmasi | Dua lubang hitam berjarak ~620 tahun cahaya; lubang hitam ketiga berjarak ~5.500 tahun cahaya dari pusat |
| Instrumen kunci JWST | NIRSpec | NIRSpec |
| Peran ALMA | Memetakan gas dingin di galaksi yang bergabung | Tidak dilaporkan sebagai instrumen utama untuk sistem ini |
| Arti penemuan | Dual AGN jarak dekat pertama di alam semesta awal | Sistem tiga lubang hitam supermasif aktif pertama yang diketahui dalam satu galaksi muda |
| Jurnal | Nature Astronomy (diterima); arXiv:2607.19491 | Astronomy & Astrophysics (12 Agustus 2026) |
Kedua penemuan, yang diumumkan dalam siklus berita yang sama (12–14 Agustus 2026), menegaskan bagaimana JWST mengungkap sistem multi-lubang hitam yang kompleks yang sebelumnya tidak terlihat oleh teleskop-teleskop lama. Sistem ganda (LID-1166) menjawab pertanyaan tentang seberapa dekat dua lubang hitam supermasif bisa saling mendekat selama penggabungan di alam semesta awal, sementara sistem tiga (J0148-4214) melangkah lebih jauh dengan menunjukkan bahwa galaksi bisa mengakumulasi tiga lubang hitam yang aktif menyerap materi secara bersamaan — sebuah skenario yang menantang model saat ini tentang 'kelahiran' lubang hitam dan pembentukan galaksi .