Robert Fico kembali menyoroti risiko keterlibatan Slovakia dalam perang yang lebih luas. Perdana Menteri Slovakia itu mengatakan ia tidak ingin negaranya terseret ke konflik militer “karena suatu Pasal 5” dan akan melakukan segala yang mungkin untuk mencegahnya—sembari tetap menekankan nilai keanggotaan Slovakia di NATO.
2
13
Apa yang dikatakan Fico tentang Pasal 5
Menjelang rencana perjalanannya ke Ukraina, Fico mempertanyakan kemungkinan pengaktifan klausul pertahanan kolektif NATO. Ia membingkai keberatannya dengan mempertanyakan siapa yang akan dilawan Slovakia, alasan negara itu berperang, dan tujuan perang tersebut.
1
Pasal 5 merupakan inti komitmen pertahanan bersama NATO: serangan bersenjata terhadap satu negara anggota diperlakukan sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Namun, pasal ini tidak menetapkan satu respons militer yang berjalan otomatis. Perjanjian NATO mengharuskan tiap anggota membantu negara yang diserang dengan tindakan yang mereka nilai perlu, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan bersenjata.
13
Fico tidak menyatakan Slovakia akan keluar dari NATO dan tidak pula menjelaskan penolakan hukum tertentu terhadap permintaan berdasarkan Pasal 5. Namun, ucapannya secara terbuka memunculkan keraguan atas kesediaannya mendukung keterlibatan Slovakia dalam respons kolektif apabila konflik yang lebih besar terjadi.
2
13
Kritik terhadap retorika Eropa yang disebutnya “agresif”
Fico mengatakan Eropa menghadapi risiko konflik besar yang lebih tinggi daripada sebelumnya selama perang di Ukraina. Ia mengkritik apa yang ia gambarkan sebagai retorika keras dan agresif dari para pemimpin Eropa, serta menyebut ada pencarian dalih untuk konflik NATO-Rusia.
6
14
Laporan mengenai pidatonya mencatat bahwa Fico tidak menyebut Rusia sebagai agresor atau sumber ancaman militer bagi Eropa.
2
14 Cara pandang ini menggeser perhatian dari tindakan Rusia ke retorika Barat dan dukungan terhadap Ukraina. Posisi tersebut sejalan dengan sikap Fico yang dinilai ramah Kremlin dan menjadikannya salah satu pengkritik paling menonjol di Eropa terhadap bantuan militer bagi Ukraina.
9
Mengapa pernyataan ini penting bagi NATO
Daya tangkal NATO bukan hanya bertumpu pada teks perjanjian, tetapi juga pada kredibilitas tekad politik para anggotanya. Ketika seorang perdana menteri mempertanyakan apakah negaranya seharusnya terseret dalam krisis pertahanan kolektif, sinyal persatuan itu dapat menjadi lebih rumit.
Dalam beberapa waktu terakhir, laporan menggambarkan meningkatnya sabotase, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur penting di wilayah NATO yang dikaitkan dengan Rusia. Para pejabat Eropa dan NATO membahas respons yang mungkin ditempuh, termasuk apakah gabungan serangan hibrida dalam keadaan tertentu dapat menjadi dasar untuk mempertimbangkan Pasal 5.
3 Euronews juga melaporkan bahwa para pemimpin melihat serangan hibrida yang diorkestrasi Rusia memasuki fase yang lebih berbahaya dan lebih bersifat kinetik.
8
Dampak langsung pernyataan Fico bersifat politis, bukan perubahan yang terbukti atas status perjanjian Slovakia. Namun, bahasanya meningkatkan ketidakpastian mengenai seberapa konsisten Bratislava akan sejalan dengan sekutu-sekutunya dalam eskalasi serius.
KTT Carpathian Eight: ketidakhadiran bukan konsekuensi yang terbukti
Pernyataan Fico muncul bertepatan dengan KTT perdana Carpathian Eight di Bukovel, Ukraina barat, pada 18–20 September. Forum regional ini mempertemukan Ukraina, Polandia, Rumania, Slovakia, Ceko, Austria, Hungaria, dan Serbia untuk membahas keamanan, energi, logistik, serta kerja sama ekonomi lintas batas.
21
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk sebelumnya mengatakan akan bertemu Fico dalam kunjungannya ke Ukraina untuk membahas sanksi terhadap Rusia.
33 Namun, Fico tidak hadir pada pembukaan KTT. Laporan menyebut Slovakia diwakili pada tingkat diplomatik yang lebih rendah; laporan lain menyatakan sakit mungkin menjadi alasan pembatalan tersebut.
19
18
Belum ada bukti bahwa komentar Fico mengenai Pasal 5 menjadi penyebab ketidakhadirannya. Meski demikian, peristiwa ini menegaskan perbedaan yang lebih luas: kerja sama regional mengenai keamanan dan Ukraina tetap berjalan, sementara pemimpin salah satu anggota NATO secara terbuka mempertanyakan logika negaranya ikut terseret ke dalam pertahanan kolektif.