Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan seusai rangkaian pertemuan menteri ekonomi ASEAN di Manila pada September 2026 bahwa negara-negara anggota berharap pembaruan ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA), atau Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN, dapat mulai berlaku pada akhir 2026, bukan pertengahan 2027. Bagi pelaku usaha, kata kuncinya adalah target: pernyataan itu belum memastikan aturan baru sudah berlaku di semua negara anggota.
4
8
Apa manfaat yang diharapkan?
Menurut Gan, pembaruan ATIGA menyederhanakan dan memperjelas aturan bagi perusahaan yang beroperasi lintas negara ASEAN. Tujuannya mencakup kelancaran pergerakan barang antarnegara, akses pasar yang lebih baik, serta berkurangnya hambatan perdagangan dan kendala prosedur kepabeanan. Manfaat praktisnya tetap bergantung pada kapan dan di mana aturan baru diterapkan.
8
12
Mengapa tanggalnya perlu dibaca cermat?
Laporan mengenai pernyataan Gan menyebut akhir 2026 sebagai sasaran percepatan, kira-kira enam bulan dari jadwal semula. Namun, laporan berikutnya mengenai ketentuan penerapan dini menjelaskan bahwa negara anggota boleh menerapkan pembaruan ATIGA untuk sementara, secara sukarela dan timbal balik, sebelum perjanjian secara resmi mulai berlaku pada 1 Juni 2027. Penerapan sementara itu hanya berlaku di antara negara-negara yang telah menyampaikan pemberitahuan yang disyaratkan, sejak tanggal yang tercantum dalam pemberitahuan mereka. Jadi, percepatan mungkin terjadi tanpa berarti aturan yang diperbarui langsung berlaku serentak di seluruh ASEAN.
4
2
Agenda lain dari pertemuan Manila
Para menteri juga melaporkan kemajuan pembahasan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), kerangka perjanjian ekonomi digital yang ditargetkan Singapura untuk ditandatangani pada 2026. Dalam hubungan ASEAN–Uni Eropa, pejabat mencatat kemajuan pembahasan prinsip perdagangan digital. Itu bukan pengumuman perjanjian perdagangan bebas ASEAN–Uni Eropa. Gan mengatakan perjanjian antara Uni Eropa dan masing-masing negara ASEAN dapat menjadi landasan bagi perjanjian antarkawasan pada masa mendatang.
8
14
17
18
ASEAN turut melanjutkan pekerjaan menuju kerangka ekonomi hijau dan membahas perluasan keanggotaan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), perjanjian perdagangan regional. Sumber yang tersedia tidak menunjukkan bahwa pasar karbon regional telah disepakati, anggota baru RCEP telah ditetapkan, atau peninjauan RCEP telah rampung. Berbagai agenda itu terpisah dari jadwal ATIGA, menjelang giliran Singapura memegang keketuaan ASEAN pada 2027.
9
6
14