Tollyjoy mengumumkan pada 15 September 2026 bahwa mereknya akan dihentikan secara bertahap setelah 55 tahun, tanpa menyebut tanggal penutupan akhir. Tawaran harga perpisahan berlaku melalui mitra ritel selama stok tersedia, tetapi Tollyjoy kemudian menyatakan produknya tak lagi dijual di Singapura.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Singapore baby-care brand Tollyjoy announce in September 2026 about winding down after 55 years, what is known about when its produ. Article summary: Tollyjoy announced on September 15, 2026, that it would “wind down the brand” after 55 years, saying it would soon take its “final bow”. It did not give a final closure date or a date when all products would leave shelve. Topic tags: general, general web, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Merek perlengkapan bayi asal Singapura, Tollyjoy, mengumumkan pada 15 September 2026 bahwa mereka akan segera berpamitan dan menghentikan mereknya secara bertahap setelah 55 tahun. Perusahaan belum menyebut tanggal penutupan akhir maupun kapan seluruh produknya akan hilang dari rak toko. 3
15
Dalam pesan perpisahannya, Tollyjoy mengajak pelanggan membeli sisa produk melalui mitra ritel dengan harga khusus selama persediaan masih ada. Namun, tawaran itu bukan jaminan bahwa setiap toko akan terus menjual produknya. 15
Perkembangan berikutnya perlu diperhatikan: Tollyjoy menyatakan produknya tak lagi dijual di Singapura, meski sebagian masih tersedia di Malaysia. Karena itu, pelanggan yang mencari stok tersisa sebaiknya menghubungi toko terkait, bukan menganggap tawaran perpisahan tersebut masih berlaku di Singapura. Belum ada tanggal yang diumumkan untuk penarikan seluruh produk dari rak toko. 7
3
Tan Khung Ngee dan istrinya, Tan Hong Keow, mendirikan Tollyjoy di Singapura pada 1971. Usaha keluarga ini berkembang dari kegiatan produksi dengan sekitar 100 pekerja menjadi merek perlengkapan ibu dan bayi yang menjual ratusan jenis produk di kawasan tersebut. Produknya mencakup botol susu serta perlengkapan perawatan ibu dan bayi dengan merek Tollyjoy dan Little Precious. Belum jelas apakah Little Precious juga akan dihentikan. 2
8
Putra mereka, Tan Wee Keng, menjabat sebagai kepala eksekutif Tollyjoy. Sebuah laporan mencatat perusahaan memiliki sekitar 200 karyawan dan pendapatan tahunan S$16 juta pada 2016. Angka historis itu tidak menggambarkan jumlah karyawan atau pendapatan perusahaan saat pengumuman penghentian usaha pada 2026. 2
Menurut Tan Wee Keng, keputusan tersebut bukan didorong pertimbangan keuangan. Perusahaan tidak merinci faktor yang melatarbelakanginya ataupun memberikan jadwal pasti penutupan. Selama proses penghentian usaha, Tollyjoy mengatakan akan mengelola sisa persediaan dan memperhatikan kesejahteraan karyawannya. 6
7
Tollyjoy menyebut perpisahan ini sebagai momen yang mengharukan sekaligus berat. Perusahaan berterima kasih kepada keluarga-keluarga yang telah menerima merek tersebut di rumah mereka. Meski produknya kelak tak lagi ada di rak toko, Tollyjoy berharap kenangan dan momen penting keluarga yang menyertainya tetap bertahan. 15
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Tollyjoy mengumumkan pada 15 September 2026 bahwa mereknya akan dihentikan secara bertahap setelah 55 tahun, tanpa menyebut tanggal penutupan akhir.
Tollyjoy mengumumkan pada 15 September 2026 bahwa mereknya akan dihentikan secara bertahap setelah 55 tahun, tanpa menyebut tanggal penutupan akhir. Tawaran harga perpisahan berlaku melalui mitra ritel selama stok tersedia, tetapi Tollyjoy kemudian menyatakan produknya tak lagi dijual di Singapura.