SIMBA menyatakan kebocoran data yang ditemukan pada 24 September berdampak pada 23.549 pelanggan yang terdaftar menggunakan layanannya. Informasi yang terdampak mencakup data identitas dan kontak, tetapi perusahaan mengatakan informasi kartu kredit dan rekening bank tidak berisiko.
21
7
Data apa yang terdampak?
Menurut SIMBA, data yang terlibat mencakup nama, nomor kartu identitas, tanggal lahir, nomor ponsel, dan alamat email pelanggan.
21
26
SIMBA mengatakan penyelidikan sejauh ini belum menemukan indikasi bahwa data tersebut disalahgunakan secara jahat. Keterangan itu menggambarkan hasil penyelidikan hingga saat pernyataan dibuat, bukan jaminan bahwa penyalahgunaan tidak mungkin terjadi di kemudian hari.
1
4
Langkah yang diambil SIMBA
Perusahaan menyatakan telah menangani insiden tersebut dengan cepat dan segera meninjau langkah-langkah keamanan yang ada untuk melindungi infrastruktur inti serta sistemnya. Pemberitahuan SIMBA tidak menjelaskan penyebab teknis kebocoran atau rincian langkah yang digunakan untuk mengatasinya.
21
SIMBA juga mengatakan sedang bekerja sama dengan pihak berwenang terkait. Komisi Perlindungan Data Pribadi Singapura—badan yang menangani perlindungan data pribadi di negara tersebut—dilaporkan sedang menyelidiki insiden ini.
11
2
Pelanggan yang terdampak akan dihubungi melalui email. SIMBA memperkirakan proses pemberitahuan itu selesai pada minggu berikutnya.
11
Mengapa ada beberapa tanggal berbeda?
SIMBA menemukan insiden tersebut pada 24 September. Pemberitahuan resmi perusahaan bertanggal 25 September, sementara sejumlah pemberitaan mengenai pengungkapan insiden muncul pada 28 September. Tanggal-tanggal itu merujuk pada waktu insiden ditemukan, pemberitahuan perusahaan, dan peliputan media.
21
7
9