Dalam acara makan siang REDAS pada 23 September 2026, Indranee Rajah meminta pengembang menyediakan ruang yang inklusif bagi anak anak dan lansia serta mendorong mal menjadi tempat kegiatan bagi lajang dan keluarga. Ajakan kepada pemberi kerja untuk menyediakan opsi kerja fleksibel dan ruang laktasi disampaikan Indr...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Second Minister for National Development Indranee Rajah urge Singapore’s property developers, landlords and employers to do at the. Article summary: At the Sep 23 REDAS lunch, Indranee Rajah urged developers and landlords to design buildings and malls for family life—not just commerce—with welcoming spaces and facilities for children, parents and older grandparents. . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Pergi ke mal bersama anak kecil atau anggota keluarga yang sudah lanjut usia bisa terasa berbeda ketika sebuah gedung dirancang dengan kebutuhan mereka dalam pikiran. Itulah perhatian yang disampaikan Indranee Rajah, Menteri Kedua Pembangunan Nasional Singapura, kepada pelaku properti dalam acara makan siang pertengahan musim gugur Asosiasi Pengembang Real Estat Singapura (REDAS) pada 23 September 2026. Ia meminta pengembang lebih memikirkan cara anak-anak dan lansia menggunakan bangunan yang mereka buat. 1
2
Indranee menyerukan ruang yang dirancang secara sengaja dan inklusif bagi anak-anak serta lansia. Pesannya kepada pengembang dan pengelola properti: kebutuhan keluarga perlu dipertimbangkan saat merencanakan bangunan dan fasilitasnya, bukan baru dipikirkan belakangan. 1
3
Ia juga mengajak pemilik mal melihat pusat perbelanjaan sebagai lebih dari sekadar tempat bertransaksi. Mal, menurutnya, berpotensi menjadi tempat berkumpul warga dengan kegiatan bagi orang lajang maupun keluarga. 2
3
Dukungan bagi keluarga tidak berhenti di bangunan dan mal. Dalam pidato-pidato terpisah, Indranee juga meminta pemberi kerja menyediakan pilihan kerja fleksibel dan fasilitas seperti ruang laktasi agar pekerja lebih terbantu dalam mengelola tanggung jawab pekerjaan dan keluarga. Contoh-contoh tempat kerja tersebut bukan usulan yang secara khusus ia sampaikan dalam acara REDAS. 5
19
Ajakan ini merupakan bagian dari upaya Singapura yang lebih luas untuk mendukung pernikahan dan pengasuhan anak. Angka fertilitas total negara itu turun ke rekor terendah, 0,87 pada 2025. Hambatan yang menjadi perhatian mencakup biaya, keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, perumahan, serta pengasuhan. Bangunan yang ramah keluarga tidak akan mengatasi semuanya sendirian, tetapi Indranee meminta dunia usaha ikut membuat ruang sehari-hari lebih mendukung. 5
7
21
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Dalam acara makan siang REDAS pada 23 September 2026, Indranee Rajah meminta pengembang menyediakan ruang yang inklusif bagi anak anak dan lansia serta mendorong mal menjadi tempat kegiatan bagi lajang dan keluarga.
Dalam acara makan siang REDAS pada 23 September 2026, Indranee Rajah meminta pengembang menyediakan ruang yang inklusif bagi anak anak dan lansia serta mendorong mal menjadi tempat kegiatan bagi lajang dan keluarga. Ajakan kepada pemberi kerja untuk menyediakan opsi kerja fleksibel dan ruang laktasi disampaikan Indranee dalam kesempatan lain, bukan sebagai contoh khusus dalam acara REDAS.