Riot akan mengakhiri pengembangan aktif 2XKO pada akhir Desember 2026, tetapi game fighting League of Legends ini tidak langsung ditutup. Lux dan Samira menjadi dua champion terakhir yang direncanakan hadir dalam pembaruan 2026.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Riot Games announce on August 20, 2026, about ending active development of its free-to-play League of Legends tag-team fighting gam. Article summary: Riot said 2XKO’s active development will end in December 2026—not that the game itself is immediately shutting down. It attributed the decision to insufficient sustained retention and an unsustainable financial path, des. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Riot Games akan mengakhiri pengembangan aktif 2XKO pada akhir Desember 2026. Namun, keputusan ini bukan berarti game fighting gratis berbasis semesta League of Legends tersebut langsung ditutup. Riot menyatakan server akan tetap online setelah 2026 dan 2XKO masih bisa dimainkan di semua platform.
Bagi pemain, perbedaan antara “pengembangan aktif berakhir” dan “game ditutup” sangat penting. Riot masih akan menyelesaikan konten yang sudah dikerjakan, memproses pengembalian dana untuk pembelian yang memenuhi syarat, lalu mengalihkan 2XKO ke fase dengan dukungan yang jauh lebih terbatas.
Riot mengatakan telah memantau pendapatan, retensi pemain, akuisisi pemain baru, dan tingkat keterlibatan 2XKO. Kesimpulannya, terlalu sedikit pemain yang terus bermain dalam jangka panjang sehingga game ini tidak memiliki jalur yang berkelanjutan.
Dalam pengumumannya, Riot tetap mengakui adanya komunitas “luar biasa” yang bermain setiap hari. Namun, ukuran dan daya tahan komunitas tersebut dinilai belum cukup untuk menopang pengembangan berkelanjutan. Biaya operasional 2XKO juga disebut jauh lebih besar daripada pendapatan yang dihasilkan, sementara tingkat keterlibatan pemain relatif datar bahkan setelah pembaruan besar dirilis.
Sejumlah konten dan program memang mendapat respons positif, termasuk Akali, Senna, Thresh, mode PvE The Climb, serta berbagai acara kompetitif. Namun, menurut Riot, semua itu tidak menghasilkan perubahan yang berarti dan bertahan lama terhadap arah perkembangan game. Riot menilai para pemain yang memang menyukai game tag fighter menikmati 2XKO, tetapi banyak pemain game fighting lainnya tidak menemukan cukup alasan untuk terus bertahan.
Riot juga mempertimbangkan beberapa opsi, seperti memperkecil tim pengembang, mengubah jadwal patch, dan menggunakan model bisnis yang berbeda. Pada akhirnya, perusahaan memilih menyelesaikan pekerjaan yang sudah berjalan daripada berkomitmen pada satu tahun pengembangan tambahan tanpa jalur yang kredibel menuju keberlanjutan.
Pengumuman Riot yang tersedia tidak mencantumkan angka pemain saat peluncuran maupun jumlah pasti PHK pada Februari. Karena itu, klaim spesifik mengenai performa peluncuran atau skala PHK tersebut belum dapat dikonfirmasi berdasarkan bukti yang tersedia. Penjelasan resmi Riot hanya berfokus pada retensi pemain, keterlibatan, pendapatan, dan keberlanjutan finansial secara umum.
2XKO akan tetap menerima pekerjaan yang sudah direncanakan hingga penghujung 2026. Setelah itu, pengembangan aktif dan aliran konten reguler akan berakhir. Roadmap terakhirnya meliputi:
Dengan demikian, Desember menandai berakhirnya pengembangan aktif dan konten baru reguler—bukan berakhirnya akses pemain ke 2XKO.
Riot menyatakan akan mengembalikan dana untuk pembelian 2XKO yang dilakukan pada atau sebelum 20 Agustus 2026. Pemain tetap diperbolehkan menyimpan konten yang sudah mereka miliki.
Mekanisme refund dapat berbeda berdasarkan platform. Berdasarkan laporan yang mengutip pengumuman Riot, refund untuk pemain PC akan dikirim melalui metode pembayaran asli. Pemain konsol mungkin perlu mengonfirmasi detail pembayaran melalui layanan dukungan pelanggan.
Pembelian KO Points juga dihentikan mulai 21 Agustus. Dalam pembaruan September, semua champion diperkirakan akan terbuka untuk seluruh pemain. Sebagian besar item kosmetik akan dikemas dalam bundel, sedangkan item avatar dan profil pemain dapat diperoleh menggunakan Credits.
Sejumlah laporan turut menyebut adanya Ultimate Bundle dengan harga sekitar US$39,99 yang mencakup sebagian besar konten kosmetik game. Namun, bukti yang tersedia belum secara independen mengonfirmasi seluruh isi, harga, maupun waktu dan cakupan perubahan terhadap Battle Pass, mode Ranked, season, dan event. Detail tersebut sebaiknya diperiksa kembali melalui informasi resmi Riot sebelum dianggap final.
Riot memastikan server 2XKO akan tetap online setelah 2026. Permainan online akan terus tersedia, game tetap dapat dimainkan di semua platform, dan pengalaman offline tidak akan terdampak. Riot juga berjanji memberikan pemberitahuan lebih awal jika posisi tersebut berubah.
Riot mengakui adanya turnamen dan acara kompetitif yang dibangun di sekitar 2XKO. Namun, pengumuman yang tersedia belum menetapkan kalender turnamen resmi setelah pengembangan berakhir atau menjamin keberlanjutan sirkuit kompetitif yang didukung Riot. Jadi, pemain perlu membedakan antara game yang masih bisa dimainkan dan game yang masih memperoleh dukungan kompetitif resmi dari penerbit.
Riot membingkai keputusan ini sebagai upaya untuk bertanggung jawab kepada pemain yang telah berinvestasi di 2XKO maupun para Rioter yang membangun game tersebut. Materi yang tersedia tidak memuat informasi mengenai nasib masing-masing anggota tim secara spesifik.
Pada akhirnya, 2XKO akan tetap dapat diakses, tetapi tidak lagi memiliki jalur pengembangan konten aktif seperti yang semula direncanakan Riot. Kehadiran Lux dan Samira, program refund, serta perubahan sistem memberikan masa transisi yang lebih jelas bagi komunitas yang tersisa. Alasan utamanya tetap sama: 2XKO memiliki basis pemain inti yang sangat berkomitmen, tetapi tidak cukup banyak pemain yang bertahan dan menghasilkan pendapatan untuk mendukung pengembangan berkelanjutan.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Riot akan mengakhiri pengembangan aktif 2XKO pada akhir Desember 2026, tetapi game fighting League of Legends ini tidak langsung ditutup.
Riot akan mengakhiri pengembangan aktif 2XKO pada akhir Desember 2026, tetapi game fighting League of Legends ini tidak langsung ditutup. Lux dan Samira menjadi dua champion terakhir yang direncanakan hadir dalam pembaruan 2026.
Pembelian 2XKO yang dilakukan pada atau sebelum 20 Agustus 2026 akan dikembalikan dan pemain tetap dapat menyimpan konten yang sudah dimiliki.