Sejumlah judul yang sedang dikembangkan disebut sebagai contoh game yang kemungkinan tidak akan mendapat versi PC jika kebijakan ini diterapkan sepenuhnya. Di antaranya:
Menurut laporan industri, game‑game tersebut diperkirakan tetap eksklusif di PlayStation, bahkan setelah pola lama di mana port PC biasanya muncul beberapa tahun setelah rilis konsol.
Beberapa proyek naratif lain dari PlayStation Studios—seperti Intergalactic: The Heretic Prophet—juga sering disebut dalam diskusi mengenai dampak perubahan strategi ini.
Sepanjang awal 2020‑an, Sony memperluas kehadirannya ke PC dengan merilis versi PC dari sejumlah judul besar PlayStation seperti God of War, Marvel’s Spider‑Man, dan The Last of Us. Langkah ini membuka pasar baru melalui platform seperti Steam dan Epic Games Store.
Namun laporan terbaru menunjukkan bahwa Sony ingin kembali menjadikan game naratif terbesar mereka sebagai alasan utama membeli konsol PlayStation. Dengan menjaga eksklusivitas judul‑judul besar di PS5 (dan kemungkinan konsol PlayStation berikutnya), nilai ekosistem konsol diharapkan tetap kuat.
Perubahan ini lebih terlihat sebagai penarikan sebagian dari strategi PC, bukan penghentian total dukungan terhadap platform tersebut.
Bagi gamer PC, implikasinya cukup jelas: tidak semua game PlayStation besar akan otomatis datang ke PC lagi seperti beberapa tahun terakhir.
Port PC yang sudah dirilis sebelumnya tetap tersedia, tetapi asumsi bahwa hampir semua game PlayStation akhirnya akan muncul di Steam atau Epic mungkin tidak lagi berlaku jika kebijakan baru ini dipertahankan.
Menariknya, laporan menyebut kebijakan ini tidak berlaku sama untuk game multiplayer atau live‑service.
Sony masih diperkirakan merilis jenis game tersebut di PC karena komunitas online biasanya membutuhkan basis pemain besar lintas platform agar tetap aktif dan menguntungkan dalam jangka panjang.
Artinya, proyek multiplayer dari PlayStation bisa saja tetap dirilis di PC bersamaan atau menyusul setelah versi PlayStation.
Perubahan strategi ini hanya berlaku untuk game first‑party yang dibuat oleh PlayStation Studios.
Publisher pihak ketiga tetap bebas merilis game mereka di berbagai platform—PC, PlayStation, Xbox, atau semuanya—sesuai dengan perjanjian distribusi masing‑masing. Kesepakatan eksklusivitas sementara dengan PlayStation juga tidak terpengaruh oleh kebijakan internal Sony.
Perlu dicatat bahwa informasi ini berasal dari laporan tentang pertemuan internal perusahaan, bukan pengumuman kebijakan resmi yang dirinci secara publik. Hulst sendiri belum mempublikasikan detail lengkap mengenai pengecualian atau kemungkinan perubahan di masa depan.
Namun dari laporan yang ada, satu hal terlihat jelas: Sony tampaknya ingin kembali mengandalkan strategi lama PlayStation—menjadikan game cerita single‑player terbesar mereka sebagai alasan utama orang membeli konsol PlayStation.
Comments
0 comments