"Kalau benar-benar tidak masuk akal, ya jelas kami tidak akan pernah melanjutkannya," tegas Buckley .
Filosofi ini tidak hanya soal tampilan visual. Pocketpair mengaku "tidak punya ambisi untuk menjadi media empire" dan hanya mengejar proyek spin-off atau kemitraan yang benar-benar merupakan permintaan penggemar, bukan semata mencari keuntungan lisensi .
Meski daftar proposal yang ditolak dirahasiakan, Buckley mengonfirmasi tiga kolaborasi yang lolos karena Pocketpair merasa cocok dengan nada dan basis pemain Palworld:
Ketiganya memiliki kesamaan: semangat indie, DNA survival-crafting, atau nuansa playful yang sejalan dengan identitas Palworld.
Heboh? Tentu. Namun, bukan berarti tidak ada kritik. Saat kolaborasi Terraria menuai komentar dari fans yang menginginkan pendekatan lebih serius secara lore (cerita), Buckley tetap pada pendiriannya. "Menurutku kolaborasi Terraria di Palworld sudah sangat keren!" ujarnya. "Aku paham kalau ada yang lebih suka pendekatan lore-first, tapi dari awal kami sudah terbuka soal pendekatan fun-first kami!"
Buckley tidak menyebut angka pasti proposal yang ditolak, tapi ia menekankan jumlahnya jauh lebih besar dari yang dibayangkan penggemar. Studio setiap hari menerima banjir tawaran kolaborasi dan berkata 'tidak' untuk hampir semuanya .
Penyebab utamanya: sebagian besar proposal kolaborasi tidak selaras dengan identitas inti game atau gameplay. Daripada mengejar setiap peluang lisensi, studio memilih untuk menjaga karakter inti Palworld tetap utuh. Kolaborasi yang terasa dipaksakan? Langsung dicoret .
Selektivitas ini sejalan dengan pendekatan Pocketpair secara keseluruhan di dunia penerbitan game. Studio meluncurkan Pocketpair Publishing pada Januari 2025 dengan misi menawarkan kesepakatan yang lebih adil bagi developer indie—terinspirasi oleh pengalaman Buckley yang "terkesima" dengan respons positif, di mana divisi penerbitan baru ini menerima 150 pitch game hanya dalam minggu pertama .
Yang menarik, Pocketpair juga tegas soal kecerdasan buatan (AI). Mereka menyatakan tidak akan menerbitkan game yang menggunakan generative AI karena perusahaan "tidak percaya" pada teknologi kontroversial tersebut .
Dalam wawancara sebelumnya di GDC 2026, Buckley membantah anggapan bahwa Pocketpair berniat menjadikan Palworld sebagai waralaba media raksasa. "Ini lebih kepada kami melakukan apa yang diminta oleh para pemain kami," kata Buckley .
Bagi pemain Palworld yang berharap lebih banyak kolaborasi, pesannya jelas: Pocketpair hanya akan mengejar kemitraan yang terasa autentik dan sesuai identitas game. Hal ini memang menghasilkan lebih sedikit kolaborasi, tapi yang terjadi benar-benar dipilih dengan hati-hati untuk memperkaya pengalaman, bukan mengencerkannya.
Seperti kata Buckley, walau ada fans yang mengkritik kolaborasi Terraria karena dianggap lebih mementingkan keseruan daripada akurasi lore, studio tetap teguh pada pendiriannya. "Kolaborasi Terraria di Palworld sudah sangat keren!" pungkasnya. "Aku paham kok kalau ada yang lebih suka pendekatan lore-first. Tapi kami dari awal sudah blak-blakan soal pendekatan fun-first kami!"